Rencana Pemerintah Bangun Sekolah Rakyat di Sungai Kamuyang 

- Redaksi

Selasa, 20 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Limapuluh Kota, Rubrikpos —- Program Sekolah Rakyat (SR), inisiatif nasional yang bertujuan menyediakan pendidikan gratis dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, mendapat sambutan hangat dari masyarakat Nagari Sungai Kamuyang, Kecamatan Luak, Kabupaten Limapuluh Kota.

Sekolah ini dirancang sebagai sekolah berasrama (boarding school) untuk jenjang SD, SLTP, dan SLTA. Sosialisasi program dilakukan oleh Dinas Sosial Kabupaten Limapuluh Kota pada Senin pagi, 19 Mei 2025, di Kantor Kerapatan Adat Nagari (KAN) Sungai Kamuyang, dihadiri berbagai elemen masyarakat seperti Niniak Mamak, alim ulama, Bundo Kanduang, dan tokoh adat lainnya.

Tokoh masyarakat Sungai Kamuyang, Hadrami, menyampaikan dukungan pribadi sekaligus imbauan kepada masyarakat agar menerima program ini sebagai bentuk kepedulian negara terhadap masyarakat kurang mampu.

“Saya sangat mendukung program ini. Ini adalah program nasional dari Bapak Presiden Prabowo yang harus kita sambut dengan baik. Jangan ditolak, karena ini kesempatan bagi anak-anak kita dari keluarga miskin untuk mendapatkan pendidikan yang layak,” tegas Hadrami.

Ia juga menekankan bahwa pemerataan pendidikan adalah kunci terciptanya keadilan sosial.
“Masyarakat miskin harus diperhatikan jika kita ingin menciptakan kebersamaan. Pendidikan akan mengangkat harkat dan martabat mereka,” tambahnya.

Meski program ini secara terang-terangan menyasar warga miskin, Hadrami menilai hal itu bukan masalah.
“Batas antara kaya dan miskin memang sudah tampak sejak dulu. Sekarang saatnya pemerintah hadir dan berpihak pada mereka yang selama ini tak terlihat,” ujarnya.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Limapuluh Kota, Muhammad Fadhlil, juga mengapresiasi langkah cepat Bupati dan Wakil Bupati dalam merespons program nasional ini.
“Insyaallah, kita sambut program Sekolah Rakyat ini dengan tangan terbuka. Ini wujud nyata kehadiran negara untuk menanggulangi kemiskinan dan meningkatkan kualitas pendidikan,” ujar politisi PKS tersebut.

Menurut Fadhlil, angka kemiskinan yang tinggi di Kabupaten Limapuluh Kota harus ditangani dengan kebijakan konkret seperti ini.

“Selama ini perhatian terhadap pendidikan masih minim. Sekolah Rakyat adalah jawaban untuk masalah itu,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua KAN Sungai Kamuyang, Irmaizar, menegaskan bahwa lembaga adat mendukung penuh program Sekolah Rakyat karena menyasar masyarakat yang selama ini terpinggirkan.

“Semua Niniak Mamak yang hadir dalam sosialisasi tadi sangat mendukung. Ini bukan hanya soal pendidikan, tapi juga soal ekonomi masyarakat ke depan,” kata Irmaizar yang juga anggota DPRD Kota Payakumbuh.

Irmaizar menambahkan bahwa tidak ada lagi keraguan di tengah masyarakat. Ia menyebut bahwa lokasi Sekolah Rakyat nantinya berdiri di kawasan Baliang, di atas tanah ulayat seluas 10 hektare yang telah diserahkan secara resmi.

“Dari 200 hektare tanah ulayat, 39 hektare telah bersertifikat HPL. Dari situ, 10 hektare kami serahkan khusus untuk Sekolah Rakyat. Ini bentuk komitmen kami,” jelas politisi Partai NasDem tersebut.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Limapuluh Kota, Indra Suriani, menyebutkan bahwa program ini sudah dalam tahap survei lokasi oleh Kementerian PUPR. Sekolah akan dibangun di Jorong Madang Kadok, Nagari Sungai Kamuyang.

“Alhamdulillah, hasil survei menunjukkan kita memenuhi syarat. Kini kita tengah memproses sertifikat lahan ke ATR/BPN untuk keperluan pembangunan,” ungkap Indra.
Ia juga menjelaskan bahwa peserta didik yang akan diterima di sekolah ini berasal dari keluarga miskin sesuai Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Sekolah ini tidak diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga mampu.

“Jumlah rombongan belajar dirancang sebanyak 18 kelas: 9 untuk SD-SLTP dan 9 untuk SLTA. Tidak boleh ada orang kaya masuk ke sini. Ini murni untuk masyarakat miskin,” tutup Indra Suriani.

Sekolah Rakyat di Limapuluh Kota bukan sekadar bangunan pendidikan, tapi simbol keadilan sosial dan harapan bagi generasi masa depan yang i iningin meraih cita-cita meski dalam keterbatasan. (@dy)

Berita Terkait

Revitalisasi Sekolah: Kepala Sekolah Diminta Jaga Dana Negara
Gebyar PAUD Payakumbuh Libatkan 3.280 Anak, Dorong Wajib Belajar 13 Tahun
Payakumbuh dorong penguatan karakter madrasah hadapi era AI
Dinas Pendidikan Payakumbuh Matangkan Program Pendidikan, Kepala Sekolah Diminta Jadi Penggerak Perubahan
Program Makan Bergizi Gratis di Payakumbuh Ditambah Jadi 6 Hari, Sekolah Sambut Antusias
SD IT IPHI Harumkan Nama Payakumbuh, Zulmaeta: Ini Bukti Kerja Keras Tak Sia-sia
Bangga! Enam Siswa Payakumbuh Tembus SMA Taruna Nusantara
SD IT IPHI Payakumbuh Kembali Wakili Sumbar di Piala Raja Hamengkubuwono 2025

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Let us know you are human:


Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:12 WIB

Revitalisasi Sekolah: Kepala Sekolah Diminta Jaga Dana Negara

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:14 WIB

Gebyar PAUD Payakumbuh Libatkan 3.280 Anak, Dorong Wajib Belajar 13 Tahun

Kamis, 30 Juli 2026 - 11:39 WIB

Payakumbuh dorong penguatan karakter madrasah hadapi era AI

Jumat, 24 Oktober 2025 - 18:17 WIB

Dinas Pendidikan Payakumbuh Matangkan Program Pendidikan, Kepala Sekolah Diminta Jadi Penggerak Perubahan

Jumat, 17 Oktober 2025 - 16:13 WIB

Program Makan Bergizi Gratis di Payakumbuh Ditambah Jadi 6 Hari, Sekolah Sambut Antusias

Berita Terbaru

Headline

BMKG Prediksi Hujan di Banjarmasin 30 Oktober 2026

Jumat, 30 Okt 2026 - 04:40 WIB

Headline

BGN Tutup Permanen 1.288 Dapur MBG, 1.999 Lainnya Disuspensi

Jumat, 30 Okt 2026 - 03:40 WIB

Headline

BMKG memprakirakan Kupang cerah pada 30 Oktober 2026

Jumat, 30 Okt 2026 - 03:20 WIB