Kebakaran Rumah Padat Penduduk di Tanah Abang, Jakarta, Diduga Akibat Arus Pendek Listrik

- Redaksi

Rabu, 4 Desember 2024 - 05:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebuah kebakaran besar terjadi di kawasan padat penduduk Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Kamis dini hari. Kebakaran ini diduga disebabkan oleh arus pendek listrik (korsleting), yang menghanguskan beberapa rumah dan menimbulkan kerugian besar.

Kronologi Kebakaran di Tanah Abang

Kebakaran terjadi sekitar pukul 02.40 WIB di Jalan Administrasi II, Petamburan, Tanah Abang. Kepala Suku Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat, Asril Rizal, menyatakan bahwa api pertama kali terlihat di lantai dua rumah milik warga bernama Bapak Ferdi. Salah satu warga yang melihat api langsung melapor ke petugas pemadam kebakaran.

Kebakaran ini diduga akibat korsleting listrik, yang mengakibatkan api cepat membesar di area rumah yang padat penduduk. Petugas pemadam kebakaran langsung dikerahkan ke lokasi kejadian.

Proses Pemadaman Kebakaran

Tim pemadam kebakaran tiba di lokasi pada pukul 02.45 WIB, dan mulai bekerja segera setelahnya. Sebanyak 22 unit mobil pemadam kebakaran dan 110 petugas dikerahkan untuk memadamkan api. Setelah bekerja keras, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 05.13 WIB. Kebakaran ini menghanguskan area seluas 270 meter persegi.

Kebakaran ini berdampak pada 15 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 80 orang yang tinggal di rumah tersebut. Kerugian material akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai Rp379 juta.

Gangguan pada Perjalanan Kereta Api

Kebakaran yang terjadi dekat dengan jalur kereta api antara Stasiun Palmerah dan Stasiun Tanah Abang sempat mengganggu perjalanan kereta api. Beberapa kereta terhambat karena lokasi kebakaran yang sangat dekat dengan jalur kereta. Namun, setelah pemadaman selesai, perjalanan kereta api dapat dilanjutkan meskipun dengan kecepatan terbatas.

Pentingnya Pengawasan Listrik di Kawasan Padat Penduduk

Kebakaran ini mengingatkan kita semua akan pentingnya memeriksa instalasi listrik secara rutin, terutama di kawasan yang padat penduduk seperti Tanah Abang. Korsleting listrik adalah penyebab utama kebakaran di banyak rumah, dan risiko ini semakin tinggi jika perawatan instalasi listrik tidak dilakukan dengan baik.

Oleh karena itu, pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi kelistrikan di rumah masing-masing. Pemerintah juga berencana untuk meningkatkan edukasi keselamatan kebakaran agar warga semakin sadar akan pentingnya langkah pencegahan kebakaran.

Rekomendasi Alat Pemadam Kebakaran untuk Keamanan Rumah

Untuk meningkatkan keamanan di rumah, terutama di daerah padat penduduk seperti Tanah Abang, memiliki alat pemadam api ringan (APAR) adalah langkah preventif yang sangat penting. Salah satu produk yang dapat dipertimbangkan adalah evomab APAR 3KG / 5KG Dry Chemical Powder.

Keunggulan evomab APAR
Tersertifikasi dan Lulus Uji Pemadam Kebakaran: Alat ini sudah teruji untuk memadamkan api.
Waktu Semprot 15 Detik: Memberikan cukup waktu untuk memadamkan api sebelum meluas.
Jarak Semprot 3-12 Meter: Memungkinkan pemadaman api dari jarak yang aman.
Mudah Digunakan: Didesain agar siapa saja bisa menggunakannya dengan mudah.
Indikator Tekanan: Memudahkan pengecekan kondisi alat.
Dapat Diisi Ulang: APAR ini bisa diisi ulang sehingga lebih hemat.

Kategori Kelas Pemadam
Kelas A: Untuk benda padat seperti kayu, kertas, kain, plastik, dll.
Kelas B: Untuk benda cair seperti bensin, solar, cat, dan tinner.
•Kelas C: Untuk perangkat elektronik seperti peralatan rumah tangga, kabel, dan perangkat listrik.

Paket yang Tersedia
1. Tabung APAR + Foam + Nitrogen
2. Pressure Gate
3. Selang Dalam dan Luar
4. Belt dan Leher Tabung
5. Fire Extinguisher Holder
6. Safety Tag
7. Keterangan Refill

Peringatan:
APAR ini hanya dapat dikirim melalui layanan Anteraja Sameday atau GOJEK/Grab Instant. Masa kedaluwarsa produk ini adalah 2 tahun, karena setelah itu bubuk pemadam dapat berubah menjadi padat dan kurang efektif.

Langkah-langkah Pencegahan Kebakaran

Untuk mencegah kebakaran serupa di masa depan, pemerintah akan memperkuat program pencegahan kebakaran dengan meningkatkan pemeliharaan instalasi listrik di kawasan padat penduduk dan memberikan pelatihan keselamatan kepada warga.

Diharapkan dengan adanya perhatian lebih terhadap keselamatan kelistrikan dan upaya preventif, kejadian seperti yang terjadi di Tanah Abang dapat dihindari. Masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan selalu memeriksa kelayakan instalasi listrik di rumah mereka agar tidak terjadi kecelakaan yang merugikan.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Tetap Buka Di Akhir Pekan, Perpustakaan Payakumbuh Perluas Akses Literasi dan Ruang Publik Edukatif
Refleksi 55 Tahun Payakumbuh, DPRD Titip Harapan pada Kepemimpinan Baru
Disnakerperin Payakumbuh Dorong Penguatan Industri Daerah lewat Pelatihan, Sertifikasi, dan Klaster IKM Sepanjang 2025
LRT Jabodebek Hadir Dekat dengan Aktivitas Masyarakat, Terhubung dengan Pusat Perbelanjaan dan Fasilitas Publik
Mau Coba Konsisten Investasi? Coba Lakukan Ini
Rayakan Hari Batik Nasional, BRI-MI Wujudkan Harmoni Budaya dan Investasi Bersama Amanda Hartanto
MIND ID Dorong 10.000 UMK Naik Kelas, Wujudkan Ekonomi Kerakyatan di Daerah
Ratusan Peserta Ramaikan Zumba Party di Marianna Resort dan Convention Tuktuk Samosir

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:02 WIB

Wawako Elzadaswarman Perkuat Sinergi Pusat-Daerah Lewat Bimtek ASWAKADA

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:00 WIB

Payakumbuh Tanam 3.000 Bibit Pisang, Perkuat Sentra Hortikultura dan Ekonomi Petani

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:39 WIB

Pemko Payakumbuh Pastikan Penegakan Perda Sesuai Koridor Hukum dan Kewenangan

Selasa, 21 Juli 2026 - 08:48 WIB

Pemko Payakumbuh Pastikan Seluruh Laporan Diproses Sesuai Aturan, Penegakan Perda Berjalan Sesuai Ketentuan

Senin, 20 Juli 2026 - 10:38 WIB

Akbarul Fahmi: Pelayanan Masyarakat Harus Tetap Jadi Prioritas

Senin, 13 Juli 2026 - 09:32 WIB

KUA Payakumbuh Selatan ajak ASN dukung gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:05 WIB

Menyulap Lahan Tidur Hingga Digitalisasi Layanan, Strategi Sapaku Bidik Kelurahan Terbaik Nasional

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:12 WIB

FORKI Kota Payakumbuh Raih Peringkat 5 pada Kejurprov FORKI Sumbar di Pasaman

Berita Terbaru

One moment, please...
Loader
Please wait while your request is being verified...