Gempa tektonik mengguncang Laut Banda, Kaimana, Papua Barat pada Jumat 30 Oktober 2026 pukul 03:32:13 WIB. Foto: BMKG.
Jakarta: Gempa tektonik mengguncang Laut Banda, Kaimana, Papua Barat pada Jumat 30 Oktober 2026 pukul 03:32:13 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap kekuatan gempa berkekuatan magnitudo (M) 5,3 pada kedalaman 10 km.
Hasil pemodelan tsunami menunjukkan gempa ini tidak berpotensi tsunami, kata Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Wijayanto, dilihat dari laman BMKG, Jumat 30 Oktober 2026.
Episentrum gempa terletak pada koordinat 4,42° Lintang Selatan; 132,56° Bujur Timur, atau tepatnya terletak di laut 139 km barat laut Tual, Maluku.
Dengan memperhatikan letak episenter dan kedalaman hiposenter, maka gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif di dasar laut. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi mempunyai mekanisme pergerakan geser (slip pukulan).
peta goyang. Foto: BMKG.
Berdasarkan perkiraan tingkat guncangan pada peta (peta goyang), gempa ini dirasakan dengan skala intensitas: III MMI (Getaran terasa nyata di dalam rumah. Getaran terasa seperti truk lewat) di Buruway, Kaimana; Karas, Fak Fak; Wakate, Seram Timur.
Hingga pukul 03:45:00 WIB, hasil pantauan BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan. BMKG akan terus memantau aktivitas gempa susulan dan memberikan informasi terkini kepada pemangku kepentingan dan masyarakat. Himbauan kepada masyarakat:
“Tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Hindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa,” pesan Wijayanto.
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency














