Dedi Mulyadi Jangan Tergiur Bujukan Jokowi, Nanti Rugi Kalau Mau Maju Bareng Gibran di Pilpres 2029

- Redaksi

Selasa, 22 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivis politik, sosial, dan ekonomi Arif Wicaksono mengatakan Dedi Mulyadi sama sekali tidak membutuhkan Gibran Rakabuming Raka untuk menjadi cawapres di Pilpres 2029 sebagai calon presiden dan calon wakil presiden. Sebaliknya, Gibran sangat membutuhkan sosok Gubernur Jawa Barat.

Menurut Arief Wicaksono, Dedi Mulyadi merupakan salah satu calon Pilpres 2029 yang paling diunggulkan saat ini.

Dari hasil riset sejumlah lembaga survei, tingkat popularitas Dedi Mulyadi bahkan melampaui Presiden Prabowo Subianto, elektabilitasnya mencapai 19,8 persen. Hasil tersebut berbanding terbalik dengan Gibran yang hanya tertahan di angka 2 persen.

Baca juga: Jokowi Terbuka Buka Komunikasi, Dedi Mulyadi-Gibran di Pilpres 2029 Makin Jelas

“KDM tidak butuh Gibran. Yang butuh justru sebaliknya,” kata Arief Wicaksono. Olenka.id Selasa (22/9/2026).

Bagi Arief, memilih Gibran sebagai pasangannya sama saja Dedi Mulyadi merendahkan popularitasnya sendiri, ia menurunkan nilai tawar hingga titik terendah. Untuk itu, dia berharap Dedi Mulyadi memilih sosok lain yang tingkat elektabilitasnya minimal sama.

“Kalau KDM mau jadi partner, berarti dia sendiri yang mengurangi nilainya: 19,8% dibandingkan hanya 2%. Apakah KDM mau meminjam popularitasnya?” katanya.

Jokowi Buka Komunikasi dengan Dedi Mulyadi

Rumor Dedi Mulyadi-Gibran Rakabuming bakalan maju ke Pilpres 2029 mencuat dalam satu dua hari terakhir. Dukungan terhadap pasangan ini pun mengalir di media sosial.

Ekonom dan Pengamat Kebijakan Publik Muhammad Said Didu mengatakan, peluang duet Dedi Mulyadi dan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2029 semakin kuat dan mulai terlihat jelas.

Pernyataan tersebut dilontarkan Said Didu menanggapi unggahan akun X @LambeSahamjja yang dalam unggahannya menyebutkan Dedi Mulyadi kini semakin lekat dengan keluarga Jokowi, di mana kedua kubu digadang-gadang akan menjadi poros baru pada Pilpres mendatang.

Gibran-KDM makin jelas, kata Said Didu saat membagikan unggahannya seperti dilansir Olenka.id Selasa (22/9/2026).

Sementara dalam unggahan @LambeSahamjja yang dibagikan Said Didu, Jokowi disebut bakal menggandeng Dedi Mulyadi yang saat ini masih berstatus kader Gerindra. Jika duet ini menjadi kenyataan, maka Dedi Mulyadi-Gibran jelas akan menjadi batu sandungan bagi Prabowo Subianto yang berusaha mempertahankan kekuasaan hingga periode kedua.

“Jokowi dikabarkan akan berkolaborasi dengan KDM untuk menjodohkannya dengan Gibran di Pilpres 2029,” demikian narasi yang dibagikan akun tersebut.

Akun tersebut mengklaim, sejak awal tahun 2026, Jokowi sudah lama memantau elektabilitas Dedi Mulyadi karena Gubernur Jawa Barat merupakan salah satu calon yang paling unggul dalam berbagai survei terkini, bahkan elektabilitas Dedi Mulyadi mengungguli Prabowo Subianto.

“Jokowi memantau elektabilitas Dedi Mulyadi sejak awal tahun meningkat. Penyebabnya karena Dedi Mulyadi populer di survei bahkan mengungguli Prabowo,” kata akun tersebut.

Tak hanya memantau perkembangan elektabilitas Dedi Mulyadi, Jokowi juga mulai membuka komunikasi dengan Dedi Mulyadi, belakangan ini komunikasi kedua partai disebut semakin intens.

Komunikasi Jokowi dengan Dedi Mulyadi semakin intens, ujarnya lagi.

Di sisi lain, elektabilitas Dedi Mulyadi memang menunjukkan peningkatan dalam sejumlah survei yang dirilis pada tahun 2026.

Survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang dirilis Juli 2026 misalnya, mencatat elektabilitas Dedi Mulyadi dalam simulasi semi terbuka mencapai 35 persen.

Angka tersebut meningkat dari 19,7 persen pada November 2025. Pada periode yang sama, elektabilitas Prabowo tercatat anjlok dari 34,9 persen menjadi 14,5 persen.

Sementara survei Tempo Data Science yang diterbitkan Agustus 2026 juga menempatkan Dedi Mulyadi di posisi teratas dalam simulasi elektabilitas sejumlah tokoh Pilpres 2029.

Baca Juga: Orang Dekat Jokowi Bilang: Kalau Gibran Dipecat, Harus Dicopot Prabowo, Gugatan Denny Indrayana Itu Perintah!

Dalam survei tersebut, Dedi mendapat 42 persen, disusul Prabowo 15 persen, dan Gibran 6 persen.

Perkembangan tersebut membuat nama Dedi Mulyadi semakin masuk dalam pembahasan kontestasi politik nasional 2029.


Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Jokowi Kerahkan Anggota Keluarganya di Politik Indonesia: Gibran Tetap Anak Emasnya
Gugatan di Mahkamah Konstitusi: Prabowo diminta mencari 2 calon wakil presiden pengganti Gibran
Prabowo bilang Indonesia akan memproduksi bensin dari batu bara, hal ini yang disampaikan
Viral pencurian rumah kosong di Duri Kepa, polisi menyebut kerugian mencapai Rp 74 juta
DPR Setujui RUU Reforma Agraria Disahkan Menjadi UU
Daftar Film Korea Terbaru Jo In-sung 2026: Dari Spionase hingga Sci-Fi
Dugaan Arsen hingga Penolakan Sekolah, Ini Fakta di Balik Sorotan Keamanan MBG – wwb.co.id
BMKG Ingatkan Potensi Bencana Hidrometeorologi Jelang Musim Hujan November-Desember
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 14:34 WIB

Jokowi Kerahkan Anggota Keluarganya di Politik Indonesia: Gibran Tetap Anak Emasnya

Selasa, 22 September 2026 - 14:17 WIB

Gugatan di Mahkamah Konstitusi: Prabowo diminta mencari 2 calon wakil presiden pengganti Gibran

Selasa, 22 September 2026 - 13:51 WIB

Dedi Mulyadi Jangan Tergiur Bujukan Jokowi, Nanti Rugi Kalau Mau Maju Bareng Gibran di Pilpres 2029

Selasa, 22 September 2026 - 13:34 WIB

Prabowo bilang Indonesia akan memproduksi bensin dari batu bara, hal ini yang disampaikan

Selasa, 22 September 2026 - 13:17 WIB

Viral pencurian rumah kosong di Duri Kepa, polisi menyebut kerugian mencapai Rp 74 juta

Berita Terbaru