Pakar HTN di Sidang Gibran: Diskualifikasi Masih Relevan

- Redaksi

Kamis, 1 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KedaiPena.Com-Pakar Hukum Tata Negara Yance Arizona berpendapat bahwa mengangkat seseorang sebagai pejabat tidak serta merta menghilangkan relevansi persoalan hukum terkait dugaan pelanggaran dalam proses pencalonan. Hal itu disampaikan Yance saat memberikan keterangan sebagai ahli dalam sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (PHPU) 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK), Rabu, 30 September 2026.

Perkara Nomor 01/PHPU.PRES-XXIV/2026 mempermasalahkan syarat pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Dalam perkara ini, para pemohon mempertanyakan keabsahan persyaratan pendidikan Gibran saat dilantik menjadi calon wakil presiden. Mereka pun meminta Mahkamah Konstitusi menyatakan Gibran tidak memenuhi syarat, mendiskualifikasinya, dan membatalkan pelantikan sebagai Wakil Presiden. (Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia)

Dalam persidangan, Yance menjawab pertanyaan hakim terkait batas waktu gugatan dugaan pelanggaran pencalonan. Salah satu persoalan yang dibahas adalah apakah isu tersebut berhenti setelah calon dilantik atau masih bisa dipertanyakan setelahnya.

Yance mengatakan, merujuk pada kasus di Pakistan yang melibatkan Nawaz Sharif, menurutnya, diskualifikasi masih relevan selama yang diuntungkan dari dugaan pelanggaran tersebut masih menikmati manfaatnya.

“Sebenarnya diskualifikasi tetap relevan selama masih ada pihak yang diuntungkan dari dugaan pelanggaran tersebut,” kata Yance dalam persidangan.

Pakar Hukum Tata Negara Yance Arizona | Foto: Istimewa

Menurut dia, ukuran relevansinya bukan hanya sekedar diangkat atau tidaknya seseorang, namun masih ada manfaat yang didapat dari proses pencalonan yang bersangkutan.

“Kalau dia sudah tidak dalam posisi yang persyaratannya dianggap bermasalah, tidak lagi mendapat tunjangan, tidak relevan lagi membicarakan diskualifikasi,” ujarnya.

Di sisi lain, Yance menyatakan, selama tunjangan tersebut masih diterima, maka persoalan pencalonan masih relevan dipertanyakan apakah ada dugaan ketidakpatuhan terhadap ketentuan.

Tapi selama dia masih mendapat manfaat, saya kira dia masih relevan untuk dipertanyakan, mempertanyakan apakah ada hal-hal terkait pencalonan yang tidak tepat, kata Yance.

Pernyataan Yance menjadi bagian dari perdebatan hukum kasus Gibran di Mahkamah Konstitusi, terutama mengenai akibat hukum jika persoalan syarat pencalonan baru diangkat setelah pasangan calon terpilih dan dilantik.

Laporan: Muhammad Rafik

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Adik laki-laki Prabowo memperingatkan bahwa Rupiah bisa mencapai Rp 21.000: ‘Ini masalah yang sangat-sangat serius karena…
ESDM Update Wacana Investasi Alumina Terintegrasi Rusal: Lebih Banyak OTW
Viral karena 5 Tahun Rusak Akibat Banjir, Jalan di Sidimpuan Baru Direhabilitasi Pakai TKD Tambahan
Disebut Sakit Hati Akibat Kalah di Pilpres 2024, Anies Blak-blakan Singgung Independensi Penyelenggara Pemilu dan Manipulasi Regulasi
Respons Jokowi 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Perlu Evaluasi
Mimpi Buruk Cedera Chelsea Makin Parah, Xabi Alonso Beri Kabar Terkini Terkait Cedera Maxence Lacroix Saat Melawan Liverpool
BGN Hentikan Sementara Operasional 6.100 Dapur MBG, Ini Alasannya
Demonstrasi Malioboro: Membongkar Klaim Polisi dan Represi terhadap Ormas
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:40 WIB

Adik laki-laki Prabowo memperingatkan bahwa Rupiah bisa mencapai Rp 21.000: ‘Ini masalah yang sangat-sangat serius karena…

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:20 WIB

ESDM Update Wacana Investasi Alumina Terintegrasi Rusal: Lebih Banyak OTW

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Viral karena 5 Tahun Rusak Akibat Banjir, Jalan di Sidimpuan Baru Direhabilitasi Pakai TKD Tambahan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Disebut Sakit Hati Akibat Kalah di Pilpres 2024, Anies Blak-blakan Singgung Independensi Penyelenggara Pemilu dan Manipulasi Regulasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Respons Jokowi 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Perlu Evaluasi

Berita Terbaru