JAKARTA, AFU.ID — Aksi demonstrasi Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di depan Bank Mandiri Cabang Pati, Jawa Tengah, berubah tegang setelah salah satu massa, Burhanuddin alias Udin, mengacungkan keris saat berorasi. Udin diamankan polisi usai aksinya terjadi di tengah kerumunan massa aksi pada Rabu (16/9/2026).
Pria yang disebut mantan narapidana terorisme (eks narapidana) ini diduga membawa senjata tajam ke lokasi aksi. Tindakan Udin kemudian menarik perhatian petugas polisi yang menjaga kawasan. Tim Jatanras Polda Jateng bersama Satreskrim Polres Pati bergerak mengamankannya usai aksi berlangsung.
Kabid Humas Polres Pati Ipda Hafid Amin mengatakan, polisi menemukan materi digital yang menunjukkan ada seorang pria di sekitar lokasi dan diduga membawa senjata tajam. “Dalam kejadian tersebut petugas memperoleh materi digital yang menunjukkan ada seorang pria di sekitar lokasi dan diduga membawa senjata tajam,” kata Hafid, Kamis (17/9/2026).
Mengacungkan Keris dan Mengancam Pegawai Bank
Berdasarkan rekaman video dan informasi di lapangan, Udin tak hanya membawa keris, namun juga melontarkan pernyataan ancaman kepada pegawai Bank Mandiri saat berpidato. Ia mengaku membawa keris tersebut karena mempertanyakan praktik perbankan yang menurutnya merugikan masyarakat dan berkaitan dengan riba.
“Wong-wong ngono kui harus mikir mbah, wetenge, jangan sampai kita ditipu karena kelakuan tercela ini. Enaknya uang nasabahnya terbuang,” kata Udin dalam sambutannya. Selain mempertanyakan riba, Udin menyatakan juga menyuarakan pembelaannya terhadap Supriyono alias Botok. Ia menyoroti rekening donasi Botok yang disebut-sebut diblokir pihak bank.
Menurut Udin, permasalahan tersebut merupakan bagian dari permasalahan perbankan yang menurutnya selama ini kurang mendapat perhatian. Polres Pati masih melakukan pemeriksaan terhadap Udin untuk mendalami kejadian tersebut dan menentukan langkah hukum selanjutnya. (MODE)
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency














