Warga Binaan Lapas Tanjung Pati Pindahkan Bibit Lele, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

- Redaksi

Rabu, 29 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh, Rubrikpos — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjung Pati terus menunjukkan komitmennya dalam pembinaan kemandirian warga binaan. Kali ini, Kalapas Tanjung Pati Elfiandi, A.Md.I.P., S.H., M.H. memimpin langsung kegiatan pemindahan ribuan bibit ikan lele ke kolam budidaya yang terletak di Area Branggang, kawasan tembok keliling Lapas.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Ketahanan Pangan Nasional serta inisiasi lokal Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang dijalankan Lapas Tanjung Pati sebagai bentuk pembinaan berbasis produktivitas.

“Program budidaya lele ini bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan sarana edukasi dan asimilasi bagi warga binaan. Melalui PHTC, kami memastikan siklus panen berjalan efisien dan berdampak langsung terhadap ketahanan pangan,” ujar Kalapas Elfiandi di sela kegiatan, Selasa (28/10).

Dalam kegiatan tersebut, Kalapas turut didampingi sejumlah pejabat utama, antara lain Plh. Ka. KPLP Taufiqurrahman, S.Sos., serta Plh. Kasimin Kamtib Hanif Budi Nugroho, S.Tr.Pas.

Lapas Produktif, Warga Binaan Mandiri

Elfiandi menambahkan, lahan kosong di dalam Lapas dioptimalkan agar menjadi area produktif yang bermanfaat, tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan pangan internal, tetapi juga sebagai bekal keterampilan bagi warga binaan.

“Kami ingin warga binaan mampu menjadi wirausahawan perikanan setelah bebas nanti. Pembinaan ini membekali mereka keterampilan nyata yang bisa dimanfaatkan di masyarakat,” jelasnya.

Melalui program budidaya lele ini, para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) mendapatkan pelatihan menyeluruh mulai dari persiapan kolam, perawatan air, pemberian pakan, hingga proses panen dan pasca-panen. Hasil panen nantinya tidak hanya digunakan untuk kebutuhan Lapas, tetapi juga berpotensi meningkatkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) melalui penjualan hasil produksi.

Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa Lapas Tanjung Pati tak hanya berfungsi sebagai tempat pembinaan hukum, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan dan pelatihan kemandirian yang berorientasi pada masa depan warga binaan. (@dy)

 

Berita Terkait

DLH Way Kanan Minta MBG Kitchen Manfaatkan Sampah untuk Membuat Belatung
BPOM-Polri Perketat Pengawasan MBG dan Koperasi Desa Merah Putih
Tanggapan KPU atas keputusan MA yang membatalkan Suket Gibran
Polri Pastikan Tidak Ada Impunitas dalam Penyidikan AKBP Ady Herwiyanto
MBG Dibiayai Pajak, 6.097 Dapur Ditangguhkan Karena Pelaporan Tidak Terorganisir
Guru PPPK Riau Demo ke DPRD, Tuntut Kenaikan TPP untuk Perjelas Status
Waspada, ada penipuan. WP diminta untuk memperbarui data Coretax melalui file Apk
Gelombang Demonstrasi Gen Z Mengguncang Eropa, Jerman dan Prancis Perketat Keamanan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Let us know you are human:


Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 15:00 WIB

DLH Way Kanan Minta MBG Kitchen Manfaatkan Sampah untuk Membuat Belatung

Senin, 2 November 2026 - 14:40 WIB

BPOM-Polri Perketat Pengawasan MBG dan Koperasi Desa Merah Putih

Senin, 2 November 2026 - 14:20 WIB

Tanggapan KPU atas keputusan MA yang membatalkan Suket Gibran

Senin, 2 November 2026 - 14:00 WIB

Polri Pastikan Tidak Ada Impunitas dalam Penyidikan AKBP Ady Herwiyanto

Senin, 2 November 2026 - 13:40 WIB

MBG Dibiayai Pajak, 6.097 Dapur Ditangguhkan Karena Pelaporan Tidak Terorganisir

Berita Terbaru