| Pemerintah Perketat Aturan Program Makan Bergizi Gratis. Foto/Antara |
POSSINDO.COM, Nasional – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta pemerintah daerah yang belum membentuk gugus tugas Makan Bergizi Gratis (MBG) segera menyelesaikan pembentukannya. Dia memberi tenggat waktu satu minggu untuk mempercepat pembentukan gugus tugas di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota.
Berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), sebanyak 223 daerah telah membentuk Satgas MBG. Tito meminta daerah yang belum membentuk gugus tugas segera menindaklanjutinya agar pelaksanaan program prioritas Presiden bisa berjalan lebih maksimal dan merata.
“Kebanyakan sudah terbentuk, ada pula yang belum. Makanya saya minta yang belum, saya beri waktu seminggu untuk membentuk Satgas MBG di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (28/10).
Untuk memperkuat pengawasan, Tito juga menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 400.5/8545/SJ tentang Pelaksanaan Pemeriksaan dan Penilaian Kesesuaian Unit Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Daerah.
Surat edaran tersebut bertujuan untuk memperkuat peran pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan SPPG dan mengawasi pelaksanaan program MBG sesuai kewenangannya.
Melalui kebijakan tersebut, Satgas MBG di daerah diarahkan untuk berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) dalam melakukan pemeriksaan dan penilaian kesesuaian SPPG. Pemeriksaan dilakukan dengan mengacu pada petunjuk teknis dan ketentuan yang ditetapkan oleh BGN.
Pemeriksaan tersebut meliputi 14 indikator kelayakan operasional SPPG, mutu dan kesesuaian menu pangan, serta ketepatan sasaran penerima manfaat.
Selain aspek pengawasan, Tito mendorong pemerintah daerah memanfaatkan program MBG untuk menggairahkan perekonomian daerah. Menurutnya, implementasi program yang optimal tidak hanya mendukung peningkatan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi petani dan nelayan sebagai pemasok pangan.
“Karena pembeli “Jelas, pembelinya jelas, petani, nelayan, ini sangat diuntungkan,” jelasnya.
Sumber: cnnindonesia.com
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency














