Bitcoin Tembus US$122.000, Pengusaha Konvensional Ini Kini Terima Kripto

- Redaksi

Kamis, 17 Juli 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bitcoin kembali mencetak rekor. Harga mata uang kripto tersebut melesat hingga menembus angka US$122.000 pada pertengahan Juli 2025. Kenaikan ini dipicu oleh meningkatnya arus dana institusional ke produk ETF Bitcoin, dukungan regulasi yang membaik, serta persepsi pasar global terhadap Bitcoin sebagai store of value yang tahan terhadap inflasi.

Lonjakan harga ini bukan hanya menarik perhatian investor, tapi juga mulai mengubah cara berbagai sektor melihat peran aset kripto. Jika sebelumnya kripto identik dengan startup teknologi dan platform digital, kini adopsinya mulai menyentuh pengusaha konvensional yang selama ini jauh dari sentuhan blockchain.

Salah satu langkah konkret datang dari Famos Eco Wood, produsen kayu asal Indonesia yang telah menembus pasar ekspor ke Asia, Amerika, dan Eropa. Perusahaan ini secara resmi membuka opsi pembayaran melalui Bitcoin, menjadikannya sebagai salah satu pionir di industri bahan bangunan yang mengintegrasikan teknologi blockchain dalam sistem transaksi.

“Bitcoin bukan hanya investasi, tapi juga sarana pembayaran yang efisien, cepat, dan transparan. Dengan menerima pembayaran melalui BTC, kami memberikan fleksibilitas lebih kepada klien global, terutama untuk proyek bernilai besar dan transaksi lintas negara,” ujar Marcell Tee, Founder & Direktur Famos Eco Wood.

Langkah ini tidak lepas dari visi jangka panjang Famos untuk terus beradaptasi dengan perubahan zaman, termasuk dalam aspek finansial. Di tengah gejolak nilai tukar dan tekanan inflasi, penggunaan aset digital seperti Bitcoin dinilai sebagai langkah strategis untuk menjaga stabilitas nilai transaksi, khususnya dalam model bisnis ekspor.

Selama ini, Famos Eco Wood dikenal melalui produk engineered wood dan solid wood untuk kebutuhan interior dan arsitektur berstandar tinggi. Dalam hal keberlanjutan, engineered wood menjadi salah satu solusi unggulan karena memungkinkan efisiensi pemanfaatan sumber daya alam tanpa mengorbankan kekuatan dan estetika. Pembukaan metode pembayaran kripto melengkapi inovasi ini dari sisi proses bisnis.

Menurut laporan Blockdata dan BCG, adopsi kripto sebagai metode pembayaran diperkirakan akan tumbuh secara signifikan di sektor non-digital dalam tiga hingga lima tahun ke depan. Dalam konteks ekspor bahan bangunan, blockchain dinilai mampu mempercepat transaksi, menurunkan biaya konversi mata uang, serta membuka akses baru ke pasar global.

Dengan semakin terintegrasinya teknologi blockchain ke sektor konvensional, langkah Famos menjadi contoh nyata bagaimana perusahaan lokal bisa bersaing di pasar internasional dengan pendekatan yang adaptif, efisien, dan visioner.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Payakumbuh Jadi Satu-satunya Daerah di Sumbar yang Dipilih Kemenekraf untuk Akselerasi Kriya
Desa Devisa buka jalan UMKM rendang Payakumbuh ke pasar ekspor
Payakumbuh Perkuat Kepatuhan Perizinan Pemanfaatan Ruang, Pelanggar Terancam Pembongkaran
Tetap Buka Di Akhir Pekan, Perpustakaan Payakumbuh Perluas Akses Literasi dan Ruang Publik Edukatif
Refleksi 55 Tahun Payakumbuh, DPRD Titip Harapan pada Kepemimpinan Baru
Disnakerperin Payakumbuh Dorong Penguatan Industri Daerah lewat Pelatihan, Sertifikasi, dan Klaster IKM Sepanjang 2025
LRT Jabodebek Hadir Dekat dengan Aktivitas Masyarakat, Terhubung dengan Pusat Perbelanjaan dan Fasilitas Publik
Mau Coba Konsisten Investasi? Coba Lakukan Ini

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Payakumbuh Jadi Satu-satunya Daerah di Sumbar yang Dipilih Kemenekraf untuk Akselerasi Kriya

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:18 WIB

Desa Devisa buka jalan UMKM rendang Payakumbuh ke pasar ekspor

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:48 WIB

Payakumbuh Perkuat Kepatuhan Perizinan Pemanfaatan Ruang, Pelanggar Terancam Pembongkaran

Jumat, 2 Januari 2026 - 18:24 WIB

Tetap Buka Di Akhir Pekan, Perpustakaan Payakumbuh Perluas Akses Literasi dan Ruang Publik Edukatif

Rabu, 17 Desember 2025 - 20:28 WIB

Refleksi 55 Tahun Payakumbuh, DPRD Titip Harapan pada Kepemimpinan Baru

Berita Terbaru

Headline

Saat Gibran turun tangan terkait korban MBG di Karo

Jumat, 25 Sep 2026 - 12:34 WIB