Viral, Soal Isu Daging Sapi Rabies di Payakumbuh, Suprayitno Pastikan Daging di Pasar Ibuh Aman

- Redaksi

Jumat, 15 November 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh – Demi menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat, Pj Wali Kota Payakumbuh Suprayitno segera menindaklanjuti persoalan peredaran daging sapi positif rabies yang beredar di Pasar Ibuh.

“Saya tegaskan, sapi yang terjangkit rabies itu dibakar dan dikubur sebelum diedarkan di pasar. Sekali lagi, tidak ada satu pun dagingnya yang beredar di pasaran,” kata Plt Wali Kota Payakumbuh Suprayitno saat ditemuinya. mengunjungi langsung Toko Daging Pasar Ibuh, Jumat (15/11/2024).

Ia mengatakan, Rumah Potong Hewan (RPH) yang digunakan untuk menyembelih daging sapi segera disterilkan sehingga aman digunakan kembali.

“Jadi jangan ragu untuk membeli daging sapi di Pasar Ibuh. Jangan khawatir dan jangan ragu. “Mari kita konsumsi daging, karena daging merupakan sumber protein yang baik,” ujarnya didampingi Kepala Dinas Pertanian Depi Sastra, Kepala Dinas Koperasi dan UKM M. Faizal, dan Kepala Bidang Pasar. Firman Hadi.

Lebih lanjut, Pemkot Payakumbuh melalui RPH akan terus berupaya memperketat standar operasional dan lebih maksimal menjamin keamanan bagi seluruh masyarakat Kota Payakumbuh.

Hal ini bertujuan agar produk yang keluar dari RPH telah melewati standar operasional dan standar pemeriksaan kesehatan sehingga memberikan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat, ujarnya.

Suprayitno mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum tentu benar karena dapat merugikan pihak lain.

“Bayangkan jika banyak masyarakat yang percaya dengan isu ini dan tidak mau membeli daging lagi. Tentu ini akan merugikan para peternak dan tentunya pedagang ternak kita. Apalagi kita sebagai Kota Randang tentu akan mempunyai banyak manfaat. dampak negatifnya,” ujarnya.

Ketua Pokja Pasar Dedi “Aseng” Hendri mengatakan, isu daging sapi positif rabies yang beredar di Pasar Ibuh menimbulkan ketidaknyamanan masyarakat.

“Banyak pembeli dan konsumen kami yang ragu dan bertanya kepada kami. “Jika dibiarkan, hal ini tentu akan berdampak buruk bagi kami para pedagang daging di Pasar Ibuh,” ujarnya.

Untuk itu, ia berharap ke depannya masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum pasti kebenarannya. Ia memastikan daging sapi yang dijual di Pasar Ibuh terjamin aman dan halal.

“Kami pastikan tidak ada daging positif rabies yang beredar di Pasar Ibuh karena daging yang dilaporkan telah dibakar sebelum sempat diedarkan di pasar,” ujarnya. (bsk)

RubrikPos.com Network

Berita Terkait

Prabowo Menerima Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan di Hambalang
BMKG: Sumatera, Jawa, Kalimantan Waspada Hujan Lebat hingga 30 Oktober
BMKG: Hujan di Jatim Dua Hari Terakhir Akibat Modifikasi Cuaca, Bukan Musim Hujan – magzurani.com
Viral Biaya Hidup di Indonesia vs Korea Selatan, Ini Fakta Menurut Ekonom
Hujan yang turun di sebagian wilayah Jawa Timur dipengaruhi oleh OMC
Dr Tifa Curiga Ada Skenario Ini di Balik Jaksa Tak Panggil Jokowi
Sinetron “Kesetiaian”, Persembahan Terbaru SCTV, Siap Menguras Air Mata dan Emosi Penonton – Panduan Acara
Mahasiswa Tuntut Lima Agenda dan Negosiasikan Lokasi Demonstrasi di Jakarta

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Let us know you are human:


Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Prabowo Menerima Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan di Hambalang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:03 WIB

BMKG: Sumatera, Jawa, Kalimantan Waspada Hujan Lebat hingga 30 Oktober

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:40 WIB

BMKG: Hujan di Jatim Dua Hari Terakhir Akibat Modifikasi Cuaca, Bukan Musim Hujan – magzurani.com

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:20 WIB

Viral Biaya Hidup di Indonesia vs Korea Selatan, Ini Fakta Menurut Ekonom

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Hujan yang turun di sebagian wilayah Jawa Timur dipengaruhi oleh OMC

Berita Terbaru