CHICAGO (Lentera) – Sebuah pesawat Learjet 60 yang membawa sembilan orang jatuh di kawasan pemukiman dekat Cresthaven, Florida pada Minggu (11/1/2026). Seluruh penumpang dan awak pesawat tewas saat pesawat tersebut jatuh sekitar pukul 12.50 siang waktu setempat (17.50 GMT).
Administrasi Penerbangan Federal Amerika Serikat (FAA) mengatakan pesawat tersebut lepas landas dari Bandara Internasional Austin-Bergstrom di Texas dan sedang dalam perjalanan menuju Bandara North Eleuthera di Bahamas, kata FAA dalam pernyataannya, dilansir Reuters. FAA menambahkan bahwa Dewan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) sedang menyelidiki insiden tersebut.
Hal tersebut berdasarkan postingan media sosial dari Menteri Transportasi Sean Duffy, yang menyebut insiden tersebut sebagai “tragedi yang mengerikan”. Sean Duffy membenarkan seluruh penumpang dan awak pesawat tewas dalam kejadian tersebut. “Kecelakaan pesawat hari ini di Palm Beach County, Florida, merupakan tragedi yang mengerikan,” kata Duffy.
Lokasi kecelakaan berjarak beberapa kilometer dari kediaman Presiden AS Donald Trump di Mar-a-Lago. Melalui akun media sosial X, Palm Beach County Fire Rescue menyebut kejadian tersebut sebagai kecelakaan pesawat dan meminta masyarakat menjauh dari lokasi kejadian.
“Ini akan menjadi penanganan atas suatu kejadian yang akan berlangsung cukup lama,” demikian pernyataan agensi tersebut, dilansir metrotvnews.
Kantor Sheriff Palm Beach menutup semua jalur utara dan selatan di sepanjang Jalur Militer, dari Cresthaven Boulevard hingga 10th Avenue North. Penutupan dilakukan untuk mengamankan lokasi dan memberikan ruang bagi personel darurat untuk bekerja.
Dewan Keselamatan Transportasi Nasional AS (NTSB), yang merupakan badan federal independen yang bertugas menyelidiki kecelakaan dan insiden kritis di sektor transportasi sipil di seluruh AS, akan memimpin penyelidikan kecelakaan bersama FAA. Hingga saat ini, pihak berwenang belum memastikan penyebab jatuhnya pesawat tersebut.
Redaktur: Lutfiyu Handi
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency














