Ratusan demonstran pro-Palestina berunjuk rasa di Manhattan setelah pidato Netanyahu di PBB, mengutuk perang Gaza dan menyerukan penangkapannya.
Para pengunjuk rasa dari Jewish Voice for Peace (JVP) memblokir First Avenue di dekat markas besar PBB sebagai bentuk penolakan terhadap pidato Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Sidang Majelis Umum PBB ke-81 di New York City, Amerika Serikat, Kamis (24/9/2026). Aksi tersebut merupakan bagian dari demonstrasi ratusan warga yang mengecam perang di Gaza dan menyerukan penangkapan Netanyahu usai menyampaikan pidatonya di forum PBB. (REUTERS/Bing Guan)
Para pengunjuk rasa membentangkan spanduk selama protes setelah pidato Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Sesi ke-81 Majelis Umum PBB. Para pengunjuk rasa berkumpul di tangga Perpustakaan Umum New York sebelum bergerak ke jalan-jalan Manhattan. Mereka membawa bendera Palestina serta spanduk bertuliskan “New York menolak Zionisme” dan “Palestina berhak atas kebebasan – Netanyahu tidak!”. (REUTERS/David ‘Dee’ Delgado)
Para pengunjuk rasa mengatakan kehadiran mereka dipicu oleh laporan adanya korban sipil, termasuk anak-anak yang terbunuh dan keluarga-keluarga di Gaza yang kelaparan akibat perang. Mereka juga mengkritik dukungan Amerika Serikat yang terus berlanjut terhadap Israel dan mempertanyakan keputusan yang mengizinkan Netanyahu berbicara di forum PBB. (REUTERS/David ‘Dee’ Delgado)
Sejumlah pengunjuk rasa menegaskan, kritik terhadap pemerintah Israel tidak bisa disamakan dengan kebencian terhadap Yahudi. Salah satu peserta Yahudi menolak klaim Netanyahu bahwa ia berbicara atas dasar keyakinannya dan menyerukan agar perdana menteri Israel dipenjara. (REUTERS/David ‘Dee’ Delgado)
Aksi ini terjadi di tengah rangkaian debat umum Sidang Umum PBB ke-81 di New York. Para pengunjuk rasa memanfaatkan momentum pertemuan para pemimpin dunia untuk menyuarakan tuntutan terkait perang di Gaza dan kebijakan pemerintah Israel. (REUTERS/David ‘Dee’ Delgado)
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency