Bitcoin Jatuh di Bawah $95.000, Sentimen Bearish Menguat?

- Redaksi

Rabu, 15 Januari 2025 - 05:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga Bitcoin (BTC) terus mengalami penurunan, diperdagangkan di bawah level $95.000 atau sekitar Rp1,5 miliar pada Kamis (9/1). Setelah turun lebih dari 5% pada hari sebelumnya, aksi jual ini memicu gelombang likuidasi di pasar kripto dengan total likuidasi mencapai $694,11 juta dalam 24 jam terakhir. Berdasarkan data dari CoinGlass, sekitar $125 juta dari total likuidasi tersebut berasal dari Bitcoin.

Data dari CryptoQuant menunjukkan bahwa Net Taker Volume Bitcoin di Binance berbalik tajam menjadi negatif, dengan puncaknya mencapai -$325 juta pada Selasa. Angka ini merupakan nilai tertinggi sepanjang tahun 2025 dan mencerminkan meningkatnya tekanan jual yang dipicu oleh laporan ekonomi Amerika Serikat yang mengecewakan, termasuk Indeks Manufaktur ISM dan data JOLTs.

Sentimen Pasar Menurun

Selain Net Taker Volume yang negatif, rasio long-to-short Bitcoin menurut Coinglass mencatat angka 0,89, terendah dalam lebih dari satu bulan. Rasio di bawah satu menunjukkan bahwa lebih banyak trader bertaruh pada penurunan harga BTC. Penurunan ini diperparah oleh menurunnya permintaan institusional, di mana arus masuk bersih ETF spot Bitcoin hanya sebesar $52,40 juta pada Selasa, jauh di bawah $978,60 juta pada hari sebelumnya.

Menurut Trader Tokocrypto, Fyqieh Fachrur, situasi ini mencerminkan adanya pergeseran sentimen di pasar kripto. “Tekanan jual yang terus meningkat, khususnya pada Bitcoin, menunjukkan bahwa pelaku pasar mulai mempertimbangkan risiko lebih serius di tengah ketidakpastian ekonomi global. Namun, trader harus tetap memperhatikan level teknikal kunci seperti $92.493, yang merupakan level Fibonacci retracement 38,2%,” ujar Fyqieh.

Lebih lanjut Fyqieh menjelaskan, BTC terus melemah dengan data pasar tenaga kerja AS menguji taruhan pada pemangkasan suku bunga Fed pada H1 2025. Klaim pengangguran awal secara tak terduga turun dari 211 ribu (minggu yang berakhir pada 28 Desember) menjadi 201 ribu (minggu yang berakhir pada 4 Januari), terendah sejak 187 ribu pada Januari 2024.

Kondisi pasar tenaga kerja yang lebih ketat dapat mendorong pertumbuhan upah, yang memicu belanja konsumen dan inflasi yang didorong oleh permintaan. Prospek inflasi yang lebih tinggi akan mendukung jalur suku bunga Fed yang lebih agresif. Imbal hasil Treasury AS 10 tahun mencerminkan sentimen terhadap jalur suku bunga Fed, naik ke level tertinggi 4,730%.

Analisis Teknikal

Secara teknikal, indeks Relative Strength Index (RSI) harian Bitcoin berada di level 47, di bawah level netral 50, mengindikasikan momentum bearish. Jika harga BTC terus mengalami koreksi, penurunan dapat meluas hingga menguji level support $92.493, yang ditarik dari rendah November $66.835 hingga tinggi Desember $108.353.

Namun, Fyqieh menambahkan bahwa peluang pemulihan tetap ada. “Jika Bitcoin mampu pulih dan ditutup di atas level psikologis $100.000, maka potensi untuk menguji kembali level tertinggi sepanjang masa di $108.353 masih terbuka lebar,” jelasnya.

