MBG dan Kopdes menjadi penopang pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III 2026

- Redaksi

Jumat, 6 November 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JawaPos.com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan tiga program prioritas Presiden Prabowo Subianto akan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III-2026 mencapai 5,47 persen.

Pertumbuhan pada triwulan III tahun 2026 salah satunya disebabkan oleh konsumsi pemerintah yang tumbuh sebesar 8,95 persen atau meningkat dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebesar 5,66 persen.

Ia menjelaskan, belanja pemerintah pada dua kuartal terakhir, khususnya kuartal II dan III tahun 2026, terus digenjot untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

Belanja pemerintah ini sebagian berasal dari konsumsi program unggulan pemerintah antara lain MBG dan juga koperasi KDKMP, kata Airlangga dalam jumpa pers, Jakarta, Kamis (5/11).

Airlangga mengatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III 2026 juga ditopang oleh kinerja ekspor yang tumbuh 4,58 persen. Capaian tersebut lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekspor pada triwulan II tahun 2026 sebesar 4,07 persen.

Sedangkan impor mencatatkan pertumbuhan sebesar 7,31 persen. Menurut dia, peningkatan impor terutama didorong oleh kebutuhan produksi, investasi, bahan baku, dan barang modal.

Dari sisi sektor usaha, Airlangga mengatakan industri pengolahan merupakan salah satu sektor yang memberikan kontribusi terbesar terhadap pertumbuhan ekonomi. Sektor ini mempunyai kontribusi sebesar 19,22 persen terhadap perekonomian nasional dengan pertumbuhan mencapai 5,87 persen.

Pertumbuhan industri makanan dan minuman juga tumbuh tinggi, 7,09 persen. Kimia dan farmasi 8,1 persen. Kemudian logam dasar 9,94 persen, ini bagian dari kebijakan hilirisasi. Dan juga pada industri otomotif pertumbuhannya 6,14 persen, jelasnya.

Ia mengatakan, pertumbuhan industri kimia juga didorong oleh penerapan kebijakan biodiesel B50, investasi pada Fatty Acid Methyl Ester (FAME), serta peningkatan produksi FAME. Selain itu, penggunaan pupuk dan investasi terkait hilirisasi juga menjadi faktor pendukungnya.

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Usai Lengkap Kesaksian di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Jokowi: Saya Sudah Tunjukkan Ijazah Semua
12 Drama Korea Terbaru Tayang November 2026
Gubernur Khofifah: Gelar Pasar Murah untuk Meringankan Pengeluaran Rumah Tangga
Jokowi meminta semua pihak menghormati keputusan MA terkait ijazah Gibran
Fakta Lengkap Aksi Boikot Ruben Onsu, Alasan KPI Diminta Turun Tangan
Jokowi Ungkap Sakit Hatinya Usai Makam Orang Tuanya Diziarahi
Tanggapan Daop 7 Madiun terkait viralnya video tenda hajatan di jalur Langsiran INKA
BMKG memperkirakan cuaca berawan di Bandar Lampung 6 November 2026
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 05:25 WIB

Usai Lengkap Kesaksian di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Jokowi: Saya Sudah Tunjukkan Ijazah Semua

Jumat, 6 November 2026 - 05:05 WIB

12 Drama Korea Terbaru Tayang November 2026

Jumat, 6 November 2026 - 04:45 WIB

Gubernur Khofifah: Gelar Pasar Murah untuk Meringankan Pengeluaran Rumah Tangga

Jumat, 6 November 2026 - 04:25 WIB

Jokowi meminta semua pihak menghormati keputusan MA terkait ijazah Gibran

Jumat, 6 November 2026 - 04:05 WIB

Fakta Lengkap Aksi Boikot Ruben Onsu, Alasan KPI Diminta Turun Tangan

Berita Terbaru

Headline

12 Drama Korea Terbaru Tayang November 2026

Jumat, 6 Nov 2026 - 05:05 WIB