Feri Amsari berjanji akan mendukung Gibran pada tahun 2029 asalkan…

- Redaksi

Jumat, 30 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Berita Ekonomi, Jakarta –

Polemik soal ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali memunculkan pernyataan menarik. Kali ini, politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dian Sandi Utama angkat bicara dengan Peneliti Poshdem Universitas Andalas, Feri Amsari, yang disebut-sebut menjanjikan dukungan kepada Gibran untuk Pilpres 2029.

Dian mengungkapkan, Feri bersedia mendukung putra sulung Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) tersebut jika ijazah SMA sederajat yang dipersoalkan terbukti ada dan asli.

Kisahnya bermula saat Dian berbincang dengan Feri tentang polemik pembuktian sejarah pendidikan Gibran. Dalam perbincangan tersebut, Dian menyampaikan pandangannya bahwa tidak menemukan atau melihat bukti bukan berarti bukti tersebut tidak ada.

Baca juga: Salam 3 Jari Guru Besar UGM Disindir Relawan Gibran: Gagal Move On?

“Bang Feri Amsari tersenyum saat saya bilang kita belum melihatnya bukan berarti tidak ada,” tulis Dian di akun X, dikutip Jumat (30/10/2026).

Menurut Dian, respon Feri saat itu cukup mengejutkan. Pakar hukum tata negara itu disebut menyatakan kesediaannya mendukung Gibran pada kontestasi politik 2029 jika keberadaan ijazah yang dimaksud selama ini benar-benar bisa dibuktikan.

Saat itu dia menjawab ya, kalau memang ada, saya berjanji akan mendukung Gibran 2029, kata Dian Sandi.

Pernyataan yang dilontarkan Dian ini menjadi sorotan tersendiri, mengingat Feri selama ini dikenal cukup vokal mengkritik Gibran, terutama terkait kontroversi riwayat pendidikan sang wakil presiden.

Sikap kritis Feri salah satunya terlihat saat menanggapi surat terbuka yang ditandatangani 150 profesor. Surat tersebut berisi desakan agar Gibran mundur dari jabatan wakil presiden menyusul kontroversi ijazah yang menyeret namanya.

Baca juga: Tiba-tiba Mundur dari Sidang Gibran, Politisi PSI: Tangkap Denny Indrayana

Feri menilai surat terbuka tersebut bukan sekadar kritik biasa, melainkan bentuk seruan moral yang lahir dari kegelisahan etis di kalangan akademisi. Oleh karena itu, menurutnya, Gibran perlu memberikan respons serius terhadap tuntutan tersebut.

Pada dasarnya tentu saja itu seruan etis. Tentu saja orang yang punya etika akan menaati seruan moral itu, kata Feri dalam tayangan YouTube Kompas TV.

Ia juga menyinggung putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menurutnya telah memberikan gambaran umum mengenai persoalan ijazah. Feri menilai Gibran sebaiknya mengambil langkah lebih terbuka ketimbang membiarkan polemik semakin rumit.

Apalagi putusan MK telah memberikan gambaran bahwa tidak ada sertifikat tersebut, dan tentunya daripada mempersulit, sebaiknya muncul proses yang lebih berjiwa besar, ujarnya.

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Sebut Nama Anies dan Ganjar, Dokter Tifa menantang UGM untuk mengabadikan nama Jokowi di gedung ini
Enam Dapur MBG di Lumajang Disanksi BGN, Operasional Dihentikan Mulai 2 November
Prabowo Dukung Pembuatan UU Satu Data Indonesia, Kedaulatan Data Dipertaruhkan di Era Digital
BMKG Prakirakan Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Riau Sore hingga Sore
Apa yang menarik dari lini mobil mewah terbaru Mercedes yang baru saja diluncurkan di Vietnam?
Polisi Bebaskan 34 Orang Usai Aksi Demo Berakhir Rusuh di Malioboro, Jogja
Shalima Hakim, putri Wanda Hamidah, menyemprot Prabowo saat berunjuk rasa di Bundaran HI
Singapura Tegas Korporasi Penyebab Karhutla, Masyarakat Ibaratkan Era Jokowi, Sinar Mas Didenda Rp7,8 Triliun dan Hanya Dibayar Rp78,5 Miliar, Ujung-ujungnya Anak Pemilik Sinar Mas Berbisnis dengan Anak Jokowi
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Sebut Nama Anies dan Ganjar, Dokter Tifa menantang UGM untuk mengabadikan nama Jokowi di gedung ini

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Enam Dapur MBG di Lumajang Disanksi BGN, Operasional Dihentikan Mulai 2 November

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Prabowo Dukung Pembuatan UU Satu Data Indonesia, Kedaulatan Data Dipertaruhkan di Era Digital

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Feri Amsari berjanji akan mendukung Gibran pada tahun 2029 asalkan…

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:40 WIB

BMKG Prakirakan Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Riau Sore hingga Sore

Berita Terbaru