Sinergi | Magetan – Deretan bunga tabebuia yang mekar dengan warna mencolok memberikan panorama indah di jalan kawasan Dukuh Gedangan, Desa Candirejo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Keindahan bunga yang menyerupai bunga sakura di Jepang menjadi daya tarik tersendiri bagi warga dan pengunjung yang ingin menikmati suasana berbeda dan mengabadikannya dalam foto dan video.
Pesona jalan berbunga belakangan ini ramai diperbincangkan di media sosial khususnya TikTok. Tak sedikit warga yang penasaran dan datang langsung untuk menyaksikan keindahannya.
Seperti Anjani Salmai Holida dan pasangannya Celsia Widiatna Aulia Putri. Kedua pengunjung ini mengaku terkesan dengan pemandangan bunga tabebuia yang bermekaran di sepanjang jalan. Bagi mereka, panorama tersebut menyuguhkan suasana yang mengingatkan kita pada keindahan bunga sakura di Jepang.
Keduanya menghabiskan waktu untuk mengambil foto, merekam video, hingga menikmati suasana di sekitar lokasi. Warna bunganya yang beragam, mulai dari kuning, putih, merah muda hingga ungu menjadi daya tarik tersendiri.

“Enak banget, kaya di Jepang. Bunganya cantik-cantik dan seru banget,” kata mereka.
Selain untuk menikmati keindahan alam, foto dan video yang diambil juga bisa dijadikan kenang-kenangan sekaligus bahan unggahan di media sosial. Mereka memilih menikmati suasana tanpa memetik bunga yang sedang mekar.
Candra Darusman pun merasakan ketertarikan serupa. Ia sengaja datang ke kawasan Gedangan setelah melihat sejumlah video keindahan jalan berbunga yang beredar di TikTok.
Menurutnya, tabebuia yang kerap dijuluki bunga sakura Indonesia ini memiliki potensi besar untuk mendukung pengembangan pariwisata Magetan. Apalagi bunga dengan warna yang beragam mampu menciptakan suasana estetis yang menarik perhatian masyarakat.
“Ini mirip jenis tabebuia, bunga sakura khas Indonesia. Warnanya bermacam-macam, ada yang putih, kuning, pink atau merah jambu, dan ungu,” kata Candra.
Ia berharap keberadaan tanaman tabebuia tidak hanya menjadi daya tarik musiman di kawasan Gedangan, tapi juga bisa dikembangkan di sejumlah titik lain di Magetan. Menurutnya, penanaman bunga serupa di berbagai area publik dapat memperkuat jati diri Magetan sebagai destinasi wisata.
Candra mengatakan sejumlah lokasi di Magetan juga terdapat tanaman tabebuia, antara lain di sekitar Alun-Alun Magetan, lapangan di Candirejo, dan Taman Refugia.
Ia berharap Magetan bisa semakin banyak menanam tabebuia, apalagi memasuki musim berbunga. Dengan begitu, keindahan panorama yang menyerupai Jepang bisa dinikmati lebih luas oleh masyarakat dan wisatawan.
“Kalau musimnya Magetan akan dipenuhi tanaman seperti ini, biar seperti Jepang. Ini sangat menunjang sektor pariwisata. Pasti masyarakat semakin penasaran untuk berkunjung ke Magetan,” ujarnya.
Bagi Candra, keindahan bunga tabebuia juga menjadi sarana promosi pariwisata yang efektif. Pengunjung yang mengabadikan momen dan membagikannya melalui media sosial secara tidak langsung memperkenalkan Magetan kepada masyarakat luas.
Fenomena mekarnya tabebuia di kawasan Gedangan menjadi gambaran bagaimana keindahan ruang publik mampu memberikan pengalaman wisata yang sederhana namun berkesan. Selain sebagai tempat bersantai dan berburu foto, panorama ini juga membuka peluang untuk memperkuat daya tarik wisata Magetan melalui keindahan alam dan penataan lingkungan. (Kus)
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency














