Persaingan AI Makin Seru, Alibaba Kenalkan Qwen 2.5-Max sebagai Penantang DeepSeek

- Redaksi

Rabu, 5 Februari 2025 - 18:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alibaba baru saja meluncurkan model kecerdasan buatan (AI) terbaru mereka yang diberi nama Qwen 2.5-Max. Model AI ini diproyeksikan untuk menjadi pesaing kuat GPT-4o dari OpenAI dan DeepSeek-V3. Dengan kemampuan canggih dan harga yang lebih terjangkau, Qwen 2.5-Max hadir untuk memberikan pilihan baru di pasar yang semakin ketat ini.

Keunggulan Qwen 2.5-Max

Model AI buatan Alibaba Qwen 2.5-Max dibangun dengan teknologi yang sangat canggih, salah satunya adalah arsitektur mixture-of-experts (MoE), yang memungkinkan model ini memproses data dalam jumlah besar secara efisien.

Alibaba juga menggunakan teknik pembelajaran lanjutan seperti supervised fine-tuning dan reinforcement learning from human feedback untuk melatih model ini, membuatnya semakin pintar dalam memecahkan masalah.

Hasil uji coba menunjukkan bahwa model ini dapat menyelesaikan tugas-tugas yang cukup rumit, seperti pemrograman secara langsung dan analisis data multimodal—artinya Qwen 2.5-Max bisa memproses teks, gambar, dan video sekaligus.

Keunggulan ini membuat Qwen 2.5-Max sangat menarik, karena tidak hanya bisa melakukan tugas dasar seperti percakapan, tetapi juga mampu menganalisis data yang lebih kompleks dan melakukan tugas-tugas yang lebih teknis.

Qwen 2.5 Max Siap Hadapi DeepSeek

DeepSeek adalah sebuah startup AI asal China yang belakangan ini viral karena kemunculannya berhasil menguncang pasar crypto dan saham pada 27 Januari lalu. Keberhasilan DeepSeek, yang mampu mengembangkan teknologi dengan biaya rendah, membuat perusahaan-perusahaan besar seperti Alibaba harus berpikir keras untuk tetap kompetitif.

Salah satu responsnya adalah dengan meluncurkan Qwen 2.5-Max yang tidak hanya efisien tetapi juga lebih terjangkau, memberikan alternatif bagi banyak bisnis yang ingin memanfaatkan teknologi AI tanpa menguras anggaran.

Selain itu, kehadiran versi Qwen 2.5-VL yang lebih canggih juga mampu mengerjakan lebih dari sekadar teks. Qwen 2.5-VL dapat memahami video, menganalisis gambar, mengenali objek dalam film atau acara TV, bahkan mengontrol perangkat lunak seperti aplikasi di PC atau ponsel.

Fitur-fitur canggih ini membuatnya sangat serbaguna, dan Alibaba semakin memperkuat posisinya sebagai pemain besar di dunia AI.

Tantangan yang Dihadapi Qwen 2.5-Max

Meski memiliki banyak keunggulan, Qwen 2.5-Max tidak lepas dari tantangan. Salah satunya adalah regulasi ketat di China.

Pemerintah China mengharuskan setiap model AI yang dikembangkan untuk mengikuti pedoman yang terkait dengan nilai-nilai sosial dan politik, yang tentu saja membatasi kebebasan pengembangan. Ini menjadi kendala, karena model-model AI dari China, termasuk Qwen, harus mematuhi batasan ini, sementara model dari Barat tidak terikat dengan aturan serupa.

Selain itu, meski Qwen 2.5-VL menawarkan banyak fitur menarik, model ini masih menghadapi beberapa masalah teknis. Sebagai contoh, meskipun dapat mengontrol perangkat lunak dengan baik, uji coba menunjukkan bahwa Qwen 2.5-VL belum sepenuhnya sempurna dalam beberapa aplikasi dunia nyata, seperti pengendalian desktop yang lebih kompleks.

Masa Depan Persaingan AI di China

Dengan semakin banyaknya perusahaan teknologi besar seperti ByteDance dan Tencent yang juga mengembangkan model-model AI mereka sendiri, persaingan di pasar AI China semakin memanas. Ini menunjukkan betapa pentingnya pengembangan teknologi AI bagi perusahaan-perusahaan di China.

Bahkan beberapa pengamat, termasuk Presiden AS terpilih Donald Trump, menyebut kemajuan China dalam AI sebagai sebuah “peringatan” bagi perusahaan-perusahaan teknologi di Silicon Valley untuk meningkatkan efisiensi dan menurunkan biaya.

