| ILUSTRASI: BMKG Kalimantan Selatan mengingatkan kita untuk mewaspadai potensi hujan disertai petir dan angin kencang pada periode 4–10 November 2026 – Foto Doc Nett |
RILISKALIMANTAN.COM, KALSEL – Stasiun Meteorologi Kelas I BMKG Syamsudin Noor mengingatkan masyarakat Kalimantan Selatan (Kalsel) untuk mewaspadai potensi hujan disertai petir dan angin kencang pada periode 4–10 November 2026.
Secara umum cuaca di wilayah Kalimantan Selatan diperkirakan berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang. Hujan kemungkinan akan disertai kilat atau kilat dan angin kencang dengan durasi singkat.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I BMKG Syamsudin Noor, Ota Welly Jenny Thalo melalui BMKG Prakirawan, Uli Mahanani mengatakan, suhu udara diperkirakan berkisar 24-33 derajat Celcius, kelembapan udara 55-98 persen, dan kecepatan angin 5-30 kilometer per jam.
“Secara umum kondisi cuaca di Kalsel dalam sepekan ke depan diperkirakan berawan dan berpotensi hujan ringan hingga sedang yang dapat disertai petir dan angin kencang,” jelas Uli, Selasa (3/11/2026).
Berdasarkan prakiraan BMKG, wilayah utara Kalimantan Selatan yang meliputi Tabalong, Balangan, dan Hulu Sungai Utara berpotensi mengalami hujan ringan hingga sedang. Sementara Kotabaru dan Tanah Bumbu diprakirakan berawan dengan potensi hujan ringan.
Di wilayah selatan, Kabupaten Tanah Laut berpotensi mengalami hujan ringan hingga sedang pada 4-6 November, kemudian hujan ringan pada 7-10 November.
Wilayah barat yang meliputi Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Selatan, Tapin, Barito Kuala, Kabupaten Banjar, Banjarmasin, dan Banjarbaru berpotensi mengalami hujan ringan hingga sedang pada awal periode perkiraan.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem pada sejumlah tanggal. Pada 4 November, hujan disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di Banjarmasin, Banjarbaru, Banjar, Barito Kuala, Tapin, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Balangan, Tabalong, dan Kotabaru terutama pada sore hingga malam hari.
Selanjutnya pada 5 November, potensi hujan sedang disertai petir dan angin kencang diperkirakan terjadi pada pagi menjelang siang hari di sejumlah wilayah, termasuk Tanah Laut dan Hulu Sungai Utara.
Masyarakat di Hulu Sungai Utara, Balangan, dan Tabalong juga diminta mewaspadai potensi hujan disertai petir dan angin kencang masing-masing pada sore hingga malam hari pada 6 dan 10 November.
Selain potensi hujan, BMKG memperingatkan akan terjadi pasang laut maksimum di perairan Muara Sungai Barito pada 3-7 November pukul 23.00-04.00 WITA dengan ketinggian mencapai 2,9 meter.
Sementara di Perairan Kotabaru, pasang maksimum berpotensi terjadi pada tanggal 9–10 November pukul 17.00–20.00 WITA dengan ketinggian mencapai 2,8 meter.
Waspadai potensi hujan yang dapat disertai petir atau petir dan angin kencang, serta tingkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, genangan air, dan pohon tumbang, saran Uli.
BMKG mengimbau masyarakat berhati-hati saat berkendara saat hujan lebat serta menghindari pepohonan dan bangunan yang berpotensi membahayakan saat terjadi angin kencang. Warga yang bermukim di bantaran sungai dan pesisir juga diminta mewaspadai potensi banjir dan banjir rob.
Masyarakat dapat memantau perkembangan informasi cuaca melalui saluran resmi BMKG dan website www.bmkg.go.id. (rls)
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency














