Penyuluh KUA Payakumbuh Selatan Dorong Percepatan Pembentukan BPW Arroyan

- Redaksi

Jumat, 27 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh — Peran penyuluh agama Islam kembali mengemuka dalam penguatan kelembagaan umat, seiring dorongan percepatan pembentukan Badan Pengelola Wakaf (BPW) Arroyan di Kota Payakumbuh yang digerakkan langsung oleh penyuluh KUA Payakumbuh Selatan, Firdaus.

 

“Penyuluh tidak hanya menyampaikan dakwah, tetapi juga menjadi agen perubahan sosial. Kita mendorong kesadaran umat agar wakaf dikelola secara produktif dan profesional,” kata Firdaus di Payakumbuh, Jumat (27/03/2026).

 

Ia menjelaskan, inisiatif pembentukan BPW Arroyan lahir melalui proses panjang yang melibatkan konsolidasi lintas tokoh, diskusi keumatan, serta pemetaan potensi wakaf di tengah masyarakat.

 

Dalam proses tersebut, Firdaus aktif menjembatani gagasan dengan langkah implementasi di lapangan.

 

Menurut dia, penyuluh memiliki posisi strategis karena berinteraksi langsung dengan masyarakat, sehingga mampu menggerakkan kesadaran kolektif terkait pentingnya pengelolaan wakaf secara modern dan berkelanjutan.

 

BPW Arroyan dirancang menjadi wadah pengelolaan wakaf yang profesional, transparan, dan berorientasi pada pemberdayaan umat.

 

Lembaga ini nantinya akan mengoptimalkan potensi wakaf, baik dalam bentuk aset tetap maupun wakaf produktif yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

 

Firdaus menegaskan, gerakan ini tidak hanya sebatas pembentukan lembaga formal, tetapi juga bagian dari upaya membangun ekosistem wakaf yang hidup di tengah masyarakat.

 

“Ini adalah ikhtiar bersama. Kita ingin wakaf benar-benar dikelola dengan baik dan manfaatnya dirasakan luas oleh umat,” ujarnya.

 

Sementara itu, Sekretaris Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kota Payakumbuh, Fajrinur, menyampaikan apresiasi terhadap peran aktif penyuluh agama dalam mendorong kesadaran umat.

 

Ia menilai, langkah yang dilakukan penyuluh KUA Payakumbuh Selatan menjadi contoh konkret bagaimana penyuluh mampu berkontribusi dalam penguatan ekonomi umat berbasis filantropi Islam.

 

“Kami memberikan apresiasi penuh kepada penyuluh, khususnya saudara Firdaus, yang telah menunjukkan dedikasi luar biasa. Peran aktif penyuluh menjadi kunci dalam membangun kesadaran umat terhadap pentingnya wakaf produktif. Ini adalah langkah besar yang patut didukung bersama,” pungkasnya.

 

Saat ini, tim tengah mematangkan struktur organisasi dan proses legalitas BPW Arroyan. Dukungan dari berbagai elemen masyarakat terus mengalir, menandakan tingginya harapan terhadap kehadiran lembaga tersebut. (F)

Penulis : Firdaus Katik Batuah

Editor : Rachmail Gucci

Sumber Berita: KUA Payakumbuh Selatan

Berita Terkait

Ketua DPRD Payakumbuh Tekankan Dukungan Pendidikan untuk Cetak SDM Unggul
Pernah Raih Juara Umum, 71 Siswa IPHI Payakumbuh Kembali Bidik Prestasi di Piala Raja
DLH Way Kanan Minta MBG Kitchen Manfaatkan Sampah untuk Membuat Belatung
BPOM-Polri Perketat Pengawasan MBG dan Koperasi Desa Merah Putih
Tanggapan KPU atas keputusan MA yang membatalkan Suket Gibran
Polri Pastikan Tidak Ada Impunitas dalam Penyidikan AKBP Ady Herwiyanto
MBG Dibiayai Pajak, 6.097 Dapur Ditangguhkan Karena Pelaporan Tidak Terorganisir
Guru PPPK Riau Demo ke DPRD, Tuntut Kenaikan TPP untuk Perjelas Status

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 21:53 WIB

Ketua DPRD Payakumbuh Tekankan Dukungan Pendidikan untuk Cetak SDM Unggul

Senin, 2 November 2026 - 21:31 WIB

Pernah Raih Juara Umum, 71 Siswa IPHI Payakumbuh Kembali Bidik Prestasi di Piala Raja

Senin, 2 November 2026 - 15:00 WIB

DLH Way Kanan Minta MBG Kitchen Manfaatkan Sampah untuk Membuat Belatung

Senin, 2 November 2026 - 14:40 WIB

BPOM-Polri Perketat Pengawasan MBG dan Koperasi Desa Merah Putih

Senin, 2 November 2026 - 14:20 WIB

Tanggapan KPU atas keputusan MA yang membatalkan Suket Gibran

Berita Terbaru