Riset Terbaru: Bisnis B2B di Indonesia Belum Optimalkan Social Media

- Redaksi

Selasa, 26 November 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Banyak praktisi marketing yang bimbang mengenai strategi yang tepat untuk jenis bisnis B2B (business-to-business) di era social media seperti saat ini. Haruskah marketer meninggalkan strategi direct sales (penjualan langsung) dan berinvestasi lebih di social media? Sayangnya, hampir tidak ada riset pasar yang bisa membantu mereka mengambil keputusan yang tepat.

Demand Gen Lab, perusahaan marketing agency dan riset, memutuskan untuk melakukan riset mengenai strategi social media untuk bisnis B2B. Penelitian ini fokus untuk mendapatkan insight yang akan sangat berguna bagi pelaku marketing di bisnis B2B.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada bulan Oktober 2024, hasilnya sangat mengejutkan. Ternyata, bisnis B2B yang terlibat riset ini, 100% perusahaan tersebut telah memiliki akun Instagram. Namun, hanya 12% perusahaan yang menyediakan budget khusus di atas 15% total budget marketing untuk social media.

Bahkan, ada 36% perusahaan B2B yang tidak menyediakan budget iklan social media sama sekali, meskipun mereka sudah memiliki akun social media. Hasil penelitian ini sangat menarik untuk dikaji lebih lanjut.

β€œBisnis B2B masih berada di fase awal transisi dari direct sales menjadi social media marketing. Mereka masih di fase coba-coba. Jadi sudah punya akun social media, tapi belum menyediakan budget yang cukup untuk eksplorasi lebih serius, ” kata Adhika Dwi Pramudita, Direktur dari Demand Gen Lab yang melakukan penelitian ini.

Hasil penelitian ini diharapkan bisa menjadi bahan diskusi awal bagi praktisi marketing perusahaan B2B untuk lebih berani mengambil keputusan bisnis berdasarkan data. Report lengkap penelitian bisa dicek secara gratis di:Β https://tinyurl.com/riset-socmed-b2b-nov-24

Tentang Demand Gen Lab

Demand Gen Lab adalah perusahaan marketing agency yang telah menangani berbagai klien besar seperti Gopay, Wardah, dan banyak lainnya untuk meningkatkan demand, memproduksi konten, dan memahami pasar. Beberapa servis utama dari Demand Gen Lab adalah riset pasar, content production, social media, dan brand activation.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Rekomendasi Villa di Bali yang Nyaman untuk Liburan Keluarga
Rendang Payakumbuh Bidik Pasar Global, Wamen Ekraf Tinjau Kampung Rendang
Payakumbuh Jadi Satu-satunya Daerah di Sumbar yang Dipilih Kemenekraf untuk Akselerasi Kriya
Payakumbuh Siapkan UMKM Rendang Tembus Pasar Ekspor
Desa Devisa buka jalan UMKM rendang Payakumbuh ke pasar ekspor
Payakumbuh Perkuat Kepatuhan Perizinan Pemanfaatan Ruang, Pelanggar Terancam Pembongkaran
Tetap Buka Di Akhir Pekan, Perpustakaan Payakumbuh Perluas Akses Literasi dan Ruang Publik Edukatif
Refleksi 55 Tahun Payakumbuh, DPRD Titip Harapan pada Kepemimpinan Baru

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Let us know you are human:


Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:22 WIB

Rekomendasi Villa di Bali yang Nyaman untuk Liburan Keluarga

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:31 WIB

Rendang Payakumbuh Bidik Pasar Global, Wamen Ekraf Tinjau Kampung Rendang

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Payakumbuh Jadi Satu-satunya Daerah di Sumbar yang Dipilih Kemenekraf untuk Akselerasi Kriya

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:47 WIB

Payakumbuh Siapkan UMKM Rendang Tembus Pasar Ekspor

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:18 WIB

Desa Devisa buka jalan UMKM rendang Payakumbuh ke pasar ekspor

Berita Terbaru

Headline

Mendagri Tito Minta Pemda Segera Bentuk Satgas MBG di Daerah

Rabu, 28 Okt 2026 - 20:01 WIB