Payakumbuh – Pemko Payakumbuh memperkuat peran lembaga adat dalam pembinaan generasi muda dan menjaga ketahanan sosial masyarakat melalui penyaluran bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Perumda Air Minum Tirta Sago senilai Rp10 juta kepada Kerapatan Adat Nagari (KAN) Kecamatan Lamposi Tigo Nagari.
Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta mengatakan lembaga adat memiliki posisi strategis dalam mendukung pembangunan daerah karena berperan menjaga nilai-nilai budaya, membina anak kemenakan, serta menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis.
“Pemko Payakumbuh akan terus memberikan perhatian dan dukungan kepada lembaga kemasyarakatan dan adat. Keberadaan KAN sangat penting dalam membina generasi muda, menjaga nilai-nilai adat, serta menciptakan suasana yang aman dan harmonis di tengah masyarakat,” kata Zulmaeta saat penyerahan bantuan TJSL, Kamis (04/06/2026).
Ia menilai tantangan sosial yang dihadapi masyarakat saat ini membutuhkan keterlibatan seluruh unsur, termasuk niniak mamak dan tokoh adat, agar proses pembinaan generasi muda dapat berjalan secara berkelanjutan.
Menurut dia, kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga adat, dan masyarakat menjadi salah satu kunci dalam memperkuat pembangunan berbasis nilai budaya sekaligus menjaga ketahanan sosial masyarakat.
“Kami memahami salah satu tantangan yang dihadapi lembaga adat adalah dukungan operasional. Melalui program TJSL ini, kami berharap kegiatan pembinaan anak kemenakan dan program kemasyarakatan yang dijalankan KAN dapat berlangsung lebih optimal dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Zulmaeta juga mengajak para niniak mamak untuk terus menjadi teladan bagi generasi muda serta menjaga persatuan dan ketenteraman masyarakat sebagai modal penting dalam mendukung kemajuan daerah.
Sementara itu, Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Sago Kota Payakumbuh Prety Diawati mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari program TJSL perusahaan yang secara rutin dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi badan usaha milik daerah dalam mendukung pembangunan sosial kemasyarakatan.
“Program TJSL merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap masyarakat dan lingkungan. Kami ingin keberadaan Perumda Tirta Sago tidak hanya dirasakan melalui pelayanan air minum, tetapi juga melalui kontribusi nyata dalam mendukung kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat,” katanya.
Ia mengatakan dukungan kepada lembaga adat sejalan dengan upaya memperkuat ketahanan sosial masyarakat karena KAN memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai budaya, mempererat hubungan antargenerasi, serta membantu menyelesaikan berbagai persoalan sosial di tingkat nagari.
“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung berbagai kegiatan KAN sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.
Bantuan TJSL senilai Rp10 juta tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program pembinaan masyarakat yang dijalankan KAN Kecamatan Lamposi Tigo Nagari, termasuk pembinaan generasi muda, pelestarian adat dan budaya Minangkabau, serta kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya.
Penyerahan bantuan turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda, jajaran organisasi perangkat daerah terkait, serta pengurus dan tokoh adat KAN Kecamatan Lamposi Tigo Nagari. (red)
Editor : Rachmail Gucci
Sumber Berita: Pemko Payakumbuh