Kesimpulan

Peluncuran Qwen 2.5-Max oleh Alibaba menjadi langkah besar dalam dunia kecerdasan buatan, menandai semakin sengitnya persaingan di industri AI global.

Dengan kemampuan canggihnya dan harga yang lebih terjangkau, Qwen 2.5-Max berpotensi mengubah cara kita melihat dan menggunakan AI di berbagai sektor.

Meskipun ada tantangan terkait regulasi dan masalah teknis, keberadaan model ini memberi harapan baru bagi perkembangan teknologi AI di masa depan.

Di sisi lain, seiringan dengan terus berkembangnya pasar cryptocurrency dan teknologi blockchain, Bittime tidak hanya menjadi aplikasi jual beli kripto, tetapi juga memberi edukasi bagi penggunanya untuk lebih memahami dunia crypto dan trading.

Bagi kamu yang ingin mulai terjun ke dalam dunia crypto, Bittime adalah pilihan yang tepat untuk memulai perjalanan trading yang aman dan menyenangkan.

Disclaimer

Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Bittime adalah platform perdagangan aset kripto terdaftar di Bappebti yang menyediakan informasi berdasarkan riset internal, bersifat umum dan edukatif. Informasi ini bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, hukum, atau perpajakan. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa depan. Pengguna wajib melakukan analisis mandiri dan memastikan kepatuhan terhadap seluruh peraturan yang berlaku.

Tentang Palapa

Palapa melalui PT Global Karya Wisesa adalah perusahaan berbasis teknologi di garis depan inovasi blockchain dan aset kripto. Palapa memiliki visi mendorong adopsi dan pemanfaatan teknologi blockchain secara luas dengan menciptakan ekosistem yang mudah dan berfokus pada pengguna.
Token Palapa (PLPA) sudah resmi terdaftar oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). Dimana token Palapa telah masuk ke dalam daftar 545 aset kripto yang dapat diperdagangkan saat ini.
PLPA dibangun menggunakan blockchain Ethereum dengan standar ERC-20. Seperti diketahui, Ethereum menyediakan platform yang kuat dan aman untuk perilisan dan pengelolaan token dengan memastikan transparansi dan interoperabilitas dalam ekosistem blockchain yang lebih luas.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Tetap Buka Di Akhir Pekan, Perpustakaan Payakumbuh Perluas Akses Literasi dan Ruang Publik Edukatif
Refleksi 55 Tahun Payakumbuh, DPRD Titip Harapan pada Kepemimpinan Baru
Disnakerperin Payakumbuh Dorong Penguatan Industri Daerah lewat Pelatihan, Sertifikasi, dan Klaster IKM Sepanjang 2025
LRT Jabodebek Hadir Dekat dengan Aktivitas Masyarakat, Terhubung dengan Pusat Perbelanjaan dan Fasilitas Publik
Mau Coba Konsisten Investasi? Coba Lakukan Ini
Rayakan Hari Batik Nasional, BRI-MI Wujudkan Harmoni Budaya dan Investasi Bersama Amanda Hartanto
MIND ID Dorong 10.000 UMK Naik Kelas, Wujudkan Ekonomi Kerakyatan di Daerah
Ratusan Peserta Ramaikan Zumba Party di Marianna Resort dan Convention Tuktuk Samosir

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:02 WIB

Wawako Elzadaswarman Perkuat Sinergi Pusat-Daerah Lewat Bimtek ASWAKADA

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:00 WIB

Payakumbuh Tanam 3.000 Bibit Pisang, Perkuat Sentra Hortikultura dan Ekonomi Petani

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:39 WIB

Pemko Payakumbuh Pastikan Penegakan Perda Sesuai Koridor Hukum dan Kewenangan

Selasa, 21 Juli 2026 - 08:48 WIB

Pemko Payakumbuh Pastikan Seluruh Laporan Diproses Sesuai Aturan, Penegakan Perda Berjalan Sesuai Ketentuan

Senin, 20 Juli 2026 - 10:38 WIB

Akbarul Fahmi: Pelayanan Masyarakat Harus Tetap Jadi Prioritas

Senin, 13 Juli 2026 - 09:32 WIB

KUA Payakumbuh Selatan ajak ASN dukung gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:05 WIB

Menyulap Lahan Tidur Hingga Digitalisasi Layanan, Strategi Sapaku Bidik Kelurahan Terbaik Nasional

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:12 WIB

FORKI Kota Payakumbuh Raih Peringkat 5 pada Kejurprov FORKI Sumbar di Pasaman

Berita Terbaru

One moment, please...
Loader
Please wait while your request is being verified...