HPSN, Arfiana Maulina Bawa Lerak Indonesia ke APFSD Youth Forum 2025: Solusi Alami WateryNation Alira Alura untuk Selamatkan Air dan Pertanian Global

- Redaksi

Selasa, 4 Maret 2025 - 16:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lerak, sabun alami tradisional Indonesia, kini melangkah ke panggung dunia sebagai solusi alami dari Asia untuk menjawab dua tantangan besar: pencemaran air bersih dan pertanian berkelanjutan. Di bawah kepemimpinan Arfiana Maulina, Founder Yayasan Tirta Artha Asri WateryNation dan Alira Alura, Lerak dikembangkan menjadi produk eco-friendly inovatif yang mengintegrasikan kearifan lokal dengan teknologi modern, menjangkau segmen personal care, household cleaning, hingga produk pertanian ramah lingkungan seperti bio-pestisida dan bio-fertilizer.

Perjalanan Lerak dimulai sejak tahun 2020, saat diperkenalkan melalui kampanye kolaboratif bersama Campaign.com untuk mengangkat warisan budaya Indonesia dan Asia sebagai bagian dari solusi global menjaga air bersih dan mendukung keberlanjutan. Sejak saat itu, Lerak bukan hanya dikenal sebagai produk pembersih alami, tetapi juga menjadi simbol gerakan eco-living dan konservasi air di kalangan anak muda.

Antara tahun 2021 hingga 2025, Lerak terus berkembang menjadi produk ramah lingkungan, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi petani lokal di Cepu melalui kemitraan budidaya Lerak berbasis intercropping system, yang mendukung keanekaragaman hayati dan meningkatkan pendapatan petani.

Tahun 2025 menandai babak baru bagi Alira Alura dengan bergabungnya Pramudono Kumoro sebagai penguat strategi bisnis berkelanjutan dan perluasan jaringan global. Bersama Arfiana Maulina, Pramudono Kumoro diharapkan mempercepat transformasi Lerak menjadi ikon keberlanjutan Asia di panggung internasional.

Lerak membuktikan bahwa kearifan lokal Indonesia mampu menjawab tantangan global, menghubungkan tradisi dan inovasi dalam satu solusi nyata untuk masa depan yang lebih hijau.

Jakarta, 2 Maret 2025 — Dari akar tradisi lokal Indonesia, Lerak kini resmi menapaki panggung dunia sebagai solusi alami dari Asia yang menjawab dua krisis global sekaligus: pencemaran air bersih dan pertanian berkelanjutan.

Melalui tangan dingin Arfiana Maulina, Founder Yayasan Tirta Artha Asri WateryNation dan Alira Alura, sekaligus pejuang Tinnitus memperkenalkan Lerak yang hadir tidak sekadar sebagai produk pembersih alami, tetapi sebagai simbol gerakan pelestarian budaya yang menyatu dengan solusi modern (Climate Tech dan Agri Tech), mempertemukan kearifan lokal dan teknologi untuk mendorong transisi menuju ekonomi hijau.

Dikenal secara turun-temurun sebagai sabun alami tradisional, Lerak terbukti efektif membersihkan sekaligus ramah terhadap ekosistem air. Penelitian terbaru membuktikan bahwa Lerak mampu membunuh 99,8% bakteri tanpa merusak ekosistem perairan (Sutrisno et al., 2023). Di tengah kenyataan bahwa limbah deterjen sintetis menyumbang hingga 80% pencemaran air rumah tangga (UNESCO, 2021), Lerak hadir membawa harapan baru: produk lokal berbasis kearifan nenek moyang yang menjadi solusi nyata untuk menjaga sumber daya air bersih.

Perjalanan Lerak sebagai wajah baru keberlanjutan dimulai sejak tahun 2020, ketika Arfiana dan WateryNation memperkenalkannya melalui kampanye kolaboratif bersama Campaign.com.

Kampanye tersebut mengangkat budaya Indonesia dan Asia sebagai bagian dari solusi global menyelamatkan air, lingkungan, dan masa depan. Sejak saat itu, Lerak berkembang bukan hanya sebagai produk tradisional, tetapi sebagai simbol gerakan eco-living yang menyuarakan pentingnya konsumsi sadar, ramah lingkungan, dan kembali ke kearifan lokal.

Sepanjang 2021 hingga 2024, Lerak terus berevolusi di bawah bendera WateryNation dengan berbagai kampanye termasuk #BacktoLerak.

Kehadiran Alira Alura di tahun 2025 adalah perpanjangan tangan dari misi sosial menjadi usaha sosial sehingga WateryNation fokus menjadi Yayasan.

Kiprah Arfiana bersama Alira Alura dan WateryNation telah membawa nama Lerak bersinar di berbagai forum global, di antaranya APFSD Youth Forum 2025 di Bangkok yang dicapai dengan beasiswa penuh hingga Youth Co:Lab Indonesia 2021. Arfiana juga terpilih satu-satunya dari Indonesia yang menjadi GYCN Y2Y The World Bank Group C4C MTE Climate Ambassador Program 2025.

Kehadiran Lerak di forum-forum tersebut menegaskan bahwa kearifan lokal Indonesia memiliki tempat di percakapan global tentang masa depan air bersih dan ekonomi hijau dengan kampanye #KillGermsNotFish.

Langkah Alira Alura kian mantap dengan bergabungnya Pramudono Adhi Kumoro ke dalam tim sebagai penggerak strategis.

Pramudono hadir membawa semangat kolaborasi dan perspektif segar untuk memperkuat strategi bisnis berkelanjutan Alira Alura, memperluas jaringan kemitraan dengan komunitas petani dan mitra global, serta mempercepat penetrasi Lerak sebagai produk unggulan Indonesia yang siap bersaing di pasar internasional.

