Tiga Ruko Terbakar, Pemko Payakumbuh Salurkan Bantuan

- Redaksi

Minggu, 24 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh — Api yang membesar dalam hitungan menit meluluhlantakkan tiga ruko di Simpang Tiga Balai Panjang, Kecamatan Payakumbuh Selatan, Ahad dini hari. Di tengah upaya warga menyelamatkan barang seadanya, Pemerintah Kota Payakumbuh langsung mengerahkan bantuan untuk korban terdampak.

“Atas nama Pemko Payakumbuh, kami turut prihatin dan berduka atas musibah ini. Ini bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang terdampak,” kata Sekda Rida Ananda saat menyerahkan bantuan di lokasi kejadian, Ahad (24/05/2026).

Rida Ananda datang bersama Kasatpol PP dan Damkar Dewi Novita, Kepala BPBD Devitra, Camat Payakumbuh Selatan Dewi Mulia, Lurah Balai Panjang, serta Ketua LPM Balai Panjang.

Pemko Payakumbuh menyalurkan bantuan berupa beras, telur, minyak goreng, dan kebutuhan pokok lainnya kepada korban terdampak, yakni Japar pemilik warung Pecel Lele Lamongan dan Nelda Susanti pemilik Ampera Mel.

“Semoga bantuan ini dapat membantu kebutuhan para korban untuk sementara waktu. Kami berharap korban tetap tabah dan segera bangkit kembali menjalankan usaha maupun aktivitas sehari-hari,” ujarnya.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 04.30 WIB. Api pertama kali diketahui penghuni Kafe Karaoke Beranda 49 setelah mencium bau asap dari arah dinding pembatas bangunan yang berbatasan dengan Ampera Mel.

Dalam waktu singkat, kobaran api membesar dan menjalar ke bangunan lain hingga menghanguskan tiga unit ruko, masing-masing Kafe Beranda 49, warung Pecel Lele Lamongan, dan Ampera Mel. Warga bersama korban sempat berjibaku memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sebelum petugas pemadam tiba.

“Kami langsung berusaha memadamkan api semampunya sambil meminta bantuan warga sekitar. Api sangat cepat membesar,” kata salah seorang warga di lokasi kejadian.

Petugas pemadam kebakaran kemudian mengerahkan empat armada untuk mengendalikan kobaran api, terdiri dari tiga unit mobil pemadam milik Pemerintah Kota Payakumbuh dan satu unit bantuan dari Kabupaten Lima Puluh Kota.

Aparat kepolisian turut mengamankan lokasi kejadian dengan memasang garis polisi, mengatur arus lalu lintas, dan meminta keterangan sejumlah saksi. Peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya pemilik usaha, untuk rutin memeriksa instalasi listrik dan memastikan peralatan elektronik dalam kondisi aman. Jangan meninggalkan perangkat yang berpotensi memicu kebakaran tanpa pengawasan, terutama pada malam hari,” pungkasnya. (red)

Berita Terkait

Ketua DPRD Payakumbuh Tekankan Dukungan Pendidikan untuk Cetak SDM Unggul
Pernah Raih Juara Umum, 71 Siswa IPHI Payakumbuh Kembali Bidik Prestasi di Piala Raja
DLH Way Kanan Minta MBG Kitchen Manfaatkan Sampah untuk Membuat Belatung
BPOM-Polri Perketat Pengawasan MBG dan Koperasi Desa Merah Putih
Tanggapan KPU atas keputusan MA yang membatalkan Suket Gibran
Polri Pastikan Tidak Ada Impunitas dalam Penyidikan AKBP Ady Herwiyanto
MBG Dibiayai Pajak, 6.097 Dapur Ditangguhkan Karena Pelaporan Tidak Terorganisir
Guru PPPK Riau Demo ke DPRD, Tuntut Kenaikan TPP untuk Perjelas Status

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 21:53 WIB

Ketua DPRD Payakumbuh Tekankan Dukungan Pendidikan untuk Cetak SDM Unggul

Senin, 2 November 2026 - 21:31 WIB

Pernah Raih Juara Umum, 71 Siswa IPHI Payakumbuh Kembali Bidik Prestasi di Piala Raja

Senin, 2 November 2026 - 15:00 WIB

DLH Way Kanan Minta MBG Kitchen Manfaatkan Sampah untuk Membuat Belatung

Senin, 2 November 2026 - 14:40 WIB

BPOM-Polri Perketat Pengawasan MBG dan Koperasi Desa Merah Putih

Senin, 2 November 2026 - 14:20 WIB

Tanggapan KPU atas keputusan MA yang membatalkan Suket Gibran

Berita Terbaru