Virus! Korban Dugaan Pemerkosaan Bertemu Tersangka, Polres Kendari Minta Maaf

- Redaksi

Senin, 28 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Senin, 28 September 2026 – 10:00 WIB

VIVA –Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang perempuan diduga korban pemerkosaan dan perampokan di Kendari, Sulawesi Tenggara, menangis saat polisi menemui tersangka. Anehnya, tersangka ternyata adalah mantan suaminya sendiri.

Basarnas Ungkap 6 Bahaya yang Membuat Penyelam Tak Bisa Masuk Seluruh Bagian KM Virgo

Dalam rekaman video yang beredar, terlihat korban dan tersangka bertemu di salah satu ruangan kantor Polres Kendari. Kasat Reskrim Polres Kendari Kompol Welliwanto Malau dan anggota polisi lainnya juga terlihat berada di dalam ruangan.

Video yang viral pekan lalu memperlihatkan korban dan tersangka sedang berbincang. Tak lama kemudian, korban tiba-tiba menangis. Melihat korban seperti itu, Kompol Welliwanto langsung memintanya berhenti menangis.

img_title

71 Korban KM Virgo Transport 8 Masih Hilang, Basarnas Ganti Kapal dan Perluas Pencarian

“Begini Bu, jangan menangis Bu,” kata Welliwanto.

img_title

Basarnas Kembali Temukan Korban KM Virgo Transport-8, 64 Meninggal dan 71 Masih Dicari

Peristiwa tersebut kemudian menuai kecaman dari masyarakat. Tindakan mempertemukan korban dan tersangka dinilai masyarakat tidak etis karena dapat memperparah trauma yang dialami korban. Menyusul kritikan luas, Polres Kendari mengeluarkan permintaan maaf.

“Atas nama pimpinan Polres Kendari, kami meminta maaf kepada masyarakat atas kejadian yang tengah menyita perhatian di media sosial ini. Apabila dalam kejadian tersebut ada sikap atau tindakan anggota kami yang kurang pantas atau menimbulkan ketidaknyamanan, kami menyampaikan permintaan maaf yang sebesar-besarnya,” kata Kapolres Kendari, Kompol. Safi’i Nafsikin, dalam keterangan resminya dikutip dari akun Instagram resmi Polres Kendari, Senin 28 September 2026.

Polres Kendari menyatakan kritik dan perhatian masyarakat menjadi bahan evaluasi bagi lembaganya. Evaluasi ini dilakukan untuk meningkatkan pelaksanaan tugas sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kami mengapresiasi perhatian, kritik dan masukan masyarakat. Kejadian ini akan menjadi bahan evaluasi internal bagi kami untuk terus meningkatkan profesionalisme, disiplin dan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” lanjut pernyataan tersebut.

Selain menyampaikan permintaan maaf, Polres Kendari juga menegaskan pentingnya setiap anggota mengedepankan etika dan sikap humanis dalam menjalankan tugasnya. Polisi memastikan perbaikan terus dilakukan untuk menjaga kepercayaan masyarakat.

“Kami tegaskan, setiap personel Polres Kendari dalam menjalankan tugasnya harus selalu menjunjung tinggi etika, profesionalisme, humanisme, dan mematuhi peraturan yang berlaku. Kami berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri,” demikian keterangan resminya.

Halaman Berikutnya

{{ DdxmzOFv5ng/ }}

Halaman Berikutnya


Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Demonstrasi mahasiswa di Bogor, Jakarta dan Bandung, menuntut evaluasi MBG dan penanganan karhutla
Update Kasus Mutilasi Madiun, Polda Jatim Periksa 16 Saksi
Pengadilan Negeri Surakarta Tolak Gugatan Srigit Pratomo Terkait Ijazah Jokowi
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Pendemo pada 28 Oktober
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Rp 158,3 Miliar kepada Atlet Peraih Medali AG & APG Aichi-Nagoya 2026
Prabowo menemui tim penyusun Undang-Undang Satu Data Indonesia di Istana
Hasil Timnas U15 vs Prancis & Update Klasemen Tier C Piala Dunia
BMKG Prediksi Musim Hujan di Jatim akan Terakhir Desember hingga Maret 2027 – magzurani.com
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Demonstrasi mahasiswa di Bogor, Jakarta dan Bandung, menuntut evaluasi MBG dan penanganan karhutla

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:20 WIB

Update Kasus Mutilasi Madiun, Polda Jatim Periksa 16 Saksi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Pengadilan Negeri Surakarta Tolak Gugatan Srigit Pratomo Terkait Ijazah Jokowi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:41 WIB

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Pendemo pada 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:20 WIB

Presiden Prabowo Serahkan Bonus Rp 158,3 Miliar kepada Atlet Peraih Medali AG & APG Aichi-Nagoya 2026

Berita Terbaru

Headline

Update Kasus Mutilasi Madiun, Polda Jatim Periksa 16 Saksi

Kamis, 29 Okt 2026 - 22:20 WIB