Payakumbuh Perkuat Komitmen Lingkungan, Rida Ananda Hadirkan Inovasi di Forum Nasional

- Redaksi

Selasa, 1 Oktober 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy


Jakarta – Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh, Rida Ananda, mewakili Walikota Payakumbuh menjadi narasumber dalam talkshow bertema “Peran Kepala Daerah dalam Mendukung Gerakan Peduli dan Budaya Lingkungan di Sekolah” di Gedung Manggala Wanabakti, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Selasa (01/10/2024).

Acara ini merupakan rangkaian penghargaan Adiwiyata Nasional tahun 2024 yang diselenggarakan untuk memperkuat komitmen daerah dalam pengelolaan lingkungan hidup berbasis sekolah.

Rida Ananda bersama Gubernur Jawa Tengah dan Bupati Bulukumba menjadi narasumber perwakilan 14 kepala daerah penerima penghargaan Kepala Daerah Atas Dukungan Gerakan Peduli dan Budaya Lingkungan di Sekolah.

Penghargaan ini diberikan pada 10 September 2024 sebagai apresiasi atas peran aktif pemerintah daerah dalam mendukung program lingkungan hidup di sekolah.

Dalam diskusi tersebut, Rida Ananda menjelaskan berbagai upaya yang dilakukan Pemerintah Kota Payakumbuh melalui pendekatan pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, pengusaha, masyarakat dan media untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas sekolah Adiwiyata di Payakumbuh.

“Kami menyadari betul bahwa peran serta semua pihak mulai dari pemerintah hingga masyarakat sangat penting untuk mewujudkan lingkungan sekolah yang berbudaya ramah lingkungan. Kolaborasi ini menjadi kunci suksesnya program Adiwiyata di Payakumbuh,” kata Sekda Rida.

Salah satu inovasi yang disorot dalam talkshow tersebut adalah dilaksanakannya kompetisi futsal antar sekolah di Kota Payakumbuh yang melibatkan penyisipan sampah anorganik yang berharga sebagai bagian dari mekanisme penilaian.

Rida menjelaskan, “Kegiatan ini merupakan salah satu cara yang efektif untuk mengajak anak-anak agar lebih sadar akan pentingnya memilah sampah sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi terhadap sampah anorganik,” ujarnya.

Selain talkshow, rangkaian acara Adiwiyata Nasional akan dilanjutkan pada (02/10/2024) dengan penyerahan penghargaan Adiwiyata kepada tiga sekolah asal Payakumbuh yang berhasil meraih prestasi tingkat nasional yaitu SMP Negeri 1, SD Negeri 03, dan SD Negeri 58.

“Kami berharap penghargaan ini dapat memotivasi sekolah lain untuk terus meningkatkan partisipasinya dalam gerakan lingkungan hidup,” ujarnya.

Pemkot Payakumbuh telah menetapkan sejumlah kebijakan untuk mendukung GPBLHS, diantaranya melalui Peraturan Daerah (Perda) no. 4 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Sampah yang kemudian diperbarui melalui Peraturan Daerah No. 4 tahun 2019.

“Kebijakan ini menekankan pentingnya pemilahan sampah dan pengurangan sampah pada sumbernya, termasuk di lingkungan sekolah,” ujarnya.

Selain itu, Rida Ananda menegaskan komitmennya melalui berbagai instruksi Wali Kota, antara lain Instruksi Wali Kota Nomor 660/101/DLH/2024 yang menginstruksikan sekolah-sekolah di Payakumbuh untuk mengikuti program “Nabuang Sarok” yang memisahkan plastik, kertas, tekstil, dan barang bekas. limbah minyak goreng dikumpulkan setiap hari Jumat untuk didaur ulang.

“Melalui kebijakan ini, kami ingin memastikan seluruh sekolah di Payakumbuh berperan aktif dalam menjaga lingkungan. Setiap pihak harus berkontribusi, mulai dari sekolah hingga masyarakat luas, agar gerakan ini dapat berjalan secara berkelanjutan,” tegasnya.

Selain regulasi, Kota Payakumbuh juga melakukan sejumlah kegiatan inovatif untuk mendukung GPBLHS, seperti pembentukan Duta Zero Waste, pembangunan Tempat Edukasi Pengolahan Sampah 3R (TPS3R) di SMKN 2 Payakumbuh, serta memperingati Hari Peduli Sampah Nasional dengan pertandingan futsal antar sekolah yang melibatkan sampah anorganik.

“Kami berharap dengan bertambahnya sekolah Adiwiyata di Payakumbuh, kesadaran lingkungan siswa dan masyarakat juga semakin meningkat. Pada akhirnya, gerakan ini akan menciptakan kota yang lebih bersih dan hijau, memberikan manfaat jangka panjang bagi generasi mendatang,” tutupnya. (ed)

Penulis: M Irsyad

Penyunting : Rachmail Gucci

Sumber Berita: Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh



RubrikPos.com Network

Berita Terkait

Mimika Diskominfo Luncurkan Aplikasi MAITUA, Perkuat Integrasi Satu Data
KKLR Prihatin Kisruh Demonstrasi PAM-TM, Mengingatkan Nilai Sipakatau dan Sipakalebbi – Mediasulsel.com
Ketan Mangga MBG di Ngancar Ngawi Mengeluh, Banyak Siswa Enggan Makan
Pencarian Dua Korban Longsor di Pelaga Eco Park Diperluas Hingga 3,5 Kilometer
Apakah Prabowo lolos dari bayang-bayang Jokowi?
BMKG Identifikasi Wilayah dengan Potensi Pertumbuhan Awan Cumulonimbus Tinggi
Cuaca Besok Rabu 4 November 2026, BMKG Waspada Hujan Lebat di 11 Provinsi
Pastikan MBG Penuhi Standar, Pemkab Deli Serdang Akan Sidak SPPG

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Let us know you are human:


Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 01:25 WIB

Mimika Diskominfo Luncurkan Aplikasi MAITUA, Perkuat Integrasi Satu Data

Rabu, 4 November 2026 - 01:07 WIB

KKLR Prihatin Kisruh Demonstrasi PAM-TM, Mengingatkan Nilai Sipakatau dan Sipakalebbi – Mediasulsel.com

Rabu, 4 November 2026 - 00:45 WIB

Ketan Mangga MBG di Ngancar Ngawi Mengeluh, Banyak Siswa Enggan Makan

Rabu, 4 November 2026 - 00:25 WIB

Pencarian Dua Korban Longsor di Pelaga Eco Park Diperluas Hingga 3,5 Kilometer

Rabu, 4 November 2026 - 00:05 WIB

Apakah Prabowo lolos dari bayang-bayang Jokowi?

Berita Terbaru

Headline

Apakah Prabowo lolos dari bayang-bayang Jokowi?

Rabu, 4 Nov 2026 - 00:05 WIB