Central Insight: Digital Marketing & Influencer Dorong Pertumbuhan Klinik Kecantikan

- Redaksi

Selasa, 30 September 2025 - 09:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Angka pertumbuhan industri klinik kecantikan yang naik sebesar 20% tiap tahunnya, dipengaruhi oleh konsumen yang mencari perawatan lebih canggih, juga platform digital dalam pembentukan loyalitas terhadap merek.

Central Insight, firma riset yang berfokus di Indonesia, merilis white paper terbaru berjudul The Indonesian Beauty Clinic Market: Potential of Digital Marketing to Enhance the Growth and Development of Beauty Clinics. Laporan ini menyajikan analisis dan data mengenai perubahan perilaku konsumen, ekspansi pasar regional, serta strategi pemasaran digital di tahun 2024 dan bagaimana tren ini memengaruhi 2025.

Dengan makin bertambahnya jumlah pengguna smartphone yang sudah menembus angka 191 juta (atau 73,3% jumlah populasi), tak heran jika masyarakat kita banyak yang mencari informasi kecantikan lewat media sosial. Banyaknya kolaborasi dengan influencer di berbagai platform juga mengubah wajah industri kecantikan Indonesia.

Hingga November 2024, jumlah klinik kecantikan di Indonesia telah mencapai 4.438 unit, dan diperkirakan akan menembus 5.000 klinik pada akhir tahun. Angka ini tumbuh 20% dibandingkan tahun sebelumnya. Pulau Jawa masih menjadi pusat pertumbuhan terbesar, meskipun kota-kota besar lain seperti Medan, Makassar, dan Denpasar juga mencatat perkembangan yang signifikan.

“Lonjakan klinik kecantikan di Indonesia bukan sekadar tren, melainkan cerminan perubahan gaya hidup dan demografi yang lebih mendalam,” ujar Rahayu Widayanti, Director & Partner Central Insight. “Pemasaran digital dan strategi influencer kini menjadi elemen krusial dalam pertumbuhan dan pembentukan kepercayaan merek.”

Beberapa temuan utama dalam laporan ini termasuk:

1. Tingginya Permintaan Digital: Lebih dari 50% masyarakat Indonesia aktif di platform seperti Instagram, TikTok, dan Facebook, menjadikan medium-medium ini sebagai pendorong utama dari brand awareness juga interaksi konsumen dengan klinik kecantikan.

2. Preferensi Generasi: Generasi Z cenderung memilih perawatan untuk permasalahan jerawat, sementara Generasi X dan Y lebih menyukai facial demi mendapatkan kulit glowing. Perbedaan ini menegaskan perlunya strategi pemasaran yang lebih tersegmentasi.

3. Kisah Sukses: Klinik seperti Mikaderma dan ZAP berhasil meningkatkan visibilitas dan jumlah klien secara signifikan melalui kampanye TikTok dan Instagram (engagement meningkat hingga 61% dan datangnya ribuan klien baru tiap bulan).

4. Hierarki Influencer: Laporan ini mengklasifikasikan influencer dalam lima tingkat (dari nano hingga mega) dan merekomendasikan kombinasi strategis untuk memaksimalkan ROI dan ketepatan kampanye.

5. Peluang Ekspansi: Provinsi di luar Jawa seperti Sumatera Utara dan Sulawesi Selatan muncul sebagai pasar dengan potensi pertumbuhan tinggi berkat daya beli urban yang meningkat.

Laporan ini menegaskan bahwa strategi berbasis digital akan menentukan pemenang dalam kompetisi industri kecantikan Indonesia. Pendekatan tersebut mencakup kredibilitas influencer lokal, iklan berbayar di media sosial, serta konten yang dipersonalisasi.

Unduh laporan selengkapnya di: https://centralinsight.com/indonesian-beauty-clinic-market-potential-digital-marketing-for-growth/.

Tentang Central Insight
Central Insight adalah firma riset dan konsultasi yang berbasis di Jakarta, Indonesia, dengan fokus pada intelijen pasar dan strategi pertumbuhan di Asia Tenggara. Bidang kajiannya mencakup logistik, FMCG, inovasi digital, hingga strategi industri. Melalui real data dan analisis mendalam, Central Insight membantu bisnis menavigasi tren baru, mengoptimalkan operasi, dan mendorong pertumbuhan jangka panjang.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Tetap Buka Di Akhir Pekan, Perpustakaan Payakumbuh Perluas Akses Literasi dan Ruang Publik Edukatif
Refleksi 55 Tahun Payakumbuh, DPRD Titip Harapan pada Kepemimpinan Baru
Disnakerperin Payakumbuh Dorong Penguatan Industri Daerah lewat Pelatihan, Sertifikasi, dan Klaster IKM Sepanjang 2025
LRT Jabodebek Hadir Dekat dengan Aktivitas Masyarakat, Terhubung dengan Pusat Perbelanjaan dan Fasilitas Publik
Mau Coba Konsisten Investasi? Coba Lakukan Ini
Rayakan Hari Batik Nasional, BRI-MI Wujudkan Harmoni Budaya dan Investasi Bersama Amanda Hartanto
MIND ID Dorong 10.000 UMK Naik Kelas, Wujudkan Ekonomi Kerakyatan di Daerah
Ratusan Peserta Ramaikan Zumba Party di Marianna Resort dan Convention Tuktuk Samosir

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:02 WIB

Wawako Elzadaswarman Perkuat Sinergi Pusat-Daerah Lewat Bimtek ASWAKADA

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:00 WIB

Payakumbuh Tanam 3.000 Bibit Pisang, Perkuat Sentra Hortikultura dan Ekonomi Petani

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:39 WIB

Pemko Payakumbuh Pastikan Penegakan Perda Sesuai Koridor Hukum dan Kewenangan

Selasa, 21 Juli 2026 - 08:48 WIB

Pemko Payakumbuh Pastikan Seluruh Laporan Diproses Sesuai Aturan, Penegakan Perda Berjalan Sesuai Ketentuan

Senin, 20 Juli 2026 - 10:38 WIB

Akbarul Fahmi: Pelayanan Masyarakat Harus Tetap Jadi Prioritas

Senin, 13 Juli 2026 - 09:32 WIB

KUA Payakumbuh Selatan ajak ASN dukung gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:05 WIB

Menyulap Lahan Tidur Hingga Digitalisasi Layanan, Strategi Sapaku Bidik Kelurahan Terbaik Nasional

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:12 WIB

FORKI Kota Payakumbuh Raih Peringkat 5 pada Kejurprov FORKI Sumbar di Pasaman

Berita Terbaru

One moment, please...
Loader
Please wait while your request is being verified...