Berasal dari keluarga miskin, akta kelahiran Jokowi rupanya tak serta merta diproses

- Redaksi

Jumat, 6 November 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy


Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (5/11/2026).


REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan tak mengurus akta kelahiran ibunya usai melahirkan. Diakuinya, saat itu keluarganya miskin sehingga tidak mengurus akta kelahiran.

Pengakuan itu dilontarkan Jokowi saat menjawab pertanyaan kuasa hukum dokter Tifa saat bersaksi di persidangan Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim), Kamis (5/11/2026). Jokowi bersaksi dalam persidangan kasus fitnah dan pencemaran nama baik dengan terdakwa Dokter Tifa.

“Terima kasih Yang Mulia. Izin melanjutkan. Saudara saksi, saudara saksi, kapan lahirnya?” kata pengacara Tifa di persidangan.

Saya lahir di Solo pada 21 Juni 1961, kata Jokowi.

Kubu Tifa kemudian mempertanyakan identitas Jokowi saat ia dilahirkan. Jokowi sebenarnya mengaku keluarganya tidak mengurus langsung akta kelahirannya. “Siapa nama yang ada di akta kelahiran itu, Saksi?” tanya pengacara Tifa.

Karena Yang Mulia saya berasal dari keluarga miskin, saat itu kami tidak mendapatkan akta kelahiran, jawab Jokowi.

Kubu Tifa kembali membahas kabar pergantian nama Jokowi dengan nama lain saat ia lahir. Jokowi membenarkan dirinya mengganti nama karena menderita sakit setelah dilahirkan.

“Kapan lahirnya, siapa nama saksinya. Kapan orang tuanya melahirkan, siapa nama saksinya?” tanya pengacara Tifa.

Saat itu ibu saya bilang namanya Mulyono. Tapi karena sakit, diganti menjadi Joko Widodo, kata Jokowi.


Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

63% Pemuda Indonesia Tak Tertarik Bekerja di Program MBG, Bagaimana dengan Kopdes Merah Putih?
Isu Politik-Hukum Terkini: Hak Angket Diperiksa dan Jokowi Marah
Harga Emas Hari Ini 6 November 2026: Antam Rp 2,55 Juta, Cek UBS, Galeri24 dan Buyback Terbaru
Tiga Jam Jelang Penangkapan, Ketum Parpol Disebut Sudah Bertemu Puluhan Jenderal di Balik Kasus Penyadapan Prabowo
Cuaca Bandung Hari Ini 6 November 2026, BMKG Prediksi Berawan dan Suhu Capai 32 Derajat
Menko Airlangga Sebut MBG dan KDMP Berkontribusi pada Pertumbuhan Ekonomi
Buruh Jabar Demo Tuntut UMP 2027 Rp 4,12 Juta, Desak Dedi Mulyadi Penuhi KHL 100 Persen
Pertarungan Elit di Balik Kasus Penyadapan Listyo Sigit Melawan Prabowo, Masyarakat Dapat Apa?
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 09:25 WIB

63% Pemuda Indonesia Tak Tertarik Bekerja di Program MBG, Bagaimana dengan Kopdes Merah Putih?

Jumat, 6 November 2026 - 09:05 WIB

Isu Politik-Hukum Terkini: Hak Angket Diperiksa dan Jokowi Marah

Jumat, 6 November 2026 - 08:46 WIB

Harga Emas Hari Ini 6 November 2026: Antam Rp 2,55 Juta, Cek UBS, Galeri24 dan Buyback Terbaru

Jumat, 6 November 2026 - 08:25 WIB

Tiga Jam Jelang Penangkapan, Ketum Parpol Disebut Sudah Bertemu Puluhan Jenderal di Balik Kasus Penyadapan Prabowo

Jumat, 6 November 2026 - 08:05 WIB

Cuaca Bandung Hari Ini 6 November 2026, BMKG Prediksi Berawan dan Suhu Capai 32 Derajat

Berita Terbaru