Bahas Inovasi Disruptif, Maxy Academy Hadirkan CEO Sevenpreneur Dalam Talkshow Maxy Talk

- Redaksi

Sabtu, 7 Desember 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam rangka mendukung semangat inovasi generasi muda di era digital, Maxy Academy sukses menyelenggarakan acara Maxy Talk bertema “Disruptive Innovations: Reshaping Industries with Consumer-Focused Products” pada Senin, 2 Desember 2024 , pukul 13.00-14.00. Acara yang berlangsung secara virtual ini dihadiri oleh lebih dari 175 peserta, terdiri dari mahasiswa, sociopreneurs, hingga peserta magang program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM)

Hadir sebagai pembicara utama, Stanley Sebastian, Co-Founder & CEO Sevenpreneur, yang merupakan salah satu pemimpin inovatif di bidang teknologi dan bisnis ventura. Selain itu, acara ini juga mendapat perhatian khusus dari tokoh akademisi dan praktisi bisnis, Isaac Munandar, yang menyampaikan pendapatnya tentang pentingnya tema yang diangkat dalam acara ini.

Dalam paparannya, Stanley menyoroti pentingnya memahami dinamika pasar Indonesia yang unik. “Indonesia adalah salah satu pasar terbesar di Asia Tenggara dengan populasi lebih dari 280 juta. Namun, tantangan terbesar adalah bagaimana menciptakan produk yang relevan dan berkelanjutan, terutama di tengah persaingan yang cepat berubah,” ungkapnya.

Stanley juga menjelaskan bahwa inovasi disruptif tidak selalu berarti menggunakan teknologi tercanggih. Sebaliknya, ia menekankan pentingnya memanfaatkan digitalisasi untuk mengoptimalkan industri tradisional seperti pertanian, manufaktur, dan logistik. “Inovasi disruptif adalah soal memahami kebutuhan konsumen dan menyelaraskan produk dengan kebutuhan mereka yang terus berkembang,” tambahnya.

Isaac Munandar, CEO dan Co-Founder Maxy Academy, memberikan apresiasi atas upaya Maxy Academy menyelenggarakan acara ini. “Topik tentang inovasi disruptif sangat relevan, terutama bagi generasi muda yang tengah mencari cara untuk memberikan dampak positif. Ini bukan hanya tentang teknologi, tetapi juga tentang bagaimana kita merancang solusi yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat luas,” jelas Isaac.

Ia menambahkan bahwa acara seperti ini sangat strategis untuk membuka wawasan mahasiswa terhadap tantangan nyata di dunia kerja dan bisnis. “Kolaborasi antara pendidikan dan industri adalah kunci dalam membentuk ekosistem inovasi di Indonesia,” katanya.

Stanley mendorong para peserta, terutama mahasiswa yang sedang berkuliah atau magang, untuk memanfaatkan waktu sebaik mungkin dalam mengembangkan keterampilan dan jejaring. “Sebagai mahasiswa, kalian berada di fase emas untuk belajar dan bereksperimen. Jangan takut gagal, karena setiap kegagalan adalah pelajaran berharga,” ujar Stanley.

Isaac turut mempertegas pentingnya keberanian untuk mencoba hal baru. “Tidak ada inovasi tanpa keberanian untuk melangkah keluar dari zona nyaman. Mahasiswa perlu berani mencoba, bahkan jika itu berarti menghadapi risiko kegagalan,” tambahnya.

Acara ini berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang antusias. Peserta tidak hanya belajar dari pengalaman Stanley, tetapi juga diajak untuk berpikir kritis tentang bagaimana mereka dapat menciptakan inovasi di bidang mereka masing-masing.

Salah satu peserta, Darga Aly Ramadhani, mahasiswa UPN Veteran Jakarta, menyatakan, “Saya sangat terinspirasi dengan pembicaraan ini. Apa yang disampaikan benar-benar membuka wawasan saya tentang bagaimana membangun bisnis dengan dasar yang kuat.”

Maxy Talk kali ini menegaskan komitmen Maxy Academy dalam memberikan wadah pembelajaran langsung dari para ahli di industri. Dengan menghadirkan narasumber berkualitas seperti Stanley Sebastian dan wawasan dari Isaac Munandar, acara ini memberikan wawasan mendalam tentang inovasi disruptif dan peluang besar di pasar Indonesia.

Maxy Academy berencana untuk terus mengadakan Maxy Talk secara rutin guna menghubungkan mahasiswa dan pelaku industri dengan tema-tema relevan lainnya.

Tentang Maxy Academy

Maxy Academy adalah lembaga pendidikan teknologi yang berfokus pada pengembangan AI dan blockchain. Maxy Academy bertujuan menciptakan ekosistem pembelajaran Digital Skills dan Entrepreneurship yang memungkinkan mahasiswa untuk sertifikasi upskilling dan penempatan magang.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Rekomendasi Villa di Bali yang Nyaman untuk Liburan Keluarga
Rendang Payakumbuh Bidik Pasar Global, Wamen Ekraf Tinjau Kampung Rendang
Payakumbuh Jadi Satu-satunya Daerah di Sumbar yang Dipilih Kemenekraf untuk Akselerasi Kriya
Payakumbuh Siapkan UMKM Rendang Tembus Pasar Ekspor
Desa Devisa buka jalan UMKM rendang Payakumbuh ke pasar ekspor
Payakumbuh Perkuat Kepatuhan Perizinan Pemanfaatan Ruang, Pelanggar Terancam Pembongkaran
Tetap Buka Di Akhir Pekan, Perpustakaan Payakumbuh Perluas Akses Literasi dan Ruang Publik Edukatif
Refleksi 55 Tahun Payakumbuh, DPRD Titip Harapan pada Kepemimpinan Baru

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Let us know you are human:


Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:22 WIB

Rekomendasi Villa di Bali yang Nyaman untuk Liburan Keluarga

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:31 WIB

Rendang Payakumbuh Bidik Pasar Global, Wamen Ekraf Tinjau Kampung Rendang

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Payakumbuh Jadi Satu-satunya Daerah di Sumbar yang Dipilih Kemenekraf untuk Akselerasi Kriya

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:47 WIB

Payakumbuh Siapkan UMKM Rendang Tembus Pasar Ekspor

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:18 WIB

Desa Devisa buka jalan UMKM rendang Payakumbuh ke pasar ekspor

Berita Terbaru

Headline

(HOAKS) Presiden Prabowo Sebut Masyarakat Pasti Dimiskinkan

Rabu, 28 Okt 2026 - 22:20 WIB

Headline

Kolaborasi Terbaru Radar Rindu, Man Osman dan BLAM!

Rabu, 28 Okt 2026 - 22:00 WIB