Kolaborasi antara Arfiana dan Pramudono diharapkan menjadi katalis penting untuk memperkenalkan Lerak sebagai ikon keberlanjutan Asia yang tidak hanya menawarkan solusi lokal, tetapi juga inspirasi global.

Melalui riset dan pengembangan berkelanjutan, Lerak dihadirkan dalam berbagai produk yang relevan dengan gaya hidup modern, mulai dari produk perawatan pribadi seperti sampo, sabun mandi, dan sabun tangan, hingga produk kebutuhan rumah tangga seperti deterjen dan pembersih serbaguna.

Tak berhenti di sana, Lerak juga dikembangkan untuk mendukung pertanian regeneratif, diolah menjadi bio-pestisida dan bio-fertilizer yang aman bagi tanah dan air, sekaligus mendukung petani lokal mengadopsi praktik pertanian yang lebih berkelanjutan dan mengurangi karbon.

Terkait Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN), Alira Alura melalui inovasi produk berbahan dasar Lerak turut mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap pengelolaan sampah rumah tangga, khususnya limbah deterjen dan pembersih yang berkontribusi pada pencemaran air.

Di masa depan, Alira Alura menempatkan Lerak sebagai motor penggerak untuk mewujudkan rantai pasok yang berkelanjutan dari hulu ke hilir. Lebih dari sekadar produk ramah lingkungan, Lerak dirancang menjadi bagian dari ekosistem ekonomi sirkular yang mendukung program zero waste partnership, mengadopsi kemasan isi ulang, serta mengedepankan prinsip blue carbon, blue economy dan sustainable sourcing.

Kemitraan dengan lebih dari 1.000 petani di Cepu dan komunitas adat terus diperluas melalui sistem intercropping, yang memungkinkan Lerak dibudidayakan berdampingan dengan tanaman pangan lain, menciptakan keanekaragaman hayati dan memperkuat ketahanan ekonomi petani lokal.

“Lerak adalah bukti bahwa solusi masa depan tidak harus selalu datang dari teknologi canggih. Kadang, jawabannya ada pada apa yang sudah diwariskan oleh alam dan budaya kita sendiri. Yang kita butuhkan hanyalah mengemasnya kembali agar relevan dengan kebutuhan masa kini, tanpa kehilangan esensi keberlanjutannya,” ujar Arfiana Maulina.

Melalui kombinasi kearifan lokal, inovasi modern (Climate Tech dan Agri Tech), dan kolaborasi lintas generasi, Alira Alura dan WateryNation percaya bahwa Lerak bukan sekadar produk, melainkan sebuah gerakan kolektif untuk melindungi air bersih, memberdayakan petani, sekaligus memperkenalkan wajah baru Indonesia di panggung dunia.

About Yayasan Tirta Artha Asri

WateryNation yang merupakan Yayasan Tirta Artha Asri adalah organisasi anak muda yang berfokus pada edukasi, inovasi, dan kampanye kesadaran air bersih serta keberlanjutan lingkungan. Berdiri sejak 2020, WateryNation telah melibatkan ribuan relawan muda di seluruh Indonesia serta membangun kolaborasi dengan komunitas dan lembaga di tingkat nasional dan internasional.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Tetap Buka Di Akhir Pekan, Perpustakaan Payakumbuh Perluas Akses Literasi dan Ruang Publik Edukatif
Refleksi 55 Tahun Payakumbuh, DPRD Titip Harapan pada Kepemimpinan Baru
Disnakerperin Payakumbuh Dorong Penguatan Industri Daerah lewat Pelatihan, Sertifikasi, dan Klaster IKM Sepanjang 2025
LRT Jabodebek Hadir Dekat dengan Aktivitas Masyarakat, Terhubung dengan Pusat Perbelanjaan dan Fasilitas Publik
Mau Coba Konsisten Investasi? Coba Lakukan Ini
Rayakan Hari Batik Nasional, BRI-MI Wujudkan Harmoni Budaya dan Investasi Bersama Amanda Hartanto
MIND ID Dorong 10.000 UMK Naik Kelas, Wujudkan Ekonomi Kerakyatan di Daerah
Ratusan Peserta Ramaikan Zumba Party di Marianna Resort dan Convention Tuktuk Samosir

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:02 WIB

Wawako Elzadaswarman Perkuat Sinergi Pusat-Daerah Lewat Bimtek ASWAKADA

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:00 WIB

Payakumbuh Tanam 3.000 Bibit Pisang, Perkuat Sentra Hortikultura dan Ekonomi Petani

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:39 WIB

Pemko Payakumbuh Pastikan Penegakan Perda Sesuai Koridor Hukum dan Kewenangan

Selasa, 21 Juli 2026 - 08:48 WIB

Pemko Payakumbuh Pastikan Seluruh Laporan Diproses Sesuai Aturan, Penegakan Perda Berjalan Sesuai Ketentuan

Senin, 20 Juli 2026 - 10:38 WIB

Akbarul Fahmi: Pelayanan Masyarakat Harus Tetap Jadi Prioritas

Senin, 13 Juli 2026 - 09:32 WIB

KUA Payakumbuh Selatan ajak ASN dukung gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:05 WIB

Menyulap Lahan Tidur Hingga Digitalisasi Layanan, Strategi Sapaku Bidik Kelurahan Terbaik Nasional

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:12 WIB

FORKI Kota Payakumbuh Raih Peringkat 5 pada Kejurprov FORKI Sumbar di Pasaman

Berita Terbaru

One moment, please...
Loader
Please wait while your request is being verified...