JEDDAH (Lentera) – Dua jemaah haji WNI masih menjalani perawatan kesehatan di Arab Saudi pasca berakhirnya ibadah haji 2026. Kedua jemaah tersebut berasal dari Lamongan dan Tangerang.
“Saat ini ada dua jemaah haji yang masih dirawat di Arab Saudi. Satu orang dirawat di RS Umum Khaybar, Madinah dan satu lagi jemaah haji dirawat di RS Dr Samir Abbas Jeddah,” kata Plt Kepala Puskesmas Haji dan Umrah, dr Dani Pramudya melaporkan kepada Kementerian Haji Selasa (22/9/2026).
Dani juga mengatakan, pihaknya terus memantau kondisi kedua jemaah tersebut. Keduanya masih mendapat perawatan medis setelah mengalami gangguan kesehatan selama berada di Arab Saudi. Satu jamaah dirawat di Rumah Sakit Umum Khaybar, Madinah dan satu jamaah lainnya dirawat di Rumah Sakit Dr Samir Abbas, Jeddah.
Jumlah jemaah yang menjalani perawatan kesehatan mengalami penurunan yang cukup signifikan. Pada awal-awal pelaksanaan ibadah haji selesai, terdapat sekitar 60 jemaah haji Indonesia yang masih menjalani perawatan di Arab Saudi. Kini, jumlahnya menyusut menjadi dua orang.
Semoga kedua jemaah haji yang masih dirawat di Arab Saudi segera kembali sehat dan bisa berkumpul kembali dengan keluarganya di Indonesia, kata Dani.
Lebih lanjut Dani menjelaskan, sebelumnya sejumlah jemaah haji Indonesia yang membutuhkan perawatan medis di Arab Saudi mengalami berbagai penyakit serius. Diantaranya adalah serangan jantung, stroke berat, hipertensi, kencing manis atau kencing manis, dan infeksi paru-paru.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi perhatian penting dalam penyelenggaraan ibadah haji, mengingat jamaah haji harus menghadapi aktivitas fisik yang cukup berat dan kondisi lingkungan di Arab Saudi yang berbeda dengan Indonesia.
Oleh karena itu, aspek kesehatan akan menjadi salah satu perhatian utama dalam persiapan ibadah haji 2027.
Redaktur: Lutfiyu Handi
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency













