Tekan Inflasi Pangan, Pemko Payakumbuh Luncurkan Gerakan Petani Berdasi

- Redaksi

Sabtu, 12 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta meluncurkan inovasi Petani Berdasi melalui gerakan menanam bawang merah bersama ASN di halaman Balai Kota Payakumbuh, Jumat (11/9/2026).

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta meluncurkan inovasi Petani Berdasi melalui gerakan menanam bawang merah bersama ASN di halaman Balai Kota Payakumbuh, Jumat (11/9/2026).

Payakumbuh – Pemko Payakumbuh menggerakkan seluruh ASN menanam bawang merah sebagai langkah memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong pengendalian inflasi dari lingkungan pemerintahan hingga rumah tangga.

Gerakan itu dikemas melalui inovasi “Petani Berdasi” (Petani Bersama Pemerintah Daerah Mengendalikan Inflasi) yang diluncurkan Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta di halaman Balai Kota Payakumbuh, Jumat (11/09/2026).

Zulmaeta mengatakan pengendalian inflasi tidak hanya menjadi tugas pemerintah dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), tetapi membutuhkan keterlibatan masyarakat.

“Petani Berdasi bukan sekadar kegiatan menanam bawang merah. Ini gerakan kolaborasi untuk membangun kesadaran bahwa pengendalian inflasi adalah tanggung jawab kita bersama,” kata Zulmaeta.

Melalui program tersebut, setiap ASN memperoleh satu polybag lengkap dengan media tanam dan dua benih bawang merah. Tanaman dipelihara di kantor masing-masing, kemudian praktik menanam diharapkan berlanjut di rumah.

“Satu polybag bukan sekadar sarana tanam, tetapi media pembelajaran dan keteladanan. ASN belajar bahwa pangan membutuhkan proses, pemeliharaan, kesabaran, dan kerja keras,” ujarnya.

Menurut Zulmaeta, lingkungan kantor pemerintah dapat menjadi contoh bagi masyarakat. Dari kantor, kebiasaan menanam diharapkan berpindah ke rumah, kemudian berkembang ke lingkungan tempat tinggal.

“Dari kantor menjalar ke rumah. Rumah menjadi contoh bagi tetangga, tetangga menjadi contoh bagi lingkungan, dan akhirnya berkembang menjadi gerakan masyarakat,” katanya.

Ia menegaskan satu polybag tidak akan secara langsung menentukan angka inflasi Kota Payakumbuh. Namun, gerakan tersebut diarahkan untuk membangun partisipasi masyarakat dalam menjaga ketersediaan pangan.

“Inflasi adalah persoalan ekonomi yang besar, tetapi respons terhadapnya dapat dimulai dari tindakan kecil. Satu orang menanam, satu keluarga menanam, satu kantor menanam, lalu satu lingkungan menanam,” ujar Zulmaeta.

Dalam Petani Berdasi, petani tetap menjadi mitra utama, pemerintah memberikan fasilitasi dan pendampingan, sedangkan ASN menjadi pelaksana sekaligus teladan bagi masyarakat.

Zulmaeta meminta kepala perangkat daerah memastikan tanaman dirawat dan dipantau sehingga gerakan tersebut tidak berhenti pada seremoni peluncuran.

“Kita tidak sedang mengejar berapa banyak bawang merah yang dihasilkan dari satu polybag. Kita sedang membangun kesadaran bahwa setiap orang dapat mengambil bagian dalam menjaga ketahanan pangan,” pungkasnya. (red)

Editor : Rachmail Gucci

Sumber Berita: Dinas Pertanian Kota Payakumbuh

Berita Terkait

Setelah dilakukan evaluasi selama 14 hari, rekayasa lalu lintas Embong Sawo-Embong Gayam kembali dilakukan
Nekat membawa keris ke barisan demonstrasi, anggota AMPB Pati Udin ditangkap polisi
Jokowi Siap Ungkap Fakta di Sidang, Kuasa Hukum Sebut Kubu Roy Suryo Mulai Khawatir
BPS Rilis KBJI 2026: Daftar Jabatan Terbaru di RI Muncul
Polisi Tangkap Pria Viral Penendang Wanita di Senayan City
Bank BRI Konsisten Pemberdayaan dan Pembinaan Sahabat Penyandang Disabilitas
Tren Media Sosial Apa yang Populer di Kalangan Anak Muda Saat Ini?
PPPK Paruh Waktu Payakumbuh Tak Penuhi Indikator, Terancam TMS

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 14:17 WIB

Setelah dilakukan evaluasi selama 14 hari, rekayasa lalu lintas Embong Sawo-Embong Gayam kembali dilakukan

Jumat, 18 September 2026 - 13:51 WIB

Nekat membawa keris ke barisan demonstrasi, anggota AMPB Pati Udin ditangkap polisi

Jumat, 18 September 2026 - 13:34 WIB

Jokowi Siap Ungkap Fakta di Sidang, Kuasa Hukum Sebut Kubu Roy Suryo Mulai Khawatir

Jumat, 18 September 2026 - 13:17 WIB

BPS Rilis KBJI 2026: Daftar Jabatan Terbaru di RI Muncul

Jumat, 18 September 2026 - 12:51 WIB

Polisi Tangkap Pria Viral Penendang Wanita di Senayan City

Berita Terbaru

Headline

BPS Rilis KBJI 2026: Daftar Jabatan Terbaru di RI Muncul

Jumat, 18 Sep 2026 - 13:17 WIB

Headline

Polisi Tangkap Pria Viral Penendang Wanita di Senayan City

Jumat, 18 Sep 2026 - 12:51 WIB