Transformasi Bisnis UMKM Papua Jadi Sorotan Telkom Indonesia di Tengah Tantangan Digitalisasi Kawasan Timur

- Redaksi

Kamis, 17 Juli 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dari pengelolaan SDM hingga efisiensi usaha, Indigo hadirkan solusi digital yang menyatu dengan kebutuhan UMKM. Transformasi digital di Indonesia terus berkembang pesat, namun belum sepenuhnya menyentuh sektor UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi nasional. Banyak pelaku usaha masih tertinggal dalam akses, pemahaman, dan penerapan teknologi yang relevan. Ketimpangan ini tidak hanya memperlambat proses digitalisasi, tetapi juga memperlebar jurang daya saing. Di tengah pasar yang kian berbasis data dan teknologi, adaptasi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Tanpa solusi digital yang inklusif dan kontekstual, jutaan UMKM berisiko tertinggal dari ekosistem ekonomi digital yang terus berkembang.

Menanggapi kebutuhan tersebut, Telkom Indonesia melalui program Indigo bekerja sama dengan WITEL Papua dan Zemangat.com menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Transformasi Digital dalam Dunia Bisnis.” Acara ini merupakan bagian dari program REACT (Regional Activation) oleh Indibiz, yang bertujuan membuka akses solusi digital di berbagai daerah. Sebanyak 15 UMKM lokal di Jayapura terlibat langsung dan mendapat akses terhadap teknologi yang sesuai dengan konteks usaha mereka, terutama solusi praktis seperti manajemen SDM dan efisiensi operasional.

Rangkaian acara diawali dengan sesi Talkshow Inspiratif yang menghadirkan General Manager Telkom Wilayah Papua, Antonius Joko Sritomo, bersama Raquela Sanggenafa, trainer dan coach UMKM dari organisasi lokal Manibobi Preneurs. Diskusi ini menyoroti tantangan pelaku usaha kecil dalam menavigasi perubahan pasar digital. Raquela menekankan pentingnya pendekatan berbasis konteks lokal, sementara Antonius menggarisbawahi peran kolaborasi dalam membangun ekosistem yang inklusif, khususnya di wilayah dengan keterbatasan akses teknologi.

Sesi kedua berupa Dialog Interaktif yang membahas digitalisasi manajemen HR dengan CTO Zemangat, Harmadhani Adi. Menurut Harmadhani, banyak UMKM masih mengelola SDM secara manual, sehingga rawan kesalahan dan kurang efisien. Harmadhani menjelaskan bahwa digitalisasi bukan sekadar efisiensi, tapi juga membangun sistem yang transparan dan mudah digunakan. Dengan solusi terintegrasi, UMKM dapat mengelola data karyawan secara akurat dan fokus mengembangkan usaha. Harmadhani menegaskan pentingnya teknologi praktis yang sesuai kebutuhan agar transformasi digital berdampak nyata.

“Kolaborasi seperti ini merupakan wujud nyata komitmen Telkom Indonesia mempercepat transformasi digital UMKM, terutama di Indonesia Timur yang masih menghadapi tantangan akses dan literasi teknologi. Dengan solusi digital dari Telkom, kami berharap pelaku UMKM tidak hanya mampu beradaptasi, tetapi juga berinovasi berkelanjutan agar bisa bersaing efektif di pasar yang semakin terdigitalisasi,” ujar Patricia Eugene Gasperz, Senior Manager Indigo.

Lebih dari sekadar berbagi pengetahuan, kegiatan ini menjadi momentum strategis yang menggabungkan edukasi, inspirasi, dan implementasi teknologi praktis. Pendekatan menyeluruh ini diharapkan dapat membantu peserta tidak hanya memahami konsep digitalisasi, tapi juga menerapkannya dalam operasional sehari-hari untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan daya saing usaha mereka.

Telkom Indonesia melalui Indigo berkomitmen memperluas inisiatif ini agar menjangkau lebih banyak UMKM di seluruh Indonesia. Semakin banyak pelaku usaha yang melek teknologi dan memanfaatkannya secara optimal, semakin kuat pula fondasi ekonomi digital nasional yang inklusif, berdaya saing tinggi, dan berkelanjutan. Digitalisasi UMKM diharapkan menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa depan.

Tentang Indigo

Indigo adalah program inkubasi dan akselerasi startup digital milik PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk yang bertujuan untuk menciptakan ekosistem digital yang kuat dan berkelanjutan di Indonesia. Melalui berbagai program pendukung, Indigo membantu startup digital mencapai potensi maksimalnya dan memperkuat daya saing mereka di pasar global.
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Payakumbuh Jadi Satu-satunya Daerah di Sumbar yang Dipilih Kemenekraf untuk Akselerasi Kriya
Desa Devisa buka jalan UMKM rendang Payakumbuh ke pasar ekspor
Payakumbuh Perkuat Kepatuhan Perizinan Pemanfaatan Ruang, Pelanggar Terancam Pembongkaran
Tetap Buka Di Akhir Pekan, Perpustakaan Payakumbuh Perluas Akses Literasi dan Ruang Publik Edukatif
Refleksi 55 Tahun Payakumbuh, DPRD Titip Harapan pada Kepemimpinan Baru
Disnakerperin Payakumbuh Dorong Penguatan Industri Daerah lewat Pelatihan, Sertifikasi, dan Klaster IKM Sepanjang 2025
LRT Jabodebek Hadir Dekat dengan Aktivitas Masyarakat, Terhubung dengan Pusat Perbelanjaan dan Fasilitas Publik
Mau Coba Konsisten Investasi? Coba Lakukan Ini

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Payakumbuh Jadi Satu-satunya Daerah di Sumbar yang Dipilih Kemenekraf untuk Akselerasi Kriya

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:18 WIB

Desa Devisa buka jalan UMKM rendang Payakumbuh ke pasar ekspor

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:48 WIB

Payakumbuh Perkuat Kepatuhan Perizinan Pemanfaatan Ruang, Pelanggar Terancam Pembongkaran

Jumat, 2 Januari 2026 - 18:24 WIB

Tetap Buka Di Akhir Pekan, Perpustakaan Payakumbuh Perluas Akses Literasi dan Ruang Publik Edukatif

Rabu, 17 Desember 2025 - 20:28 WIB

Refleksi 55 Tahun Payakumbuh, DPRD Titip Harapan pada Kepemimpinan Baru

Berita Terbaru

Headline

Saat Gibran turun tangan terkait korban MBG di Karo

Jumat, 25 Sep 2026 - 12:34 WIB