Pemko Payakumbuh Persiapkan Kawasan Batang Agam Jadi Riverfront City

- Redaksi

Rabu, 10 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh — Pemerintah Kota Payakumbuh mematangkan konsep pengembangan Riverfront City di Kawasan Batang Agam. Kawasan ini diproyeksikan menjadi ikon baru kota yang memadukan fungsi pengendalian banjir, ruang publik, dan destinasi wisata unggulan.

Rencana tersebut dibahas dalam Rapat Rencana Aksi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang digelar di Ruang Randang Balai Kota Payakumbuh, Rabu (10/09/2025). Rapat dipimpin Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman dan dihadiri Sekretaris Daerah, staf ahli, serta pimpinan OPD terkait.

Elzadaswarman menegaskan, pengembangan Kawasan Batang Agam sebagai Riverfront City merupakan langkah strategis untuk menjadikan kawasan ini sebagai “halaman depan” Kota Payakumbuh. Menurut dia, penataan yang terintegrasi akan menghadirkan ruang publik yang nyaman sekaligus meningkatkan daya tarik wisata kota.

“Riverfront City ini harus kita wujudkan bersama. Setiap OPD memiliki peran dan tanggung jawab masing-masing agar kawasan Batang Agam benar-benar tertata, aman, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Elzadaswarman juga menekankan pentingnya penerapan aturan tegas dalam pengelolaan kawasan tersebut. Pemanfaatan fasilitas umum harus diatur agar tetap tertib dan memberikan pengalaman terbaik bagi pengunjung.

“Kawasan Batang Agam harus ramah bagi pejalan kaki, pesepeda, dan kendaraan listrik, khususnya di akhir pekan. Kami akan menyiapkan portal, mengatur jam operasional, dan menetapkan zona aktivitas agar pengunjung merasa nyaman sekaligus menjaga ketertiban,” kata dia.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Payakumbuh, Muslim, memaparkan, pembangunan di Kawasan Batang Agam telah memberikan dampak positif. Selain meningkatkan daya tampung sungai untuk pengendalian banjir, pembangunan juga membantu mencegah runtuhan tebing dan menjaga kawasan produktif.

“Penataan ini juga menghadirkan ruang terbuka hijau yang kini menjadi tempat interaksi sosial warga,” ujarnya.

Lebih lanjut, Muslim menjelaskan bahwa Kawasan Batang Agam kini berkembang menjadi salah satu destinasi wisata lokal unggulan. Selain itu, kawasan ini menjadi sumber air baku utama bagi Kota Payakumbuh dengan kapasitas hingga 100 liter per detik.

Ia menegaskan, keberhasilan pengembangan Riverfront City bergantung pada sinergi lintas OPD dan dukungan masyarakat. Dengan langkah terarah, kawasan ini diharapkan menjadi kebanggaan warga sekaligus memperkuat posisi Payakumbuh sebagai destinasi wisata di Sumatera Barat.

“Kami ingin Riverfront City tidak hanya indah dipandang, tetapi juga membawa manfaat nyata bagi warga dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” kata Muslim.

Pengembangan Riverfront City diharapkan menjadi penggerak baru sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, sekaligus memperkuat identitas Kota Payakumbuh sebagai kota yang maju dan ramah masyarakat. (red)

Editor : Rachmail Gucci

Sumber Berita: Pemko Payakumbuh

Berita Terkait

Terungkap dalam sidang, pembagian kuota haji 50:50 disebut sebagai arahan Jokowi
Kasus Influenza A Melonjak 46 Persen, Kesiapan Faskes Harus Diperkuat
Persaingan pada Kategori Sistem Tertutup Memacu Inovasi Terkini dalam Industri Pod
Gugatan Dokumen ‘Ijazah’ Gibran Lolos Pemberhentian, Bagaimana Kemungkinan Pembatalan oleh Hakim?
BMKG Ungkap Skenario Terburuk Megathrust, Gempa M9.2-Tsunami 10 Meter
Basarnas Bengkulu Kembali Evakuasi Jenazah Tak Dikenal, Apakah Jurnalis Hilang di Selat Sunda?
Minta Prabowo turun tangan! Pengamat menyebut polemik ijazah Gibran bukan lagi persoalan sepele
11:00, 24 September: Update terkini klasemen medali ASIAD 2026.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 15:51 WIB

Terungkap dalam sidang, pembagian kuota haji 50:50 disebut sebagai arahan Jokowi

Kamis, 24 September 2026 - 15:34 WIB

Kasus Influenza A Melonjak 46 Persen, Kesiapan Faskes Harus Diperkuat

Kamis, 24 September 2026 - 15:17 WIB

Persaingan pada Kategori Sistem Tertutup Memacu Inovasi Terkini dalam Industri Pod

Kamis, 24 September 2026 - 14:51 WIB

Gugatan Dokumen ‘Ijazah’ Gibran Lolos Pemberhentian, Bagaimana Kemungkinan Pembatalan oleh Hakim?

Kamis, 24 September 2026 - 14:34 WIB

BMKG Ungkap Skenario Terburuk Megathrust, Gempa M9.2-Tsunami 10 Meter

Berita Terbaru