Kalaksa BPBD Payakumbuh Tindak Lanjuti Arahan Pusat, Perkuat Antisipasi El Nino “Godzilla”

- Redaksi

Selasa, 14 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh – Kalaksa BPBD Kota Payakumbuh, Devitra, menekankan kesiapan daerah dalam menghadapi potensi El Nino ekstrem atau “El Nino Godzilla” usai mengikuti video konferensi bersama Kepala BMKG, Kepala BNPB, dan Asisten Operasi (Astamaops) Polri di Ruang Command Center Polres Payakumbuh, Selasa (14/04/2026).

“Sesuai arahan saat vidcon, kita di daerah diminta untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi El Nino Godzilla, terutama dalam mengantisipasi musim kemarau panjang yang diperkirakan terjadi tahun ini,” kata Devitra.

Ia menjelaskan, fenomena El Nino Godzilla ditandai dengan kenaikan suhu permukaan laut hingga 2–3 derajat di atas normal yang berdampak luas dan berlangsung lebih lama.

Kondisi tersebut berpotensi memicu kekeringan berkepanjangan dan memengaruhi berbagai sektor strategis.

Berdasarkan pemaparan dalam vidcon, wilayah Sumatera Barat diprediksi mulai memasuki musim kemarau pada Juni 2026, dengan puncaknya terjadi pada Agustus 2026.

Menyikapi hal itu, BPBD Payakumbuh langsung memperkuat koordinasi lintas sektor sebagai langkah mitigasi dini.

Devitra menyebutkan, daerah diminta mengantisipasi dampak utama El Nino, antara lain potensi gagal panen di sektor pertanian, meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta ancaman krisis air bersih.

Selain itu, sektor kesehatan juga perlu diwaspadai, terutama lonjakan kasus ISPA, dehidrasi, dan penyakit berbasis air.

“Sesuai arahan, kita juga diminta mengaktifkan Satgas Karhutla, melakukan audit irigasi, serta memastikan ketersediaan cadangan air melalui normalisasi embung,” ujarnya.

Di sektor pangan, lanjutnya, pemerintah daerah diarahkan untuk mendorong percepatan masa tanam sebelum defisit air mencapai puncak, memprioritaskan distribusi air pada fase kritis tanaman, serta memanfaatkan sistem pompanisasi.

“Kita juga diminta mendorong penggunaan varietas genjah dan mengurangi perluasan tanam di wilayah yang sangat rawan kekeringan,” katanya.

Devitra menambahkan, masyarakat juga memiliki peran penting dalam menekan dampak El Nino, khususnya di Kota Payakumbuh.

Karena itu, edukasi terkait budaya hemat air, pengembangan sumur resapan, diversifikasi pangan non-beras, serta larangan membuka lahan dengan cara membakar terus diperkuat.

Selain itu, pemerintah daerah juga diarahkan untuk menyiapkan dukungan anggaran melalui Belanja Tidak Terduga (BTT) guna menjamin ketersediaan air bersih, serta meningkatkan pengawasan terhadap stok pangan di pasar.

“Kami akan terus memantau perkembangan dan memastikan seluruh arahan tersebut ditindaklanjuti secara maksimal di daerah, sehingga dampak El Nino dapat ditekan dan masyarakat tetap terlindungi,” pungkasnya. (red)

Editor : Rachmail Gucci

Sumber Berita: Pemko Payakumbuh

Berita Terkait

Ketua DPRD Payakumbuh Tekankan Dukungan Pendidikan untuk Cetak SDM Unggul
Pernah Raih Juara Umum, 71 Siswa IPHI Payakumbuh Kembali Bidik Prestasi di Piala Raja
DLH Way Kanan Minta MBG Kitchen Manfaatkan Sampah untuk Membuat Belatung
BPOM-Polri Perketat Pengawasan MBG dan Koperasi Desa Merah Putih
Tanggapan KPU atas keputusan MA yang membatalkan Suket Gibran
Polri Pastikan Tidak Ada Impunitas dalam Penyidikan AKBP Ady Herwiyanto
MBG Dibiayai Pajak, 6.097 Dapur Ditangguhkan Karena Pelaporan Tidak Terorganisir
Guru PPPK Riau Demo ke DPRD, Tuntut Kenaikan TPP untuk Perjelas Status

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 21:53 WIB

Ketua DPRD Payakumbuh Tekankan Dukungan Pendidikan untuk Cetak SDM Unggul

Senin, 2 November 2026 - 21:31 WIB

Pernah Raih Juara Umum, 71 Siswa IPHI Payakumbuh Kembali Bidik Prestasi di Piala Raja

Senin, 2 November 2026 - 15:00 WIB

DLH Way Kanan Minta MBG Kitchen Manfaatkan Sampah untuk Membuat Belatung

Senin, 2 November 2026 - 14:40 WIB

BPOM-Polri Perketat Pengawasan MBG dan Koperasi Desa Merah Putih

Senin, 2 November 2026 - 14:20 WIB

Tanggapan KPU atas keputusan MA yang membatalkan Suket Gibran

Berita Terbaru