Kolaborasi FisTx, Carbon Ethics, dan SAMPAN Kalimantan Hadirkan Silvofishery Modern di Desa Dabong

- Redaksi

Rabu, 24 September 2025 - 17:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kolaborasi FisTx, Carbon Ethics, dan SAMPAN Kalimantan menghadirkan silvofishery modern di Desa Dabong. Menebar 458 ribu benur vaname, program ini menggabungkan budidaya udang berkelanjutan, rehabilitasi mangrove, dan 360° Smart Farming untuk ketahanan pangan, lingkungan, dan kesejahteraan petambak.

FisTx, perusahaan akuakultur berbasis teknologi, terus memperkuat misi menghadirkan budidaya berkelanjutan melalui pendekatan 360° Smart Farming. Pendekatan ini menghubungkan inovasi teknologi dengan praktik ramah lingkungan, menjadikan FisTx sebagai perusahaan akuakultur yang mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Di dalam kolaborasinya bersama Carbon Ethics dan SAMPAN Kalimantan dalam mendukung penerapan silvofishery di Desa Dabong, sebanyak 458 ribu benur vaname PL-8 ditebar ke tambak masyarakat yang telah direhabilitasi.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa, 16 September 2025 di Desa Dabong. Langkah tersebut sebagai langkah nyata mewujudkan budidaya udang berkelanjutan sekaligus menjaga kelestarian mangrove. “FisTx tidak hanya menghadirkan solusi inovasi, tapi juga pendekatan menyeluruh agar petambak dapat beradaptasi dengan tantangan iklim dan pasar. Inilah yang kami sebut 360° Smart Farming, solusi lengkap yang memadukan produktivitas, konservasi, dan keberlanjutan,” jelas Rico Wibisono, CEO FisTx yang turut hadir saat tebar benur berlangsung.

Dalam sesi wawancara lainnya, CEO Carbon Ethics, Bimo Soewadji, menegaskan pentingnya pelaksanaan program ini. “Kami dari Carbon Ethics sangat senang karena berhasil mencapai timeline yang sudah direncanakan, yaitu melakukan penebaran benur udang vaname di tiga tambak program. Dalam 3 sampai 4 bulan ke depan, kita akan melihat hasil dari pelaksanaan program ini,” ujar Bimo. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Desa Dabong masuk dalam buffer zone Delta Kapuas Project, sehingga jika pelaksanaan program berjalan baik, model ini akan direplikasi ke petambak lain.

“Skemanya adalah bagi hasil, dan yang paling penting, program ini bisa membantu masyarakat dalam hal pendanaan, khususnya modal awal untuk perbaikan tambak serta penyediaan benur. Harapan kami, pelaksanaan program ini sukses sehingga bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat sekitar maupun pemerintah, serta dapat diperluas ke tambak-tambak lainnya,” tambahnya.

Masyarakat petambak pun menyambut baik kolaborasi ini. A. Rahim, salah satu petambak penerima manfaat, mengatakan, “Terima kasih atas kerjasamanya, mudah-mudahan kegiatan ini bisa berkelanjutan. Selama ini kami sudah mengelola tambak lebih dari 20 tahun, tetapi belum pernah mendapatkan hasil yang memuaskan. Kami berharap program ini jangan sampai berhenti di sini saja, tapi bisa terus berjalan. Karena selain membantu kami dalam permodalan dan bibit, program ini juga memberi semangat baru. Kami ingin hasilnya nanti bisa membawa manfaat bukan hanya untuk kami sebagai petambak, tetapi juga untuk desa Dabong secara keseluruhan,” tutur Pak Rahim.

Komentar positif lainnya juga datang dari petambak lainnya mengenai peran FisTx dalam proses pendampingan teknis, “Pendampingan teknis dari tim FisTx sangat membantu kami. Kami jadi lebih percaya diri mengelola tambak secara modern tanpa harus merusak lingkungan.”

Arif Setiawan, Head Of Business Development FisTx menjelaskan, “monitoring dan pendampingan intens yang dilakukan FisTx berlangsung baik secara online dan offline (red : berkunjung ke lokasi). Untuk online, secara rutin seminggu sekali kami mengadakan meeting online untuk membahas kondisi dilapangan dan rencana kedepannya.”

Keberlanjutan Program

FisTx bersama Carbon Ethics serta SAMPAN Kalimantan, menargetkan Desa Dabong sebagai model awal silvofishery modern yang dapat direplikasi ke daerah lain, khususnya di kawasan buffer zone Delta Kapuas. Monitoring rutin akan dilakukan dalam tiga hingga empat bulan ke depan, dengan indikator keberhasilan berupa tingkat kelangsungan hidup benur, kualitas lingkungan tambak, serta peningkatan pendapatan petambak.

Harapan positif juga disampaikan oleh Beni Putra Ramadani, asisten proyek kerja sama Sampan Kalimantan dan Carbon Ethics “Harapannya, program pendampingan yang juga didukung tim ahli dari FisTx ini bisa membantu masyarakat meningkatkan nilai ekonomi, mengoptimalkan potensi lokal, serta mendorong perbaikan lingkungan dan pemberdayaan secara berkelanjutan. Dengan begitu, hasilnya tidak hanya meningkatkan kesejahteraan, tetapi juga berkontribusi pada penurunan emisi dan penguatan resiliensi masyarakat,”

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Tetap Buka Di Akhir Pekan, Perpustakaan Payakumbuh Perluas Akses Literasi dan Ruang Publik Edukatif
Refleksi 55 Tahun Payakumbuh, DPRD Titip Harapan pada Kepemimpinan Baru
Disnakerperin Payakumbuh Dorong Penguatan Industri Daerah lewat Pelatihan, Sertifikasi, dan Klaster IKM Sepanjang 2025
LRT Jabodebek Hadir Dekat dengan Aktivitas Masyarakat, Terhubung dengan Pusat Perbelanjaan dan Fasilitas Publik
Mau Coba Konsisten Investasi? Coba Lakukan Ini
Rayakan Hari Batik Nasional, BRI-MI Wujudkan Harmoni Budaya dan Investasi Bersama Amanda Hartanto
MIND ID Dorong 10.000 UMK Naik Kelas, Wujudkan Ekonomi Kerakyatan di Daerah
Ratusan Peserta Ramaikan Zumba Party di Marianna Resort dan Convention Tuktuk Samosir

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:02 WIB

Wawako Elzadaswarman Perkuat Sinergi Pusat-Daerah Lewat Bimtek ASWAKADA

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:00 WIB

Payakumbuh Tanam 3.000 Bibit Pisang, Perkuat Sentra Hortikultura dan Ekonomi Petani

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:39 WIB

Pemko Payakumbuh Pastikan Penegakan Perda Sesuai Koridor Hukum dan Kewenangan

Selasa, 21 Juli 2026 - 08:48 WIB

Pemko Payakumbuh Pastikan Seluruh Laporan Diproses Sesuai Aturan, Penegakan Perda Berjalan Sesuai Ketentuan

Senin, 20 Juli 2026 - 10:38 WIB

Akbarul Fahmi: Pelayanan Masyarakat Harus Tetap Jadi Prioritas

Senin, 13 Juli 2026 - 09:32 WIB

KUA Payakumbuh Selatan ajak ASN dukung gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:05 WIB

Menyulap Lahan Tidur Hingga Digitalisasi Layanan, Strategi Sapaku Bidik Kelurahan Terbaik Nasional

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:12 WIB

FORKI Kota Payakumbuh Raih Peringkat 5 pada Kejurprov FORKI Sumbar di Pasaman

Berita Terbaru

One moment, please...
Loader
Please wait while your request is being verified...