Dalam arahannya, Nalfira menyampaikan sejumlah kebijakan dan fokus program pendidikan lima tahun ke depan dengan slogan “Melangkah Bersama Membangun Pendidikan Payakumbuh yang Unggul dan Bermartabat.”
Di hadapan seluruh kepala sekolah SD dan SMP se-Kota Payakumbuh, Nalfira memperkenalkan arah kepemimpinan yang ia sebut sebagai “Trilogi ZuZeMa” , yaitu jujur, loyalitas, dan profesional .
Tiga nilai utama — integritas, kolaborasi, dan inovasi — juga menjadi fondasi dalam pelaksanaan program dinas.
“ASN harus menjadi pelayan masyarakat yang bekerja dengan sepenuh hati sesuai tugas dan fungsinya,” ujar Nalfira.
Ia juga menekankan penerapan nilai-nilai dalam pelayanan publik “BerAKHLAK” , yang mencakup orientasi pelayanan, akuntabilitas, kompetensi, harmonisasi, loyalitas, adaptasi, dan kolaborasi.
Dalam kesempatan tersebut, Nalfira menyampaikan bahwa kepala sekolah memiliki peran strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan.
“Kepala sekolah harus menjadi pemimpin pembelajaran yang menciptakan lingkungan belajar produktif dan menyenangkan bagi guru maupun siswa,” katanya.
Menurutnya, kepala sekolah tidak hanya bertugas menyelenggarakan administrasi pendidikan, tetapi juga menjadi penggerak transformasi positif di sekolah, teladan etika kerja, pemimpin yang berorientasi pada murid, serta aktor perubahan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Ia berharap kepala sekolah mampu menunjukkan integritas, kedisiplinan, komunikasi yang baik , serta berpihak pada upaya penguatan budaya belajar yang sehat dan berkarakter.
Dengan mengusung semangat kolaborasi, Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh berkomitmen mencetak generasi kepala sekolah yang memiliki visi kuat, responsif terhadap perubahan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan di daerah.
“Pemimpin Payakumbuh membutuhkan sekolah yang tidak hanya kompeten, tetapi juga visioner,” pungkasnya. (red)
Editor : Rachmail Gucci
Sumber Berita : Dinas Pendidikan Payakumbuh















