Malutpost.id – Partai Golkar secara mengejutkan mengambil langkah strategis terkait peta politik Indonesia ke depan. Partai berlambang pohon beringin itu menyatakan sudah menentukan sikap politiknya menjelang pemilihan presiden (Pilpres) 2029 mendatang. Nama yang muncul sebagai tokoh utama yang diusung Golkar tak lain adalah Presiden terpilih, Prabowo Subianto.
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia mengungkapkan, keputusan tersebut bukanlah keputusan yang diambil secara tiba-tiba. Menurutnya, Golkar sudah memiliki sikap politik yang jelas sejak akhir tahun 2024. Fokus utama partai saat ini adalah menjamin keberlangsungan kepemimpinan nasional dengan mengandalkan sosok Prabowo Subianto sebagai calon presiden periode berikutnya.
“Sejak akhir tahun 2024, posisi politik Golkar sudah sangat jelas. Menghadapi Pilpres 2029, kita sudah memiliki nama calon presiden yaitu Pak Prabowo,” kata Doli saat memberikan keterangan di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (10/10).
Meski sudah mengunci nama Prabowo Subianto sebagai calon presiden, Golkar mengaku masih bungkam soal siapa yang akan mendampinginya sebagai calon wakil presiden. Doli menjelaskan, penentuan pasangan lengkap dalam suatu kontestasi politik biasanya dilakukan mendekati masa pendaftaran resmi. Selain itu, penentuan calon wakil presiden juga akan sangat bergantung pada dinamika koalisi partai pengusung lainnya.
Doli menambahkan, penentuan calon wakil presiden juga akan melibatkan pertimbangan dari Prabowo Subianto sendiri. Menurutnya, saat ini fokus utama seluruh elemen bangsa, termasuk Golkar, adalah memastikan pemerintahan saat ini dapat berjalan stabil dan sukses.
“Tidak mungkin kita sekarang bertanya kepada Pak Prabowo siapa calon wakil presidennya, padahal saat ini kita semua masih fokus menjalankan pemerintahan ini. Keputusannya pasti akan dibicarakan di akhir,” imbuhnya.
Soal peluang Gibran Rakabuming Raka kembali mendampingi Prabowo di 2029, Doli memberikan jawaban diplomatis. Ia menyatakan keberhasilan kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran saat ini akan menjadi tolak ukur utama. Jika pemerintahan saat ini dinilai sukses dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, maka peluang bermitra kembali sangat terbuka lebar.
“Jika pemerintahan ini berhasil, maka patut dipertimbangkan untuk merekomendasikan mitra yang sama. Namun tugas utama kita saat ini adalah bekerja keras mensukseskan program pemerintah agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkas Doli.
Saat ini, Golkar menegaskan komitmennya untuk menjadi pendukung utama menyukseskan seluruh program kerja pemerintah agar dapat tersampaikan dengan baik kepada seluruh lapisan masyarakat Indonesia.
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency














