LindungiHutan Dorong Perdagangan Karbon yang Inklusif dan Transparan Lewat Solusi Offset Karbon Berbasis Alam

- Redaksi

Kamis, 7 Agustus 2025 - 10:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam upaya memperkuat komitmen Indonesia terhadap penurunan emisi karbon dan pelestarian ekosistem, LindungiHutan mendorong pendekatan perdagangan karbon yang lebih inklusif, transparan, dan berbasis masyarakat melalui solusi offset karbon berbasis alam. Produk ini memungkinkan individu dan perusahaan melakukan penebusan jejak karbon dengan cara yang mudah, terukur, dan berdampak positif bagi lingkungan dan komunitas setempat.

Sebagai platform pelestarian hutan berbasis kolaborasi, LindungiHutan menilai bahwa offset karbon tidak hanya harus berorientasi pada target emisi perusahaan, tetapi juga harus memberikan manfaat langsung bagi komunitas lokal, petani, dan penjaga ekosistem. Pendekatan ini sejalan dengan prinsip co-benefit dalam mekanisme perdagangan karbon yang mengedepankan keberlanjutan sosial dan ekologis.

Dalam platform LindungiHutan, pelaku bisnis atau pengguna dapat menghitung jejak karbon melalui carbon calculator Imbangi, lalu memilih skema offset, baik penanaman pohon mangrove maupun konservasi ekosistem gambut. Setiap kontribusi didukung keterlibatan masyarakat lokal maupun pelaporan terbuka seperti jumlah pohon tertanam, lokasi, dan dokumentasi lapangan.

“Solusi offset karbon tidak bisa lepas dari prinsip keadilan. Ketika perusahaan mengklaim netralitas karbon, harus dipastikan bahwa masyarakat yang menjaga hutan juga mendapatkan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan. Kami percaya bahwa perdagangan karbon harus transparan, terukur, dan memberdayakan,” ujar Ben, CEO LindungiHutan.

LindungiHutan telah mengembangkan berbagai proyek penanaman pohon dan restorasi ekosistem berbasis masyarakat di wilayah rawan abrasi, deforestasi, dan krisis ekologi lainnya di Indonesia. Melalui model ini, setiap kontribusi perusahaan untuk offset karbon dihubungkan secara langsung dengan aktivitas tanam, data penyerapan karbon, dan dokumentasi lapangan yang dapat diverifikasi secara terbuka.

Program ini juga dilengkapi dengan sistem pelaporan transparan, peta sebaran lokasi tanam, serta keterlibatan komunitas lokal sejak tahap perencanaan hingga monitoring pohon. Pendekatan ini menempatkan komunitas sebagai bagian dari solusi, bukan hanya penerima manfaat pasif.

Di tengah meningkatnya perhatian terhadap greenwashing, LindungiHutan menekankan pentingnya menjaga integritas dalam setiap skema offset karbon. Selain mengutamakan transparansi data dan pelaporan, LindungiHutan juga terus membangun kemitraan dengan lembaga sertifikasi, akademisi, dan pemerintah daerah untuk memastikan bahwa seluruh proses selaras dengan kebijakan nasional dan standar internasional.

LindungiHutan mengajak para pelaku usaha, lembaga, dan pemangku kepentingan untuk berkolaborasi dalam solusi offset karbon yang tidak hanya memenuhi regulasi emisi, tapi juga memulihkan lingkungan dan memperkuat peran masyarakat penjaga hutan.

Tentang LindungiHutan
LindungiHutan adalah start-up lingkungan yang berfokus pada aksi konservasi hutan dan pemberdayaan masyarakat sekitar hutan. Sebanyak 1 juta pohon telah ditanam bersama lebih dari 600+ brand dan perusahaan. Kami menggandeng masyarakat lokal di 30+ lokasi penanaman yang tersebar di Indonesia. Kami menghadirkan beberapa program seperti Corporatree, Collaboratree dengan skema Product Bundling, Service Bundling dan Project Partner, serta program Carbon Offset.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Tetap Buka Di Akhir Pekan, Perpustakaan Payakumbuh Perluas Akses Literasi dan Ruang Publik Edukatif
Refleksi 55 Tahun Payakumbuh, DPRD Titip Harapan pada Kepemimpinan Baru
Disnakerperin Payakumbuh Dorong Penguatan Industri Daerah lewat Pelatihan, Sertifikasi, dan Klaster IKM Sepanjang 2025
LRT Jabodebek Hadir Dekat dengan Aktivitas Masyarakat, Terhubung dengan Pusat Perbelanjaan dan Fasilitas Publik
Mau Coba Konsisten Investasi? Coba Lakukan Ini
Rayakan Hari Batik Nasional, BRI-MI Wujudkan Harmoni Budaya dan Investasi Bersama Amanda Hartanto
MIND ID Dorong 10.000 UMK Naik Kelas, Wujudkan Ekonomi Kerakyatan di Daerah
Ratusan Peserta Ramaikan Zumba Party di Marianna Resort dan Convention Tuktuk Samosir

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:02 WIB

Wawako Elzadaswarman Perkuat Sinergi Pusat-Daerah Lewat Bimtek ASWAKADA

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:00 WIB

Payakumbuh Tanam 3.000 Bibit Pisang, Perkuat Sentra Hortikultura dan Ekonomi Petani

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:39 WIB

Pemko Payakumbuh Pastikan Penegakan Perda Sesuai Koridor Hukum dan Kewenangan

Selasa, 21 Juli 2026 - 08:48 WIB

Pemko Payakumbuh Pastikan Seluruh Laporan Diproses Sesuai Aturan, Penegakan Perda Berjalan Sesuai Ketentuan

Senin, 20 Juli 2026 - 10:38 WIB

Akbarul Fahmi: Pelayanan Masyarakat Harus Tetap Jadi Prioritas

Senin, 13 Juli 2026 - 09:32 WIB

KUA Payakumbuh Selatan ajak ASN dukung gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:05 WIB

Menyulap Lahan Tidur Hingga Digitalisasi Layanan, Strategi Sapaku Bidik Kelurahan Terbaik Nasional

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:12 WIB

FORKI Kota Payakumbuh Raih Peringkat 5 pada Kejurprov FORKI Sumbar di Pasaman

Berita Terbaru

One moment, please...
Loader
Please wait while your request is being verified...