Perkuat Digitalisasi PKK, TP-PKK Payakumbuh Kunjungi Surabaya Pelajari Aplikasi SiCantik

- Redaksi

Rabu, 7 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Payakumbuh, Ny. Eni Muis Zulmaeta, melakukan kunjungan kerja ke TP-PKK Kota Surabaya, Rabu (7/5/2025).

Kunjungan ini bertujuan memperkuat tata kelola organisasi sekaligus mempelajari inovasi digital dalam pemberdayaan masyarakat yang telah diterapkan di Surabaya.

Kegiatan tersebut berlangsung di sela-sela pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) ke-VII yang digelar di Kota Surabaya, Jawa Timur.

Ketua TP-PKK Kota Surabaya, Ny. Rini Indriyani Eri Cahyadi, menerima langsung kedatangan rombongan dari Payakumbuh di Kantor TP-PKK Kota Surabaya. Dalam sambutannya, Rini menyambut baik kunjungan tersebut dan menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang kolaborasi antar daerah.

“Kami sangat terbuka menerima kunjungan dari TP-PKK daerah lain. Semoga kunjungan ini menjadi awal kerja sama yang lebih erat. PKK bukan sekadar organisasi, tetapi gerakan bersama untuk memberdayakan keluarga dan masyarakat,” kata Rini.

Salah satu fokus utama dalam kunjungan ini adalah mempelajari aplikasi SiCantik (Sistem Informasi Capaian Kegiatan PKK), sebuah platform digital hasil kolaborasi TP-PKK Surabaya dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Surabaya. Aplikasi ini telah digunakan sebagai alat pelaporan dan monitoring kegiatan PKK secara digital hingga ke tingkat kelurahan.

Ketua TP-PKK Kota Payakumbuh, Ny. Eni Muis Zulmaeta, mengapresiasi sambutan hangat dari tuan rumah serta menyatakan ketertarikannya terhadap sistem digital yang diterapkan Surabaya.

“Kami sangat terinspirasi dengan inovasi yang dilakukan TP-PKK Kota Surabaya. Aplikasi SiCantik menjadi bukti bahwa PKK dapat bertransformasi secara digital tanpa meninggalkan nilai-nilai sosial dan budaya. Kami berharap dapat mengadopsi hal serupa di Payakumbuh,” ujar Eni.

Ia menyampaikan bahwa Kota Payakumbuh sebelumnya telah mengembangkan aplikasi SiPedati (Sistem Informasi PKK dan Dasawisma Terintegrasi). Namun, implementasinya sempat terhenti akibat dinamika pergantian kepala daerah serta proses Pemilu.

“Melalui kunjungan ini, kami ingin melihat secara langsung fitur-fitur unggulan yang bisa kami kembangkan dan adopsi agar SiPedati bisa kembali aktif dengan pembaruan yang relevan,” kata dia.

Kegiatan kunjungan ditutup dengan sesi diskusi interaktif dan peninjauan langsung operasional aplikasi SiCantik. Kedua pihak juga saling berbagi praktik baik dalam pengelolaan kegiatan PKK berbasis data dan teknologi informasi. (red)

Editor : Rachmail Gucci

Sumber Berita: TP-PKK Payakumbuh

Berita Terkait

Basarnas Palu Gandeng RRI dan Politeknik Cendrawasih Perkuat Informasi Darurat
Demonstrasi mahasiswa di Bogor, Jakarta dan Bandung, menuntut evaluasi MBG dan penanganan karhutla
Update Kasus Mutilasi Madiun, Polda Jatim Periksa 16 Saksi
Pengadilan Negeri Surakarta Tolak Gugatan Srigit Pratomo Terkait Ijazah Jokowi
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Pendemo pada 28 Oktober
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Rp 158,3 Miliar kepada Atlet Peraih Medali AG & APG Aichi-Nagoya 2026
Prabowo menemui tim penyusun Undang-Undang Satu Data Indonesia di Istana
Hasil Timnas U15 vs Prancis & Update Klasemen Tier C Piala Dunia

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Let us know you are human:


Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:02 WIB

Basarnas Palu Gandeng RRI dan Politeknik Cendrawasih Perkuat Informasi Darurat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Demonstrasi mahasiswa di Bogor, Jakarta dan Bandung, menuntut evaluasi MBG dan penanganan karhutla

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:20 WIB

Update Kasus Mutilasi Madiun, Polda Jatim Periksa 16 Saksi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Pengadilan Negeri Surakarta Tolak Gugatan Srigit Pratomo Terkait Ijazah Jokowi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:41 WIB

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Pendemo pada 28 Oktober

Berita Terbaru

Headline

Update Kasus Mutilasi Madiun, Polda Jatim Periksa 16 Saksi

Kamis, 29 Okt 2026 - 22:20 WIB