Sebanyak 20.000 buruh menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR

- Redaksi

Rabu, 30 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 20.000 buruh dijadwalkan menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Selasa (29/9/2026). Aksi ini merupakan bagian dari pendampingan pembahasan dan rencana pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perlindungan Ketenagakerjaan.

Kegiatan tersebut berpotensi berdampak pada kondisi lalu lintas di sejumlah ruas jalan di sekitar wilayah DPR/MPR RI. TMC Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat mengantisipasi kemungkinan terjadinya kemacetan dan rekayasa arus situasional di kawasan tersebut.

Sehubungan dengan aktivitas di sekitar kawasan Gedung DPR/MPR RI pada Selasa 29 September 2026, masyarakat diimbau untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya kemacetan lalu lintas di sejumlah ruas jalan sekitar kawasan tersebut, tulis TMC Polda Metro Jaya melalui akun Instagram @tmcpoldametro, Senin (28/9/2026).

Sejumlah ruas jalan di sekitar Gedung DPR/MPR RI perlu diwaspadai pengguna jalan karena diperkirakan akan mengalami kemacetan.

Berikut ruas jalan tersebut: Jalan Gatot Subroto Jalan Gerbang Pemuda Jalan Palmerah Timur Jalan Gelora Jalan Asia Afrika Jalan Pelajar Tentara Jalan Pejompongan Raya Kawasan Semanggi Arus lalu lintas akan diarahkan dan direkayasa secara situasional agar sesuai dengan kondisi di lapangan.

Pengguna jalan juga diimbau untuk mengatur waktu perjalanan, menggunakan jalur alternatif, dan mengikuti arahan petugas untuk menjaga kelancaran dan keselamatan lalu lintas.

Demonstrasi buruh membawa 11 tuntutan. Dalam aksi hari ini, massa buruh yang tergabung dalam Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) akan menyampaikan aspirasinya terkait RUU Perlindungan Ketenagakerjaan.

Ketua Kongres Aliansi Serikat Pekerja Indonesia Sunarno mengatakan, aksi tersebut digelar untuk memastikan aturan tersebut bisa mengakomodasi kepentingan buruh.

Tentu saja besok kami juga akan melakukan aksi pengawalan. Agenda aksi unjuk rasa yang digelar di Gedung DPR ini tentu saja bagaimana memastikan undang-undang ketenagakerjaan berpihak pada buruh, kata Sunarno dalam konferensi pers di Jakarta Selatan, Senin (28/9/2026).

Selain mengawal pembahasan RUU tersebut, para buruh berharap bisa melakukan audiensi dengan perwakilan parlemen untuk mengetahui perkembangan pembahasannya. Ketua Umum Gerakan Buruh Seluruh Indonesia (GSBI) Rudi HB Daman mengatakan pihaknya mendapat informasi massa buruh akan disambut baik oleh pimpinan DPR.

Informasinya besok kami sudah diterima oleh pimpinan DPR. Siapa yang menerimanya, kami belum tahu, kata Rudi kepada wartawan, Senin.

Buruh mengajukan 11 tuntutan dalam aksi tersebut, yaitu:

  1. Menerapkan UU Perlindungan Ketenagakerjaan yang berpihak pada buruh.

  2. Menjamin keamanan kerja, menghentikan eksploitasi sistem outsourcing dan karyawan kontrak, serta mencegah penyalahgunaan masa magang.

  3. Menjamin hak pekerja atas upah yang layak dan bermartabat serta menghilangkan sistem koefisien nilai tertentu yang dianggap tidak jelas.

  4. Menjamin dan melindungi pekerja platform, termasuk pekerja media, pekerja ojek online, serta pekerja yang terkena dampak transisi iklim.

  5. Menjamin hak pesangon pekerja dan mencegah PHK sepihak.

  6. Memperkuat serikat pekerja.

  7. Menjadikan keselamatan dan kesehatan kerja serta kesejahteraan pekerja sebagai tujuan utama pembangunan.

  8. Memberikan sanksi dan penegakan hukum bagi perusahaan yang melanggar hak pekerja.

  9. Menjamin dan melindungi pekerja perempuan, termasuk mengenai hak cuti haid.

  10. Memberikan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas dan pekerja rentan lainnya.

  11. Melaksanakan program upskilling dan reskilling bagi pekerja Indonesia untuk menghadapi perubahan dari pekerjaan konvensional menuju teknologi dan otomatisasi.

Bagikan artikel ini

Bagikan dengan teman atau simpan tautannya.

Tautan disalin!


Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Dukung Swasembada Pangan Presiden Prabowo, Nelayan Fakfak Untung Tiga Kali Lipat dari Olahan Ikan
Microsoft Rilis DirectX 12 Agility SDK Terbaru, Ray Tracing Diklaim 66 Kali Lebih Cepat
Anies Dikabarkan Ditawari Jadi Menteri Dalam Negeri, Geisz Chalifa: Kenapa ikut, nongkrong bareng Bahlil?
Basarnas Ambon dan Pemkab MBD Bersinergi, Satuan Siaga SAR Ditarget Hadir pada 2027
TIM SAR GABUNGAN HR 3602 HELI MENDAPATKAN PENGHARGAAN BASARNAS
Ikut Demo Mahasiswa, Wakil Dekan FIB Unej Bacakan Puisi, Dosen FISIP Serukan Revolusi
Teh Kemasan Berbusa Viral di Demonstrasi Bundaran HI, BPOM Lakukan Pencarian: Okezone News
Mahasiswa Jember Demo DPRD di Tengah Hujan, Bawa 18 Poin
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 02:20 WIB

Dukung Swasembada Pangan Presiden Prabowo, Nelayan Fakfak Untung Tiga Kali Lipat dari Olahan Ikan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 02:00 WIB

Microsoft Rilis DirectX 12 Agility SDK Terbaru, Ray Tracing Diklaim 66 Kali Lebih Cepat

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 01:40 WIB

Anies Dikabarkan Ditawari Jadi Menteri Dalam Negeri, Geisz Chalifa: Kenapa ikut, nongkrong bareng Bahlil?

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 01:20 WIB

Basarnas Ambon dan Pemkab MBD Bersinergi, Satuan Siaga SAR Ditarget Hadir pada 2027

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 01:00 WIB

TIM SAR GABUNGAN HR 3602 HELI MENDAPATKAN PENGHARGAAN BASARNAS

Berita Terbaru