Di tengah sentimen bearish ini, pelaku pasar diimbau untuk tetap waspada dan memperhatikan indikator-indikator kunci yang dapat memberikan petunjuk arah pergerakan harga selanjutnya. Sementara masa depan BTC dapat bergantung pada data pasar tenaga kerja, arus ETF, dan kebijakan moneter Fed. Inisiatif yang lebih luas, seperti Strategic Bitcoin Reserve, juga akan memainkan peran penting dalam sentimen pasar.

Kondisi pasar tenaga kerja AS yang lebih ketat dapat menurunkan taruhan pada pemangkasan suku bunga Fed pada H1 2025. Fed yang lebih agresif dapat menyeret BTC di bawah EMA 50 hari menuju level support $90.742. Sebaliknya, tingkat pengangguran yang lebih tinggi dan pertumbuhan upah yang lebih rendah dapat memicu kembali taruhan pada suku bunga Fed pada bulan Maret, mendorong BTC menuju rekor tertingginya di $108.231.

Tentang Tokocrypto

Didirikan pada 2018, Tokocrypto adalah pedagang aset kripto no. 1 di Indonesia yang telah mendapatkan lisensi penuh Pedagang Fisik Aset Kripto (PFAK), dengan lebih dari 4,5 juta pengguna dan nilai rata-rata transaksi harian mencapai US$ 23 juta, serta mendapatkan dukungan penuh dari Binance, platform global exchange no.1 di dunia.

Tokocrypto bertujuan untuk menjadi bursa aset digital terkemuka di Asia Tenggara dengan menyediakan platform yang mudah, sederhana, instan dan aman bagi pelanggan untuk bertransaksi dengan nyaman. Informasi lebih lanjut, kunjungi: www.tokocrypto.com.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Tetap Buka Di Akhir Pekan, Perpustakaan Payakumbuh Perluas Akses Literasi dan Ruang Publik Edukatif
Refleksi 55 Tahun Payakumbuh, DPRD Titip Harapan pada Kepemimpinan Baru
Disnakerperin Payakumbuh Dorong Penguatan Industri Daerah lewat Pelatihan, Sertifikasi, dan Klaster IKM Sepanjang 2025
LRT Jabodebek Hadir Dekat dengan Aktivitas Masyarakat, Terhubung dengan Pusat Perbelanjaan dan Fasilitas Publik
Mau Coba Konsisten Investasi? Coba Lakukan Ini
Rayakan Hari Batik Nasional, BRI-MI Wujudkan Harmoni Budaya dan Investasi Bersama Amanda Hartanto
MIND ID Dorong 10.000 UMK Naik Kelas, Wujudkan Ekonomi Kerakyatan di Daerah
Ratusan Peserta Ramaikan Zumba Party di Marianna Resort dan Convention Tuktuk Samosir

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:20 WIB

Kasatpol PP Payakumbuh Luruskan Isu Penertiban Pedagang

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:02 WIB

Wawako Elzadaswarman Perkuat Sinergi Pusat-Daerah Lewat Bimtek ASWAKADA

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:00 WIB

Payakumbuh Tanam 3.000 Bibit Pisang, Perkuat Sentra Hortikultura dan Ekonomi Petani

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:39 WIB

Pemko Payakumbuh Pastikan Penegakan Perda Sesuai Koridor Hukum dan Kewenangan

Selasa, 21 Juli 2026 - 08:48 WIB

Pemko Payakumbuh Pastikan Seluruh Laporan Diproses Sesuai Aturan, Penegakan Perda Berjalan Sesuai Ketentuan

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:06 WIB

SMA Negeri 1 Payakumbuh perkuat sekolah ramah anak melalui pembekalan literasi digital oleh Diskominfo

Senin, 13 Juli 2026 - 09:32 WIB

KUA Payakumbuh Selatan ajak ASN dukung gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:05 WIB

Menyulap Lahan Tidur Hingga Digitalisasi Layanan, Strategi Sapaku Bidik Kelurahan Terbaik Nasional

Berita Terbaru

Daerah

Kasatpol PP Payakumbuh Luruskan Isu Penertiban Pedagang

Minggu, 26 Jul 2026 - 19:20 WIB

One moment, please...
Loader
Please wait while your request is being verified...