Pemko Payakumbuh dan BPS canangkan Desa Cantik 2026 di tiga kelurahan

- Redaksi

Kamis, 16 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh – Pemko Payakumbuh bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Payakumbuh mencanangkan program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) 2026 di tiga kelurahan, yakni Padang Data Tanah Mati, Koto Tangah, dan Bulakan Balai Kandi, di Aula Kantor BPS setempat, Kamis (16/04/2026).

“Kita di jajaran Pemko Payakumbuh mendukung pencanangan Desa Cinta Statistik 2026 bukan hanya dalam bentuk slogan, tetapi bagaimana kita bersama melaksanakannya dan menyukseskannya di lapangan,” kata Kepala Dinas Kominfo Payakumbuh, Kurniawan Saputra.

Ia menegaskan, keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada keterbukaan masyarakat dalam memberikan data yang benar dan akurat.

Menurutnya, data yang valid akan menjadi fondasi penting dalam penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan daerah.

“Bagaimana data yang diberikan masyarakat benar, dan masyarakat tidak takut memberikan data yang sebenarnya, sehingga data dalam Payakumbuh dalam angka benar-benar riil,” ujarnya.

Kurniawan berharap seluruh pihak dapat berperan aktif agar program Desa Cantik berjalan optimal. Dengan demikian, data yang dihasilkan benar-benar berkualitas dan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh pemerintah.

Kegiatan pencanangan itu juga dirangkaikan dengan penandatanganan komitmen bersama serta pengukuhan agen statistik Desa Cantik sebagai penggerak utama pengelolaan data di tingkat kelurahan.

Sementara itu, Kepala BPS Kota Payakumbuh, Chardiman, mengatakan pihaknya mendorong penyelenggaraan statistik di kelurahan berjalan sesuai ketentuan melalui pembinaan berkelanjutan.

“Kita berharap penyelenggaraan statistik di kelurahan berjalan sesuai ketentuan. Makanya kita perlu agen-agen statistik di kelurahan Desa Cantik sehingga output yang dihasilkan lebih berkualitas,” katanya.

Ia menjelaskan, pada 2026 terdapat tiga kelurahan yang menjadi lokasi pembinaan. Setiap kelurahan akan memiliki tiga agen statistik yang berperan sebagai motor penggerak kegiatan statistik di wilayah masing-masing.

“Kita harapkan dari ketiga kelurahan ini pembinaan statistik berjalan maksimal,” ujarnya.

Chardiman menambahkan, melalui program Desa Cantik, kelurahan diharapkan semakin matang dalam menyusun perencanaan pembangunan berbasis data.

Dalam jangka panjang, masyarakat juga diharapkan semakin sadar pentingnya statistik dan mampu memberikan data yang akurat, terutama saat pelaksanaan sensus.

Program Desa Cantik merupakan inisiatif BPS untuk meningkatkan literasi, pengelolaan, dan pemanfaatan data di tingkat desa atau kelurahan.

Program ini mendorong aparatur menghasilkan data yang akurat, terpercaya, dan berkelanjutan guna mendukung kebijakan berbasis data.

Melalui pendampingan intensif, BPS membantu kelurahan memetakan potensi wilayah, mengelola data sektoral, hingga menyajikan publikasi data yang mudah diakses.

Selain itu, agen statistik yang ditunjuk juga berperan dalam mengoptimalkan pendataan mikro sebagai dasar perencanaan pembangunan yang tepat sasaran.

“Melalui kolaborasi antara Pemko Payakumbuh dan BPS, kami optimistis Desa Cantik dapat menjadi fondasi kuat dalam membangun budaya data di tengah masyarakat, sehingga setiap kebijakan yang diambil benar-benar tepat sasaran dan berdampak nyata bagi kesejahteraan warga,” pungkasnya. (red)

Editor : Rachmail Gucci

Sumber Berita: Pemko Payakumbuh

Berita Terkait

Ketua DPRD Payakumbuh Tekankan Dukungan Pendidikan untuk Cetak SDM Unggul
Pernah Raih Juara Umum, 71 Siswa IPHI Payakumbuh Kembali Bidik Prestasi di Piala Raja
DLH Way Kanan Minta MBG Kitchen Manfaatkan Sampah untuk Membuat Belatung
BPOM-Polri Perketat Pengawasan MBG dan Koperasi Desa Merah Putih
Tanggapan KPU atas keputusan MA yang membatalkan Suket Gibran
Polri Pastikan Tidak Ada Impunitas dalam Penyidikan AKBP Ady Herwiyanto
MBG Dibiayai Pajak, 6.097 Dapur Ditangguhkan Karena Pelaporan Tidak Terorganisir
Guru PPPK Riau Demo ke DPRD, Tuntut Kenaikan TPP untuk Perjelas Status

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 21:53 WIB

Ketua DPRD Payakumbuh Tekankan Dukungan Pendidikan untuk Cetak SDM Unggul

Senin, 2 November 2026 - 21:31 WIB

Pernah Raih Juara Umum, 71 Siswa IPHI Payakumbuh Kembali Bidik Prestasi di Piala Raja

Senin, 2 November 2026 - 15:00 WIB

DLH Way Kanan Minta MBG Kitchen Manfaatkan Sampah untuk Membuat Belatung

Senin, 2 November 2026 - 14:40 WIB

BPOM-Polri Perketat Pengawasan MBG dan Koperasi Desa Merah Putih

Senin, 2 November 2026 - 14:20 WIB

Tanggapan KPU atas keputusan MA yang membatalkan Suket Gibran

Berita Terbaru