RRI.CO.ID, Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendorong keselamatan pelayaran melalui penggunaan informasi resmi cuaca dan kondisi laut sebelum pemberangkatan. Informasi ini penting karena kondisi cuaca dan gelombang laut dapat berubah secara dinamis sepanjang perjalanan.
Prakiraan Cuaca BMKG Maritim Tanjung Priok, Jakarta Utara, Indra Pratama mengatakan, cuaca cerah di pelabuhan tidak menjamin keselamatan perjalanan kapal. Menurut dia, kondisi di pelabuhan tidak selalu mencerminkan cuaca dan kondisi laut di sepanjang jalur pelayaran.
“Kalau kondisi cuaca di pelabuhan cerah, belum bisa dipastikan apakah kapal aman atau terjadi apa di kemudian hari,” kata Indra saat wawancara dengan Kentongan di Pro 1 Jakarta, Selasa (22 September 2026).
Ia menjelaskan, operator pelayaran perlu memperhatikan cuaca, gelombang, angin, arus, dan potensi cuaca ekstrem sepanjang perjalanan. Indra mengatakan BMKG menyediakan berbagai informasi kelautan sebagai bahan perencanaan dan pengambilan keputusan pelayaran.
“BMKG berperan dalam mitigasi risiko, sehingga kami memberikan informasi dan data serta peringatan dini mengenai kondisi di laut,” kata Indra.
Dalam menghasilkan informasi tersebut, BMKG memanfaatkan berbagai teknologi dan sumber data observasi. Data dari stasiun observasi, satelit cuaca, radar cuaca, AWS, serta observasi meteorologi dan oseanografi dianalisis menggunakan model numerik.
Indra menjelaskan, informasi cuaca di pelabuhan berbeda dengan informasi kondisi laut di sepanjang jalur pelayaran. Cuaca pelabuhan menggambarkan kondisi saat kapal berlabuh, sedangkan informasi rute memperhitungkan kondisi di berbagai titik perjalanan.
Masyarakat dapat mengakses informasi resmi BMKG sebelum melakukan perjalanan laut melalui berbagai saluran yang tersedia. “Di situs resmi kami, di bmkg.co.id, dapat diakses oleh pengguna jasa,” kata Indra yang juga menyebutkan saluran media sosial dan layanan call center BMKG.
Indra mengingatkan operator kapal dan masyarakat untuk tidak mengabaikan peringatan dini dan terus memantau update informasi selama perjalanan. Kondisi cuaca dan laut sangat dinamis sehingga informasi sebelum pemberangkatan perlu disesuaikan dengan perkembangan terkini.
“Jangan abaikan informasi cuaca dan kondisi laut,” tegas Indra.
Ia mengajak masyarakat untuk mengecek cuaca, memahami kondisi laut, memantau peringatan dini, dan selalu mengutamakan keselamatan sebelum melakukan aktivitas di perairan. Informasi ini dapat digunakan oleh operator atau kapten untuk merencanakan dan meningkatkan kesadaran.
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency














