Komisi A DPRD Kota Payakumbuh Gelar RDP Bersama Pekerja Sosial Masyarakat

- Redaksi

Senin, 21 April 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh — Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Payakumbuh menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Koordinator Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) dari seluruh kelurahan se-Kota Payakumbuh.

Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Lantai 2 Gedung DPRD Kota Payakumbuh, Senin pagi (21/04/2025).

Rapat dipimpin oleh Ketua Komisi A, Sri Joko Purwanto, didampingi Koordinator Komisi A, Erlindawati, serta dihadiri delapan anggota Komisi A lainnya. Sebanyak 50 orang perwakilan PSM turut hadir dan menyampaikan aspirasi serta kendala yang dihadapi di lapangan.

Dalam sambutannya, Sri Joko menegaskan pentingnya peran PSM sebagai ujung tombak penanganan persoalan sosial. “Kami ingin mendengar langsung apa saja tantangan yang dihadapi di lapangan. Ini bagian dari komitmen kami untuk merespons kebutuhan nyata masyarakat,” ujar Sri Joko.

Berbagai isu disampaikan oleh para PSM, mulai dari pemangkasan anggaran, minimnya tali asih, keterbatasan fasilitas kerja, hingga persoalan sosial seperti anak punk dan masalah pendidikan. Retno Febri Rastuti dari Kelurahan Tanah Mati menyoroti belum tuntasnya penanganan anak punk, sementara Purwanti dari Kelurahan Nunang Daya Bangun berharap adanya bantuan modal usaha dan pengembalian tali asih.

Hasra Nika, salah satu PSM lainnya, berharap agar laporan masyarakat terhadap PSM bisa diverifikasi secara objektif oleh DPRD sebelum mengambil kesimpulan.

Menanggapi hal itu, Anggota Komisi A, Heri Iswandi Dt Muntiko Alam, mengusulkan agar RDP seperti ini diadakan secara berkala setiap enam bulan. Firman Salasa menekankan pentingnya akurasi data sosial. Sementara Capt. Harmen menyampaikan komitmennya memperjuangkan peningkatan kesejahteraan PSM melalui pembicaraan dengan dinas terkait.

Komisi A juga memberikan perhatian pada dasar hukum pemberian tali asih dan usulan pengadaan seragam untuk seluruh PSM Kota Payakumbuh.

Sebagai penutup, Erlindawati menegaskan bahwa pengurangan anggaran bukanlah keputusan disengaja, melainkan dampak dari kebijakan pemerintah pusat. “Kami akan menindaklanjuti seluruh masukan ini demi perbaikan layanan sosial di Payakumbuh,” ujarnya.

Rapat ditutup dengan komitmen untuk menindaklanjuti setiap masukan PSM melalui koordinasi lintas sektor guna mencari solusi terbaik bagi peningkatan layanan sosial di Kota Payakumbuh. (red)

Editor : Rachmail Gucci

Berita Terkait

DPRD Payakumbuh Minta APBD 2027 Tak Sekadar Jadi Angka
DPRD Payakumbuh Soroti Kualitas Belanja dan Penguatan PAD RAPBD 2027
DPRD Payakumbuh pastikan tambahan TKD Rp116,97 miliar tepat sasaran
DPRD Payakumbuh matangkan tiga ranperda strategis untuk pembangunan daerah
Ketua DPRD Limapuluh Kota Minta Maaf, Doni Iklas : Saya Mohon Maaf atas Kelalaian dan Kondisi Tersebut 
Pencabutan Perda RDTR Disepakati, DPRD Payakumbuh Lanjutkan Agenda LKPJ 2025
Safari Ramadan ke Masjid Baitussalam, Ketua DPRD Wirman Putra Serahkan Bantuan Rp150 Juta
Tok.. APBD 2026 Kota Payakumbuh Ditetapkan DPRD Bersama Pemko Payakumbuh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Let us know you are human:


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 18:39 WIB

DPRD Payakumbuh Minta APBD 2027 Tak Sekadar Jadi Angka

Senin, 14 September 2026 - 13:52 WIB

DPRD Payakumbuh Soroti Kualitas Belanja dan Penguatan PAD RAPBD 2027

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:53 WIB

DPRD Payakumbuh pastikan tambahan TKD Rp116,97 miliar tepat sasaran

Senin, 15 Juni 2026 - 16:27 WIB

DPRD Payakumbuh matangkan tiga ranperda strategis untuk pembangunan daerah

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:23 WIB

Ketua DPRD Limapuluh Kota Minta Maaf, Doni Iklas : Saya Mohon Maaf atas Kelalaian dan Kondisi Tersebut 

Berita Terbaru