SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengingatkan, penerapan skema prasmanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak boleh menimbulkan kendala dalam pendistribusian makanan kepada siswa.
Ia menyoroti mekanisme pengambilan makanan yang harus diatur dengan matang agar seluruh siswa mendapatkan jatah sesuai kebutuhannya.
Dimyati mengatakan, ada beberapa pilihan mekanisme penerapan MBG prasmanan. Siswa dapat mengambil makanannya sendiri atau dilayani oleh petugas yang bertugas menyajikan makanan.
Namun kedua mekanisme ini mempunyai konsekuensi yang berbeda. Jika siswa mengambil makanan secara mandiri, perlu ada pengaturan agar semua siswa mendapat bagian. Sedangkan jika dilayani oleh petugas, pihak sekolah harus menyiapkan tempat dan menghadirkan staf.
“Kalau ambil sendiri, takutnya ada yang tidak dapat bagian. Tapi sistem restoran Padang berarti harus ada tempatnya, harus ada outletnya, harus ada yang menyajikannya,” ujarnya.
Menurut Dimyati, mekanisme pembagian pangan juga harus disesuaikan dengan kondisi sekolah masing-masing. Pemerintah perlu mempertimbangkan apakah makanan akan disajikan di satu tempat atau dibagikan langsung ke setiap kelas.
Penataan ini dinilai penting agar pelaksanaan MBG prasmanan tidak mengganggu kelancaran distribusi makanan. Dengan begitu, seluruh siswa sebagai penerima manfaat dapat menerima jatah pangan secara merata.
Meski mewaspadai potensi kendala dalam pendistribusian makanan, Dimyati menilai skema prasmanan memiliki sejumlah keuntungan. Menurutnya, sistem ini memungkinkan makanan disajikan dalam kondisi lebih segar dan higienis.
“Tapi intinya ini ide cemerlang, buffetnya lebih segar, higienis, jernih, enak,” ujarnya.
Dimyati berharap berbagai aspek teknisnya bisa diperjelas sebelum skema prasmanan diterapkan secara luas. Dengan persiapan yang matang, perubahan cara penyajian MBG diharapkan dapat memberikan manfaat bagi siswa tanpa menimbulkan kendala dalam pemerataan makanan.
Redaktur: Aas Arbi
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency














