Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) menegaskan, pernyataannya terkait ijazah Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) bukanlah sebuah serangan, melainkan pembelaan. Penjelasan tersebut ia sampaikan dalam perbincangan di kanal YouTube The Johan Budi Podcast yang ditayangkan pada Sabtu (24/10/2026).
Johan Budi, mantan Juru Bicara Kepresidenan era Jokowi, menanyakan hubungan JK dengan sejumlah tokoh. JK mengaku memiliki hubungan baik dengan Susilo Bambang Yudhoyono, Megawati Soekarnoputri, dan Prabowo Subianto. Diakuinya, hubungan dengan Jokowi mungkin akan sedikit renggang pasca polemik ijazah.
JK mengaku yakin ijazah yang diberikan Jokowi itu asli. Justru karena itu, menurut dia, dokumen tersebut harus diperlihatkan kepada publik.
“Ada apa dengan pernyataan Saya?” ucapnya. Ia kaget karena pernyataannya menuai keberatan, bahkan sampai konferensi pers.
Saya justru membela Jokowi, kata JK. Ia menegaskan tak sependapat dengan Roy Suryo yang menyebut ijazah itu palsu. “Kalau Roy Suryo bilang palsu, saya bilang tidak,” ujarnya.
Menurut JK, inti permasalahannya bukan asli atau tidaknya dokumen tersebut, melainkan penolakan untuk menunjukkannya. “Kenapa kamu tidak mau menunjukkannya?” dia bertanya. Menurutnya masalah ini sebenarnya sederhana.
Johan Budi mengatakan, pihak Jokowi berdalih media sosial penuh hoaks. Alasan tersebut tak ditanggapi langsung oleh JK dan kembali hanya meminta ditunjukkannya dokumen.
Pernyataan JK, kata Johan Budi, kemudian dikaitkan dengan tudingan JK yang membiayai pihak-pihak yang mempermasalahkan ijazah tersebut. JK membantah tudingan tersebut dan mengaku marah. “Saya dituduh macam-macam. Saya marah juga, jadi saya adu ke polisi,” ujarnya.
Baca juga: Tanggapan Bro Ron atas Usulan Kader PSI agar Jokowi Gantikan Kaesang sebagai Ketua Umum
Sebelumnya, kuasa hukum JK mendatangi Mabes Polri pada Senin (6/4/2026) untuk melaporkan Rismon Hasiholan Sianipar atas dugaan pencemaran nama baik. Pelaporan itu terkait pernyataan yang menuduh JK memberikan Rp. 5 Miliar untuk Roy Suryo dan kawan-kawan.
Sehari sebelum laporan, JK sempat membantah tudingan tersebut. Dalam keterangannya di kediamannya, ia menyebutkan kabar dirinya mendanai Roy Suryo dan kawan-kawan sebesar Rp. 5 miliar itu tidak benar. Ia pun mengaku tidak pernah mengenal Rismon secara pribadi, dan hanya mengenal Roy Suryo karena pernah menjadi menterinya.
Dalam podcast tersebut, JK tidak merinci perkembangan laporannya. Dia hanya menegaskan posisinya: dia yakin ijazah itu asli dan memintanya untuk ditunjukkan.
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency














