Gubernur Khofifah: Gelar Pasar Murah untuk Meringankan Pengeluaran Rumah Tangga

- Redaksi

Jumat, 6 November 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO (Lentera) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa terus mendekatkan akses masyarakat terhadap kebutuhan pangan dengan menggelar pasar murah di halaman Balai Desa Jatiadi, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, Selasa (3/11/2026). Kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT Provinsi Jawa Timur ke-81 ini menyediakan berbagai bahan pokok dengan harga terjangkau untuk membantu mengurangi pengeluaran rumah tangga.

Berbagai kebutuhan sehari-hari tersedia di Pasar Murah, mulai dari beras, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, bawang merah, bawang putih, cabai, telur ayam, hingga daging ayam. Hadirnya pasar murah di tingkat desa diharapkan dapat memudahkan warga memperoleh bahan pangan tanpa harus mengeluarkan biaya lebih.

Gubernur Khofifah mengatakan, peringatan HUT Provinsi Jawa Timur ke-81 ini tidak hanya sekedar menjadi momentum memperingati perjalanan pembangunan daerah, namun juga menghadirkan kegiatan-kegiatan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“HUT Jatim ke-81 kami rayakan melalui kegiatan yang dekat dengan kebutuhan masyarakat. Pasar Murah ini merupakan salah satu upaya kami membantu warga mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau,” ujarnya.

Pada Pasar Murah kali ini, beras medium hasil Program Stabilisasi Pasokan Pangan dan Harga (SPHP) dijual Rp55 ribu per kemasan lima kilogram, sedangkan beras premium Rp70 ribu per kemasan lima kilogram.

Komoditas lainnya antara lain gula pasir Rp14 ribu per kilogram, tepung terigu Rp10 ribu per kilogram, dan minyak goreng MinyaKita Rp13 ribu per liter. Bawang merah dan bawang putih masing-masing dijual Rp6 ribu per kemasan 250 gram, sedangkan cabai dijual Rp5 ribu per paket.

Untuk memenuhi kebutuhan protein keluarga, Pasar Murah juga menyediakan telur ayam ras dengan harga Rp 20 ribu per bungkus. Daging ayam dijual dalam dua pilihan kemasan yaitu Rp. 32 ribu untuk kemasan besar dan Rp. 16 ribu untuk kemasan kecil.

Khofifah menilai keterjangkauan harga pangan berperan penting dalam membantu keluarga mengatur pengeluaran sehari-hari. Ketika pengeluaran untuk kebutuhan dasar dapat dikurangi, masyarakat memiliki lebih banyak ruang untuk memenuhi kebutuhan lainnya, termasuk pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan keluarga.

“Kami ingin masyarakat bisa memperoleh kebutuhan pangan dengan lebih mudah dan terjangkau. Ketika pengeluaran untuk kebutuhan pokok bisa dihemat, keluarga punya ruang untuk memenuhi kebutuhan penting lainnya,” ujarnya.

Dijelaskannya, Pasar Murah merupakan salah satu upaya pemerintah menjaga stabilitas harga sekaligus melindungi daya beli masyarakat. Melalui kegiatan yang diadakan lebih dekat dengan pemukiman, diharapkan akses terhadap bahan pokok menjadi lebih mudah, terutama bagi keluarga yang harus berhati-hati dalam mengatur pengeluaran rumah tangga.

Khofifah berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Jatiadi dan sekitarnya. Ia juga mengajak semua pihak untuk terus memperkuat kesadaran dan gotong royong dalam menjaga ketahanan pangan dan membantu masyarakat menghadapi dinamika harga kebutuhan pokok.

“Semoga Pasar Murah ini dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kami ingin semangat HUT Jatim dapat dirasakan melalui manfaat nyata bagi keluarga di Jatim,” ujarnya.

Selain memberikan makanan dengan harga terjangkau, Khofifah juga melakukan pengundian dan pembagian sejumlah hadiah atau doorprize kepada warga yang hadir. Kegiatan ini menambah kemeriahan rangkaian peringatan HUT Provinsi Jawa Timur ke-81 bersama masyarakat.

Sedangkan manfaat Pasar Murah dirasakan langsung oleh warga yang datang berbelanja. Anis (24), salah satu pengunjung mengaku terbantu dengan harga berbagai kebutuhan pokok yang ditawarkan. Menurut dia, pasar murah memberikan kesempatan masyarakat mendapatkan pangan dengan harga lebih murah.

Hal senada juga diungkapkan Nuraini. Sambil membawa sebungkus telur ayam, ia mengaku bersyukur bisa mendapatkan makanan dengan harga terjangkau. Telur ini juga akan digunakan untuk menambah asupan nutrisi selama kehamilan.

“Selain itu, saya juga mendapat telur untuk tambahan nutrisi bagi calon buah hati,” tutupnya.

Redaktur: Lutfiyu Handi

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Pertarungan Elit di Balik Kasus Penyadapan Listyo Sigit Melawan Prabowo, Masyarakat Dapat Apa?
Jokowi meminta semua pihak menghormati keputusan MA terkait Suket Gibran
BMKG Prediksi Hujan Ringan Akan Melanda Sejumlah Kabupaten Fakfak
Prakiraan Cuaca BMKG Jumat, 6 November 2026 Peringatan Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di Papua
Usai Lengkap Kesaksian di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Jokowi: Saya Sudah Tunjukkan Ijazah Semua
12 Drama Korea Terbaru Tayang November 2026
Jokowi meminta semua pihak menghormati keputusan MA terkait ijazah Gibran
Fakta Lengkap Aksi Boikot Ruben Onsu, Alasan KPI Diminta Turun Tangan
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 06:45 WIB

Pertarungan Elit di Balik Kasus Penyadapan Listyo Sigit Melawan Prabowo, Masyarakat Dapat Apa?

Jumat, 6 November 2026 - 06:25 WIB

Jokowi meminta semua pihak menghormati keputusan MA terkait Suket Gibran

Jumat, 6 November 2026 - 06:05 WIB

BMKG Prediksi Hujan Ringan Akan Melanda Sejumlah Kabupaten Fakfak

Jumat, 6 November 2026 - 05:46 WIB

Prakiraan Cuaca BMKG Jumat, 6 November 2026 Peringatan Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di Papua

Jumat, 6 November 2026 - 05:25 WIB

Usai Lengkap Kesaksian di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Jokowi: Saya Sudah Tunjukkan Ijazah Semua

Berita Terbaru