DPRD Payakumbuh Minta APBD 2027 Tak Sekadar Jadi Angka

- Redaksi

Senin, 21 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kota Payakumbuh Wirman Putra memimpin Rapat Paripurna Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Nota Keuangan RAPBD 2027 di ruang sidang DPRD Payakumbuh, Senin (21/9/2026).

Ketua DPRD Kota Payakumbuh Wirman Putra memimpin Rapat Paripurna Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Nota Keuangan RAPBD 2027 di ruang sidang DPRD Payakumbuh, Senin (21/9/2026).

Payakumbuh – DPRD Kota Payakumbuh meminta Pemko Payakumbuh menyusun APBD 2027 secara lebih selektif dengan memastikan setiap rupiah anggaran memiliki manfaat nyata bagi masyarakat di tengah keterbatasan fiskal daerah.

Ketua DPRD Kota Payakumbuh Wirman Putra mengatakan keberhasilan APBD tidak cukup diukur dari besarnya anggaran yang terserap, tetapi dari dampaknya terhadap pelayanan publik, pertumbuhan ekonomi dan penyelesaian persoalan masyarakat.

“Keberhasilan APBD tidak hanya diukur dari besarnya penyerapan anggaran, tetapi dari manfaat yang dirasakan masyarakat,” kata Wirman usai Rapat Paripurna Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Nota Keuangan Wali Kota tentang Ranperda APBD 2027 di ruang sidang DPRD, Senin (21/09/2026).

Menurut dia, kondisi fiskal yang semakin terbatas menuntut pemerintah menyusun anggaran secara hati-hati, efisien dan tepat sasaran.

Program yang belum menjadi prioritas, belum matang perencanaannya atau berpotensi membebani keuangan daerah perlu dievaluasi.

DPRD mendukung anggaran untuk pendidikan, kesehatan, UMKM, pertanian, penciptaan lapangan kerja, pemberdayaan masyarakat serta pengembangan keterampilan generasi muda.

“Kami mendukung program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat dan memiliki manfaat yang jelas. Program yang belum menjadi prioritas atau belum memiliki perencanaan matang perlu dievaluasi dan ditunda,” ujarnya.

DPRD juga meminta penjelasan terukur mengenai target PAD, dana transfer, belanja pegawai, infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pengelolaan aset, SiLPA dan pembiayaan daerah.

Pada sisi pendapatan, pemerintah diminta memperkuat kemandirian fiskal melalui optimalisasi pajak, retribusi, aset daerah dan kinerja BUMD tanpa menambah beban masyarakat kecil maupun pelaku UMKM.

“Peningkatan PAD bukan sekadar mengejar besarnya penerimaan. Setiap potensi pendapatan harus dikelola secara profesional, setiap kebocoran harus diminimalkan, dan setiap rupiah yang diterima harus dapat dipertanggungjawabkan manfaatnya bagi rakyat,” kata Wirman.

DPRD menegaskan pembahasan APBD 2027 bukan sekadar menaikkan atau menurunkan angka anggaran, tetapi memastikan kebijakan fiskal menjawab kebutuhan masyarakat dan menghasilkan pembangunan yang terukur.

“APBD bukan hanya soal angka. Setiap rupiah anggaran harus benar-benar bekerja untuk masyarakat dan dapat dipertanggungjawabkan,” pungkasnya. (red)

Editor : Rachmail Gucci

Sumber Berita: DPRD Kota Payakumbuh

Berita Terkait

Ijazah Gibran Bakal Dipamerkan di Sidang PTUN, Rullyandi: Dari SD hingga Perguruan Tinggi Semuanya Lengkap
Demonstrasi di Momentum Sumpah Pemuda, Sultan Bolehkan Asal Tidak Merusak
Tinjauan Lengkap – Truk KDKMP Nekat, Polda Lampung Turun Tangan
BGN Luruskan Jumlah Korban Keracunan MBG di Bogor: Bukan 400 Orang
Pemprov Jateng Raih Mandaya Awatd 2026, Terbaik dalam Pengentasan Kemiskinan
Gibran Dorong Penyelesaian Perikanan Tenaga Surya dan Pengembangan SAF di Cilacap
Informasi Demo 28 Oktober di Jakarta, Titik Aksi dan Jalan Terdampak
Bos BRIN Laporkan ke Prabowo: Limbah Sawit Bisa Hasilkan Listrik 3,9 Giga Wa

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:40 WIB

Ijazah Gibran Bakal Dipamerkan di Sidang PTUN, Rullyandi: Dari SD hingga Perguruan Tinggi Semuanya Lengkap

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:20 WIB

Demonstrasi di Momentum Sumpah Pemuda, Sultan Bolehkan Asal Tidak Merusak

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:01 WIB

Tinjauan Lengkap – Truk KDKMP Nekat, Polda Lampung Turun Tangan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:40 WIB

BGN Luruskan Jumlah Korban Keracunan MBG di Bogor: Bukan 400 Orang

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:20 WIB

Pemprov Jateng Raih Mandaya Awatd 2026, Terbaik dalam Pengentasan Kemiskinan

Berita Terbaru