Telkom Indonesia Selenggarakan Indigo MedMatch 2024, Kumpulkan Pemangku Kepentingan Ekosistem Startup Healthtech Indonesia

- Redaksi

Rabu, 18 Desember 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Telkom Indonesia sukses gelar Indigo Medmatch 2024, wadah kolaborasi startup healthtech dan stakeholder strategis untuk pengembangan ekosistem digital kesehatan di Indonesia.

Telkom Indonesia mempertemukan para pemangku kepentingan, pemimpin industri, serta pendiri startup healthtech melalui acara Indigo Medmatch, yang berlangsung pada 20 November 2024 di Telkom Landmark Tower.

Indonesia merupakan  salah satu pasar healthtech dengan potensi besar di Asia Tenggara. Namun, perkembangan ekosistem ini masih menghadapi berbagai tantangan seperti regulasi, adaptasi teknologi, dan pemenuhan kebutuhan pasar.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Telkom Indonesia melalui program Indigo menggelar  acara Indigo Medmatch bertema “Let’s Talk About Healthtech in 2045”, yang mengupas pandangan tentang pengembangan ekosistem healthtech yang ideal untuk Indonesia di masa depan. Acara ini terdiri dari dua agenda utama yaitu talkshow dan matchmaking.

Sesi talkshow menghadirkan pembicara terkemuka dari berbagai bidang yang berperan penting dalam transformasi teknologi kesehatan, yaitu Setiaji (Chief of Digital Transformation Office, Kementerian Kesehatan RI), Donald Wihardja (CEO MDI Ventures) dan Risman Adnan (Director of Digital Technology, Kalbe Digital Lab). Diskusi yang dimoderatori oleh Hafidz Alhadi Luqmana, Chairman Asosiasi Healthtech Indonesia, menyoroti strategi pengembangan healthtech di Indonesia menuju 2045, mulai dari inovasi teknologi, peluang kolaborasi, hingga regulasi.

Sesi Matchmaking mempertemukan delapan startup  healthtech terpilih dengan sejumlah company partner ternama, di antaranya DTO Kemenkes, Asosiasi Healthtech Indonesia, BRI Ventures, 1000 Startup Digital, Kalbe, Alibaba Cloud, OCA dan Big Box. Matchmaking ini memberikan kesempatan kepada startup-founder untuk melakukan speed dating 1on1 dengan company partner, mengeksplorasi potensi kolaborasi, serta mendapatkan wawasan strategis untuk megembangkan startup healthtech di Indonesia.

Acara ini dihadiri oleh lebih dari 50 peserta dari berbagai startup, dengan mayoritas startup yang hadir dari kalangan startuphealthtech. Indigo MedMatch mendapatkan sambutan positif dari para peserta mencerminkan tingginya minat terhadap industri healthtech serta kebutuhan untuk belajar dan berkolaborasi dengan para pemimpin industri.

Sejak tahun 2013, Indigo menjadi inkubator dan akselerator startup milik Telkom Indonesia yang telah berhasil membina lebih dari 200 startup dari berbagai industri di Indonesia. Selain menyediakan dukungan pendanaan bagi startup, Indigo juga memberikan dukungan berupa mentoring, akses jaringan investor, hingga membuka jalan bagi startup untuk berkolaborasi dengan Telkom.

Melalui Indigo Medmatch: Let’s Talk About Healthtech in 2045, Telkom Indonesia melalui program Indigo  berkomitmen untuk terus mendukung inovasi, kolaborasi, dan pertumbuhan ekosistem healthtech di Indonesia. Acara ini menjadi langkah strategis untuk menciptakan solusi teknologi kesehatan yang relevan dan berdampak, sejalan dengan visi Indonesia 2045.

Tentang Indigo

Indigo adalah program inkubasi dan akselerasi startup digital milik PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk yang bertujuan untuk menciptakan ekosistem digital yang kuat dan berkelanjutan di Indonesia. Melalui berbagai program pendukung, Indigo membantu startup digital mencapai potensi maksimalnya dan memperkuat daya saing mereka di pasar global.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Rekomendasi Villa di Bali yang Nyaman untuk Liburan Keluarga
Rendang Payakumbuh Bidik Pasar Global, Wamen Ekraf Tinjau Kampung Rendang
Payakumbuh Jadi Satu-satunya Daerah di Sumbar yang Dipilih Kemenekraf untuk Akselerasi Kriya
Payakumbuh Siapkan UMKM Rendang Tembus Pasar Ekspor
Desa Devisa buka jalan UMKM rendang Payakumbuh ke pasar ekspor
Payakumbuh Perkuat Kepatuhan Perizinan Pemanfaatan Ruang, Pelanggar Terancam Pembongkaran
Tetap Buka Di Akhir Pekan, Perpustakaan Payakumbuh Perluas Akses Literasi dan Ruang Publik Edukatif
Refleksi 55 Tahun Payakumbuh, DPRD Titip Harapan pada Kepemimpinan Baru

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Let us know you are human:


Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:22 WIB

Rekomendasi Villa di Bali yang Nyaman untuk Liburan Keluarga

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:31 WIB

Rendang Payakumbuh Bidik Pasar Global, Wamen Ekraf Tinjau Kampung Rendang

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Payakumbuh Jadi Satu-satunya Daerah di Sumbar yang Dipilih Kemenekraf untuk Akselerasi Kriya

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:47 WIB

Payakumbuh Siapkan UMKM Rendang Tembus Pasar Ekspor

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:18 WIB

Desa Devisa buka jalan UMKM rendang Payakumbuh ke pasar ekspor

Berita Terbaru