Ahmad Ali: PSI Tidak Bisa Hanya Andalkan Sosok Jokowi untuk Jadi Juara

- Redaksi

Minggu, 25 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ruminews.id, Bogor — Ketua Harian DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ahmad Ali menilai popularitas Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) belum cukup membawa partainya menjadi juara tanpa didukung mesin organisasi yang kuat.

Menurut dia, tokoh yang memiliki banyak pendukung perlu didukung struktur partai yang terorganisir agar dukungan masyarakat bisa terhimpun dan tersalurkan melalui organisasi.

Pernyataan tersebut disampaikan Ahmad Ali saat ditemui di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (24/10/2026), dalam rangkaian Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PSI.

“Tidak mungkin kita menjadi juara jika hanya mengandalkan angka,” kata Ahmad Ali.

Dia menjelaskan, struktur organisasi menjadi saluran konsolidasi dukungan terhadap tokoh-tokoh andalan partai.

Tanpa mesin organisasi yang kuat, popularitas seorang tokoh dinilai tidak otomatis diterjemahkan menjadi kekuatan politik partai.

Karena angkanya akan efektif kalau ada mesin. Mesin. Jadi ada salurannya, ada yang menampungnya, jelasnya.

Ahmad Ali mencontohkan Jokowi sebagai salah satu tokoh utama PSI.

Menurut dia, dukungan masyarakat terhadap mantan presiden tersebut perlu diimbangi dengan struktur organisasi yang mampu menjangkau dan menampung pendukungnya.

Jadi kalau kita bilang Pak Jokowi salah satu tokoh utama di partai ini, penggemarnya banyak sekali, tapi kalau strukturnya tidak ditata rapi, tidak akan ada yang bisa menampung semua orang, kata Ahmad Ali.

Untuk memperkuat organisasi, PSI kini sedang melakukan evaluasi struktur partai melalui rapat kerja di tingkat daerah dan daerah.

Evaluasi tersebut bertujuan untuk memastikan pembentukan struktur memenuhi target yang ditetapkan dalam peraturan organisasi (PO) PSI.

Ahmad Ali mengatakan pihaknya menargetkan terbentuknya struktur dengan jumlah anggota tertentu di setiap tingkatan.

Sasarannya meliputi tingkat desa 10 orang, tingkat kecamatan 15 orang, tingkat kabupaten 25 orang, dan tingkat provinsi 45 orang.

Jadi targetnya 10 orang per desa, 15 orang per kecamatan, 25 orang per kabupaten, dan kemudian 45 orang per provinsi, kata Ahmad Ali.

Ia juga mengungkapkan, penguatan struktur organisasi merupakan salah satu pesan Jokowi kepada jajaran PSI. Pesan ini disampaikan sebelum Jokowi meninggalkan lokasi kegiatan.

“Pak Jokowi, sebelum berangkat beliau berpesan kepada saya untuk menyampaikan betapa pentingnya membangun struktur organisasi,” kata Ahmad Ali.

Jokowi sebelumnya menghadiri Rapat Koordinasi PSI di SICC, Kabupaten Bogor, pada Sabtu sore. Ia tiba bersama putra bungsunya, Kaesang Pangarep yang menjabat sebagai Ketua Umum PSI.

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

James Bond Terbaru Masuk Tahap Screen Test, Siapa Saja Aktor yang Ikutnya? Simak Bocoran Finalisnya!
Terkait penanganan kasus ijazah Wakil Presiden Gibran, Prabowo disebut sudah memberikan sinyal melalui Bareskrim
Bupati Kutim Apresiasi Simposium Sangatta Neuroscience Update, Dorong Pelayanan Kesehatan Lebih Baik
Setelah viral, Balai TNBG mengirimkan tim gabungan dengan Gakkum Wilayah 1 Sumut
Uji Coba Prasmanan MBG di Mataram, Ini Hasilnya
Prabowo Soroti Budaya ABS, Pernyataan Purbaya Soal Laporan Ekonomi Perlu Dibaca Selengkapnya – wwb.co.id
Peluang duet Dedi Mulyadi-Gibran di Pilpres 2029 bergantung pada Prabowo
Viral Pelari JRF 2026 Terobos Pagar Pembatas COP, Simak Fungsinya
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 04:20 WIB

James Bond Terbaru Masuk Tahap Screen Test, Siapa Saja Aktor yang Ikutnya? Simak Bocoran Finalisnya!

Minggu, 25 Oktober 2026 - 04:00 WIB

Terkait penanganan kasus ijazah Wakil Presiden Gibran, Prabowo disebut sudah memberikan sinyal melalui Bareskrim

Minggu, 25 Oktober 2026 - 03:40 WIB

Bupati Kutim Apresiasi Simposium Sangatta Neuroscience Update, Dorong Pelayanan Kesehatan Lebih Baik

Minggu, 25 Oktober 2026 - 03:21 WIB

Setelah viral, Balai TNBG mengirimkan tim gabungan dengan Gakkum Wilayah 1 Sumut

Minggu, 25 Oktober 2026 - 03:00 WIB

Uji Coba Prasmanan MBG di Mataram, Ini Hasilnya

Berita Terbaru

Headline

Uji Coba Prasmanan MBG di Mataram, Ini Hasilnya

Minggu, 25 Okt 2026 - 03:00 WIB