Anies Baswedan Harus ‘Cari Penyebab’ Lawan Gibran di 2029

- Redaksi

Sabtu, 19 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Berita Ekonomi, Jakarta –

Penulis asal Mojokerto, Hasyim Muhammad, menilai mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan harus kreatif mencari persoalan jika ingin bersaing dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka jelang Pemilu 2029.

Menurutnya, Gibran akan memanfaatkan jabatannya sebagai Wakil Presiden untuk meningkatkan elektabilitas. Oleh karena itu, Anies harus memastikan namanya tetap ramai diperbincangkan di media sosial.

Seperti yang saya sampaikan di artikel saya sebelumnya, Gibran tidak akan tinggal diam. Modal kursi wakil presiden akan terus digunakan untuk meningkatkan elektabilitas, tulisnya di akun X pribadinya, dikutip Senin (30/8).

“Di sisi lain, Anies Baswedan saat ini kandas panggung. Bahkan tidak punya pekerjaan, kata Pandji. Kalau ingin mempertahankan – atau bahkan meningkatkan – elektabilitasnya, Anies harus kreatif “mencari masalah” agar terus tampil di media,” imbuhnya.

Hasyim menilai gaya Anies yang kalem membuat masyarakat sulit mengingatnya. Ia menyarankan agar Anies berani memimpin gerakan, turun ke jalan, bahkan marah-marah jika diperlukan.

Saya akan memberikan contoh kalimat yang bisa digunakan Anies saat memegang mikrofon di tengah aksi demonstrasi, “Maaf, kesabaran saya sudah habis. Saya tidak bisa lagi menggunakan cara biasa. Kondisinya sangat keterlaluan. Betapa bodohnya kita jika kita diam melihat kondisi negara seperti ini!” kata Hasyim.

Ia menegaskan, kalimat tersebut bukan soal benar atau salah, melainkan strategi agar Anies tampil bergerak dan menggalang dukungan.

Sayang sekali jika peraih peringkat 2 Pilpres 2024 itu kini tertinggal jauh dari elektabilitas KDM menurut survei Tempo, tambahnya.

“Pak Anies, apakah Anda tidak mau lagi mencalonkan diri?” dia menekankan.

Baca juga: Gibran Rekat ke Anies, Selisihnya Hanya 0,5%

Berdasarkan survei pemilu nasional Tempo Data Science pada Agustus 2026, Dedi Mulyadi (KDM) memimpin dengan elektabilitas 42%, disusul Prabowo Subianto dengan 15%. Anies Baswedan di peringkat ketiga dengan 10%, sedangkan Gibran Rakabuming Raka 6%.

Survei ini melibatkan 1.260 responden di 38 provinsi, dengan tingkat kepuasan masyarakat terhadap pemerintah tercatat sebesar 37%.

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

‘Kesabaran Saya Habis’: Anies Baswedan Diminta Tampil Garang
Update Karhutla: Prabowo Terima Bantuan Malaysia, 1 Pesawat dan 3 Helikopter Dikirim ke Kalimantan
Generasi Muda Pendukung Demensia Lansia Menghadapi Risiko Kelelahan
Prabowo Teriakkan ‘Bebaskan Palestina’, Dapat Keffiyeh dari Dubes Palestina
Megawati Diminta Korbankan Egonya, Jadikan Anies Capres 2029
Keamanan Pangan Hak Anak: Sudah saatnya MBG belajar dari PMT-AS
Diskusi Lengkap – Demo di DPRD Lampung, Mahasiswa Ajukan 14 Tuntutan: Dari Jalan Rusak hingga Tambang Ilegal
Food Ingredients (Fi) Asia Indonesia 2026 Hadirkan Berbagai Seminar dan Inovasi Terbaru
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 13:51 WIB

‘Kesabaran Saya Habis’: Anies Baswedan Diminta Tampil Garang

Sabtu, 19 September 2026 - 13:34 WIB

Update Karhutla: Prabowo Terima Bantuan Malaysia, 1 Pesawat dan 3 Helikopter Dikirim ke Kalimantan

Sabtu, 19 September 2026 - 13:18 WIB

Anies Baswedan Harus ‘Cari Penyebab’ Lawan Gibran di 2029

Sabtu, 19 September 2026 - 12:51 WIB

Generasi Muda Pendukung Demensia Lansia Menghadapi Risiko Kelelahan

Sabtu, 19 September 2026 - 12:34 WIB

Prabowo Teriakkan ‘Bebaskan Palestina’, Dapat Keffiyeh dari Dubes Palestina

Berita Terbaru

Headline

Anies Baswedan Harus ‘Cari Penyebab’ Lawan Gibran di 2029

Sabtu, 19 Sep 2026 - 13:18 WIB