Prabowo: Anggaran Pertahanan Indonesia Paling Kecil di ASEAN

- Redaksi

Jumat, 18 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PRESIDEN Prabowo Subianto menilai anggaran pertahanan Indonesia relatif kecil dibandingkan negara Asia Tenggara lainnya. Menurut Prabowo, anggaran pertahanan Indonesia masih di bawah dua persen terhadap produk domestik bruto (PDB).

Anggaran kita termasuk yang terkecil di ASEAN. Padahal kita naikkan seperti itu, tapi itu tidak sampai 2 persen dari PDB kita, kata Prabowo dalam Program Menjawab Presiden yang ditayangkan pada Rabu, 16 September 2026.

Diketahui anggaran Kementerian Pertahanan pada tahun 2026 dipatok sebesar Rp 187,1 triliun. Sedangkan untuk tahun 2027, Kementerian Pertahanan mendapat alokasi anggaran sebesar Rp189 triliun.

Prabowo menjelaskan, belanja pertahanan Tanah Air selama puluhan tahun berada di kisaran 0,9 persen PDB. Ia kemudian membandingkannya dengan Singapura. Katanya, Singapura mengalokasikan anggaran pertahanan lebih dari tiga persen PDB.

Mantan Menteri Pertahanan era Presiden Joko Widodo ini menyatakan, penguatan pertahanan bertujuan untuk membangun sistem pertahanan dan keamanan yang lebih baik. “Jadi menurut saya, sistem kita, sistem pertahanan dan keamanan yang berkeadilan, memerlukan kehadiran unsur pertahanan yang cukup kuat,” ujarnya.

Bagi Prabowo, peningkatan kekuatan Tentara Nasional Indonesia diperlukan untuk memastikan pertahanan dan keamanan negara dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia. Apalagi, kata Prabowo, Indonesia mempunyai wilayah dan jumlah penduduk yang besar.

Oleh karena itu, kehadiran unsur pertahanan perlu diperkuat secara merata guna menjaga kedaulatan negara. “Negeri kita besar sekali. Kita punya 514 kabupaten, dan kabupatennya besar. Bukan kabupaten kecil, kabupatennya besar,” kata Prabowo.

Dengan asumsi satu batalion ditempatkan di setiap kabupaten, menurut Kepala Negara, masih ada lebih dari 360 kabupaten yang belum memiliki keberadaan satuan TNI. Prabowo menilai terbatasnya kehadiran petugas di sejumlah daerah juga terkait dengan persoalan pengawasan sumber daya alam. “Padahal kekayaan kita ada di sana. Makanya puluhan tahun ini terjadi penebangan liar, penambangan ilegal, taman liar,” kata Prabowo.●

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

BMKG: Potensi Hujan Ringan di Ruteng dan Kabut di Empat Wilayah NTT, 6 November
Peran Irjen Slamet Uliandi, Tersangka Baru Penyadapan Presiden Prabowo
Senyuman Jokowi saat ditanya soal dugaan makar dalam kasus penyadapan Prabowo
Bersiaplah untuk memeriksa akun Anda! Laporan gaji PPPK Lombok Utara mulai ditransfer pada pertengahan November lalu
ASUS Perkenalkan Laptop AI Terbaru di Makassar, Garansi Hingga 3 Tahun Jadi Andalan – Mediasulsel.com
Jokowi meminta kasus dugaan penyadapan yang dilakukan Prabowo mengikuti proses hukum
Hasil Lab Ungkap Bakteri Penyebab Dugaan Keracunan MBG di Cirebon, 426 Orang Terkena
Pengajuan demonstrasi di Pamekasan meningkat, mayoritas akhirnya dibatalkan
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 20:45 WIB

BMKG: Potensi Hujan Ringan di Ruteng dan Kabut di Empat Wilayah NTT, 6 November

Kamis, 5 November 2026 - 20:25 WIB

Peran Irjen Slamet Uliandi, Tersangka Baru Penyadapan Presiden Prabowo

Kamis, 5 November 2026 - 20:06 WIB

Senyuman Jokowi saat ditanya soal dugaan makar dalam kasus penyadapan Prabowo

Kamis, 5 November 2026 - 19:45 WIB

Bersiaplah untuk memeriksa akun Anda! Laporan gaji PPPK Lombok Utara mulai ditransfer pada pertengahan November lalu

Kamis, 5 November 2026 - 19:25 WIB

ASUS Perkenalkan Laptop AI Terbaru di Makassar, Garansi Hingga 3 Tahun Jadi Andalan – Mediasulsel.com

Berita Terbaru